Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • visibility 2.823
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Istri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Andi Aswiwin, akhirnya buka terkait dugaan peretasan akun media sosial milik pribadinya.

Andi Aswiwin mengaku selama ini kerap menerima gangguan digital, namun belakangan unggahan di akun miliknya dinilai sudah melampaui batas privasi.

Kepada laman ini, Andi Aswiwin mengaku awalnya ia tidak ingin ambil pusing dengan masalah tersebut. Hanya saja, melihat dampak yang ditimbulkan, ia merasa perlu memberikan klarifikasi demi meluruskan situasi.

“Saya sebenarnya enggan memberikan tanggapan apapun, karna memang saya orangnya cuek dan tidak terlalu aktif dalam bermedia sosial, tapi karna ini sifatnya sudah privasi sehingga saya berhak memberikan tanggapan,” ungkapnya, kepada Sulbarupdate.id, Rabu, (01/04/2026).

Aswiwin mengungkapkan bahwa gangguan yang dialaminya bukan hal baru. Kata dia, serangan secara personal maupun melalui ranah digital sudah dirasakan bahkan sebelum ia resmi menyandang status sebagai istri pimpinan legislatif tersebut.

“Sejak kami berencana menikah pada 2019 lalu, saya sudah sering mendapatkan teror sampai kami menikah dan bahkan sampai sekarang sudah jelang tujuh tahun pernikahan kami, saya masih sering mendapatkan teror-teror terkait apapun itu yang berkaitan dengan suami saya,” jelas Aswiwin.

Meski demikian, ia mengaku tetap berkomitmen untuk tidak campuri urusan pekerjaan sang suami dan memilih fokus pada tugas domestik sebagai ibu rumah tangga.

“Saya cuek, karna bagi saya tidak ada urusan, sebab saya percaya suami saya, saya pun tidak mau terlalu tahu setiap kegiatan-kegiatannya, saya fokus mengurus rumah tangga dan terutama merawat anak kami,” sebutnya sembari menyebut nama anaknya (Pangeran).

Mengenai dugaan peretasan, Aswiwin mengaku mulai merasakan kejanggalan pada akun Facebook dan Instagram miliknya sejak September 2025. Ia sering menemukan aktivitas aneh yang pada awalnya ia anggap sebagai kendala teknis biasa.

“Terhadap akun saya (Facebook dan instagram), saya kadang bingung karna sejak september 2025 lalu, sering menerima direct chat dan chat spam, kadang juga log out sendiri dan seterusnya, tapi saya tidak respons karna saya kira hal biasa,” katanya.

Kejanggalan semakin kuat saat konten yang ia unggah tiba-tiba hilang tanpa sebab, hingga munculnya unggahan asing yang tidak pernah ia buat sebelumnya.

“Kadang juga saya memasang postingan dan story misalnya, besoknya postingan dan story saya itu hilang, padahal akun saya tetap login. Belakangan ada postingan di facebook dan insta story akun saya yang saya anggap sudah sangat kelewatan, baru saya sadari bahwa akun saya itu di hack atau di kendalikan ganda,” beber Andi Aswiwin.

Ia menduga akun media sosialnya telah disalahgunakan melalui akses dari perangkat lain tanpa izin.

“Jadi saya tetap login, tapi semacam login juga di perangkat lain, apalagi facebook dan instagram saya itu terhubung satu sama lain, kalau sudah login facebook, otomatis bisa mengakses instagram saya.” jelasnya.

Andi Aswiwin memilih untuk tetap berpikir positif dan tidak ingin terlalu mendalami motif di balik peretasan tersebut. Baginya, konten yang muncul dari hasil peretasan itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan karena kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya positif thinking saja dan kami seperti biasa tidak ada hal yang perlu saya luruskan terkait postingan itu karna memang sumbernya tidak jelas dan tujuannya juga tidak jelas. Mungkin dilakukan oleh orang dekat juga atau apalah dia yang pernah mengakses dan berinteraksi dengan kami, tujuannya saya tidak tahu, wallahualam,” tuturnya.

Aswiwin juga menyampaikan agar pengguna media sosial tidak menyebarkan insta story tersebut, karena hoax dan pihaknya mengaku akan mempersoalkan jika ada yang menyebarkan informasi tidak bertanggungjawab tersebut.

Menutup keterangannya, Aswiwin menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang bergantung pada media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi sudah mi nah, intinya itu akun tidak beres memang, karna saya jarang sekali akses media sosial, WA saja berjam-jam baru saya buka karna saya orangnya tertutup, paling kalau saya ada waktu santai ya nonton tv.”pungkasnya.

Pihaknya juga mengaku jika kejadian ini telah di laporkan ke pihak berwajib, guna mendapat penelusuran lebih lanjut dari gangguan hacker akun media sosial miliknya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan penyalahgunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa kini tengah jadi sorotan publik. Kasus yang diduga merugikan negara hingga hampir Rp1 miliar tersebut dilaporkan sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. ​Isu ini mencuat ke publik seiring dengan adanya rencana […]

  • Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Indonesia memasuki era baru dalam penegakan hukum pidana. Sejak berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional pada 2 Januari 2026, konsep Pemaafan Hakim (Rechterlijk Pardon) resmi menjadi instrumen hukum yang menggeser paradigma pembalasan menjadi keadilan yang manusiawi. ​Melalui mekanisme ini, seorang terdakwa bisa dinyatakan terbukti bersalah secara hukum, namun hakim memiliki wewenang penuh […]

  • Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke enam kabupaten di Sulawesi Barat guna meninjau langsung pelaksanaan pembangunan, khususnya proyek infrastruktur jalan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sulbar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom […]

  • Renungan Sebelum Rasa

    Renungan Sebelum Rasa

    • 0Komentar

    Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar) Makassar 14 Desember 2025. DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening. Sebuah renungan makan disampaikan […]

  • Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Warga Desa Benggaulu, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tersangkut di batang kayu di aliran Sungai Benggaulu, Rabu (11/2/2026) pagi. ​Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, korban diidentifikasi bernama Ujat Sudrajat (72), seorang wiraswasta asal Lampung Selatan yang selama […]

  • Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Memasuki hari kelima pencarian, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran terhadap Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang yang dilaporkan jatuh dari kapalnya di perairan Majene, Sulawesi Barat. Meski area pencarian kini mencapai 50 mil laut, keberadaan korban belum juga ditemukan hingga Senin (2/2/2026) petang. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju mengerahkan […]

expand_less