Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial, Dinas PUPR Majene Hadiri Maulid Nabi 1448 H
- account_circle Juita
- calendar_month Sen, 14 Sep 2026
- visibility 93
- comment 0 komentar

MAJENE, Subarupdate.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene turut menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Majene bersama sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan serta kemasyarakatan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Jalan Tenno Heiko, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, tersebut mengangkat tema “Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Momentum Sejarah Menumbuhkan Persatuan dan Kepedulian Dalam Mewujudkan Majene yang Maju, Mandiri, dan Berbudaya.”
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.55 WITA dan dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri atas jajaran Pemerintah Kabupaten Majene, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, serta masyarakat Kabupaten Majene.
Dinas PUPR Majene menjadi bagian dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dalam momentum keagamaan tersebut. Kehadiran jajaran Dinas PUPR tidak hanya sebagai bentuk partisipasi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarpemangku kepentingan di Kabupaten Majene.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dipimpin Bupati Majene, Achmad Syukri, didampingi Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani, serta dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, camat se-Kabupaten Majene, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Majene menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut harus menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak shalawat, mengamalkan sunnah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai kasih sayang, kejujuran, persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang dicontohkan Rasulullah SAW perlu terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, keamanan dan ketertiban serta mempererat tali silaturahmi sebagai modal penting dalam membangun Kabupaten Majene yang lebih baik.
Sementara itu, hikmah Maulid disampaikan Drs. H. Mustamin, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Majene.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa peringatan Maulid merupakan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya kejujuran, amanah, kasih sayang, musyawarah dan keadilan.
Nilai-nilai keteladanan tersebut, lanjutnya, dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal masyarakat Majene, seperti semangat gotong royong, kebersamaan, menghormati orang tua dan kepedulian terhadap sesama.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan serta bantuan untuk pembangunan masjid sebagai bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Majene bersama pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Majene, Muhammad Muflih, mengatakan bahwa kehadiran jajaran Dinas PUPR dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.
“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat kepedulian kepada sesama, serta menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Muhammad Muflih.
Ia menambahkan, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial juga penting diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, termasuk dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Majene.
“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana pembangunan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, semangat kebersamaan, amanah dan kepedulian harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kita,” tambahnya.
Menurut Muhammad Muflih, peringatan Maulid juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi agar setiap aparatur pemerintah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, amanah dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
