Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar pembinaan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah kawasan Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Kamis (27/8/2026).

Penertiban dilakukan tim gabungan lintas-instansi sebagai bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman. Program tersebut sekaligus mendukung agenda penataan kota melalui program “Majene Mapaccing.”

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kodim 1401/Majene, Polres Majene, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian Setda, pemerintah kecamatan serta pemerintah kelurahan.

Kepala Bidang PSDA DPUPR Majene, Syamsul Maarif, turut dalam kegiatan bersama unsur terkait.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel mengikuti pengarahan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Majene, Jalan Ammana Wewang, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae.

Pengarahan dipimpin Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe. Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis selama proses pembinaan dan penertiban.

Menurutnya, penataan PKL tidak semata-mata berorientasi pada penertiban, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi serta keberlangsungan usaha masyarakat.

“Penertiban dan pembinaan PKL ini merupakan bagian dari upaya menata wajah kota Kabupaten Majene agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman bagi masyarakat,” demikian inti arahan Wakil Bupati.

PUPR Soroti Pemanfaatan Ruang Publik

Keterlibatan DPUPR Majene dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan aspek penataan ruang, terutama pemanfaatan ruang publik dan badan jalan agar tetap sesuai dengan fungsi dan ketentuan yang berlaku.

Syamsul Maarif mengatakan, penataan PKL perlu dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh perangkat daerah serta unsur terkait.

Ia menilai PKL merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap perlu diperhatikan. Namun, penggunaan ruang untuk kegiatan usaha harus mempertimbangkan fungsi fasilitas umum, kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan serta ketertiban kawasan.

“Penataan ini bukan semata-mata untuk menghilangkan aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan keteraturan dalam pemanfaatan ruang, sehingga kepentingan masyarakat dan fungsi ruang publik dapat berjalan seimbang,” ujar Syamsul.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor penting agar pembinaan dan penertiban dapat berjalan efektif serta meminimalkan potensi konflik di lapangan.

Puluhan Kios Ditertibkan

Sebelum penertiban dilakukan, Pemkab Majene telah memberikan surat pemberitahuan kepada pelaku usaha dan PKL yang aktivitasnya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah.

Tim gabungan kemudian menyisir sejumlah titik di sepanjang jalan poros Kecamatan Banggae dan Banggae Timur. Personel dibagi menjadi tiga kelompok untuk mempercepat proses penataan.

Di Kecamatan Banggae, sekitar 20 kios ditertibkan. Penertiban dipusatkan di kawasan pasar dan pusat pertokoan.

Sementara di Kecamatan Banggae Timur, sekitar 35 kios dan sejumlah titik penjualan bensin eceran turut ditertibkan. Kegiatan difokuskan di sepanjang jalan poros Kelurahan Lembang.

Kegiatan tersebut melibatkan 8 personel Kodim 1401/Majene, 8 personel Polres Majene dan 30 personel Satpol PP Majene, serta unsur dari DPUPR, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian Setda, kecamatan dan kelurahan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Penertiban berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Pemkab Majene berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik sesuai ketentuan serta mendorong terciptanya kawasan perkotaan yang lebih tertata, bersih, aman dan nyaman.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Rusdi Hamid, hadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene ke-481 yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026). Peringatan hari jadi daerah tersebut mengusung tema “Laweang Diattonganang, Leteang Diamalaqbiang”, sebuah tema yang menjadi bagian penting dalam momentum peringatan perjalanan panjang Kabupaten Majene sekaligus refleksi terhadap […]

  • BREAKING NEWS:Belum Upacara HUT RI ke-81 Dimulai, Seorang Siswa Pingsan di Lapangan Tribun Kondosapata

    BREAKING NEWS:Belum Upacara HUT RI ke-81 Dimulai, Seorang Siswa Pingsan di Lapangan Tribun Kondosapata

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang siswa dilaporkan pingsan saat berada di barisan peserta upacara menjelang dimulainya prosesi detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut terjadi di Lapangan Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, Senin (17/8/2026) pagi. Saat kejadian, upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI belum dimulai. Dalam video yang beredar, siswa tersebut […]

  • BREAKING NEWS: Kebakaran di Majene, Tiga Rumah Hangus Ludes Dilalap Api

    BREAKING NEWS: Kebakaran di Majene, Tiga Rumah Hangus Ludes Dilalap Api

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran menghanguskan tiga unit rumah warga di Lingkungan Galung Tengah, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (24/6/2026).  Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat menyebabkan bangunan rumah tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan parah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah […]

  • Pemda Mamasa Dinilai “Amnesia” Terhadap Longsor Desa Pangadaran

    Pemda Mamasa Dinilai “Amnesia” Terhadap Longsor Desa Pangadaran

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sudah memasuki pekan kedua sejak material longsor menutup akses utama menuju Desa Pangadaran, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa pada awal Mei 2025. Namun, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa dinilai jalan di tempat dan belum menunjukkan langkah konkret untuk membuka akses yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut. ​Kelumpuhan total akses jalan ini […]

  • Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sulawesi Barat pada Kamis (9/7/2026) pukul 08.09 WIB atau sekitar 09.09 WITA. Sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, panik dan berhamburan keluar rumah. Berdasarkan informasi awal dari BMKG, gempa tersebut berpusat di 3,78 Lintang Selatan dan 119,02 Bujur Timur, atau sekitar 50 kilometer di […]

  • Prakiraan Cuaca Wilayah Sulbar Esok Hari, BMKG:”Waspada Angin Kencang di Pesisir”

    Prakiraan Cuaca Wilayah Sulbar Esok Hari, BMKG:”Waspada Angin Kencang di Pesisir”

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tampa Padang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) untuk Sabtu, 28 Februari 2026 esok. Dalam keterangan resmi BMKG Tampa Padang, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di sejumlah wilayah pesisir di Sulawesi Barat. Hal ini disampaikan melalui rilis resmi BMKG Stasiun […]

expand_less