Usai KKN, Mahasiswa UNIMAJU Siapkan Aksi, Soroti Fasilitas dan Transparansi Dana
- account_circle Juita
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 74
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah persoalan fasilitas perkuliahan dan transparansi pengelolaan dana mahasiswa menjadi sorotan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU), Sulawesi Barat.
Salah satu mahasiswa, Andi Anwar, menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut melalui aksi demonstrasi setelah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Menurut Andi, rencana aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terkait kondisi fasilitas perkuliahan yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pihak kampus.
Ia menyoroti sejumlah ruang kelas yang disebut mengalami kendala fasilitas, di antaranya pendingin ruangan (AC) yang tidak berfungsi optimal serta keterbatasan kursi.
“Ketika kursi di dalam kelas tidak mencukupi, mahasiswa harus mengambil atau meminjam kursi dari kelas lain agar perkuliahan tetap berjalan,” kata Andi.
Selain fasilitas, Andi juga mempertanyakan transparansi pengelolaan dana yang dibayarkan mahasiswa, termasuk SPP serta pembayaran pembangunan atau pengembangan.
Ia meminta pihak kampus memberikan penjelasan mengenai pengelolaan dan penggunaan dana tersebut sehingga mahasiswa memperoleh informasi yang jelas terkait alokasinya.
“Mahasiswa setiap semester membayar SPP dan ada juga pembayaran pembangunan atau pengembangan. Pertanyaannya, bagaimana pengelolaan dan penggunaannya? Kami meminta adanya keterbukaan agar mahasiswa mengetahui ke mana dana tersebut dialokasikan,” ujarnya.
Andi menegaskan, rencana penyampaian aspirasi tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan pihak kampus, melainkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi pendidikan dan fasilitas perkuliahan di UNIMAJU.
Ia berharap pihak kampus membuka ruang dialog dengan mahasiswa serta memberikan penjelasan terhadap persoalan yang dipersoalkan.
“Kami ingin kampus melakukan evaluasi. Jangan sampai mahasiswa terus dibebani pembayaran, tetapi persoalan fasilitas seperti AC dan kursi masih terjadi,” katanya.
Andi menyatakan aspirasi tersebut akan disampaikan secara terbuka dan tetap mengikuti ketentuan serta aturan yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak Universitas Muhammadiyah Mamuju terkait keluhan mahasiswa tersebut.(**)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
