Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » DPRD Mateng Setujui Raperda APBD Perubahan 2026, Defisit Rp32,41 Miliar

DPRD Mateng Setujui Raperda APBD Perubahan 2026, Defisit Rp32,41 Miliar

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Persetujuan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Mateng yang digelar di ruang sidang paripurna, Rabu (23/9/2026). Selanjutnya, Raperda APBD Perubahan 2026 akan memasuki tahapan evaluasi oleh Gubernur Sulawesi Barat.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Mateng, Hamka, didampingi Wakil Ketua II, Sulmi.

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary Anwar, anggota DPRD, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Lima fraksi DPRD Mateng menyatakan persetujuan terhadap Raperda APBD Perubahan 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan evaluasi gubernur.

Wakil Ketua DPRD Mateng, Hamka, mengatakan persetujuan tersebut merupakan hasil dari rangkaian pembahasan antara alat kelengkapan DPRD dengan mitra kerja pemerintah daerah.

“Setelah mencermati pendapat akhir fraksi dan hasil pembahasan komisi bersama mitra OPD, kita sepakat Raperda APBD 2026 dilanjutkan ke tahap berikutnya, ujar Hamka.

Dalam pemaparan pemerintah daerah, Wakil Bupati Mateng, Askary Anwar, menyampaikan bahwa terjadi perubahan pada struktur pendapatan dan belanja daerah dalam rancangan APBD Perubahan 2026.

Pendapatan daerah meningkat dari sebelumnya Rp529,82 miliar menjadi Rp585,20 miliar. Sementara itu, belanja daerah naik dari Rp535,82 miliar menjadi Rp617,61 miliar.

Dengan perubahan tersebut, postur Raperda APBD Perubahan 2026 mengalami defisit sebesar Rp32,41 miliar. Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Askary berharap proses evaluasi oleh Gubernur Sulawesi Barat dapat segera ditindaklanjuti sehingga APBD Perubahan 2026 dapat ditetapkan dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berkomitmen menindaklanjuti setiap catatan, koreksi, maupun rekomendasi yang muncul dalam proses evaluasi tersebut.

“Hal itu dilakukan agar Perubahan APBD 2026 dapat ditetapkan secara efektif, efisien, taat asas, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Askary.

Tahapan evaluasi gubernur menjadi bagian penting sebelum APBD Perubahan 2026 ditetapkan. Sebab, setiap perubahan dalam kebijakan anggaran pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai angka dalam dokumen fiskal, tetapi juga menentukan arah penggunaan sumber daya daerah untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

    Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, yang masyhur dengan julukan Bumi Kondosapata, seolah tak henti memamerkan kemolekan paras alamnya. Di balik rimbunnya vegetasi Sulawesi Barat, terselip sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara ketenangan dan estetika modern yakni Bukit Citol Hill. Terletak di Desa Tondokbakaru, objek wisata ini kini menjadi magnet baru bagi mereka yang rindu akan […]

  • Akselerasi Pembangunan SDM, Bidang P2KB Resmi Bergabung dengan Dinkes Sulbar

    Akselerasi Pembangunan SDM, Bidang P2KB Resmi Bergabung dengan Dinkes Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) secara resmi mulai berkantor di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (2/1/2026). Mulainya aktivitas kerja ini menandai implementasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru, yang menetapkan penggabungan urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ke dalam Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Penggabungan ini merupakan langkah strategis […]

  • Hotel Nusantara Mamasa Disorot Dugaan Pelanggaran Izin Bangunan dan Peredaran Miras Impor

    Hotel Nusantara Mamasa Disorot Dugaan Pelanggaran Izin Bangunan dan Peredaran Miras Impor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pembangunan dan operasional Hotel Nusantara yang berlokasi di Jl. Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, disorot aktivis. Aktivis Mamasa, Muh. Akbar, angkat bicara mengenai temuan-temuan di lapangan yang mengindikasikan adanya pembiaran terhadap aktivitas yang merugikan daerah tersebut. Menurut Akbar, Hotel Nusantara diduga kuat berdiri tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) […]

  • Puluhan KK Terdampak Banjir dan Longsor di Mamasa, Kerugian Capai Rp10 Miliar, Apa Langkah Pemda?

    Puluhan KK Terdampak Banjir dan Longsor di Mamasa, Kerugian Capai Rp10 Miliar, Apa Langkah Pemda?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa memicu rentetan bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa mencatat, total kerugian material akibat bencana sejak Januari hingga Mei 2026 ini ditaksir telah menembus angka Rp10 miliar. ​Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan Peluncuran Posko […]

  • Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id — Dugaan kekerasan terhadap reporter Tribun Sulbar, Taufan, saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1 Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, kini ditangani Polres Pasangkayu. Taufan mengaku menerima ancaman dari pihak terlapor. Ia menirukan ucapan tersebut, “Kalau kau lapor polisi, saya tunggu laporanmu. Saya tunggu beraninya melapor polisi.” Laporan dugaan kekerasan tersebut kini dalam proses […]

  • Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Vegas yang berlokasi di Talluanggalo, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, tempat hiburan tersebut diduga kuat beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah setempat. ​Sementara merujuk pada Pasal 115 UU No. 28 Tahun 2009 (yang kini telah disesuaikan […]

expand_less