Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Lamban Tangani Pencurian TBS Sawit, Ratusan Petani Geruduk Polres Mamuju Tengah

Lamban Tangani Pencurian TBS Sawit, Ratusan Petani Geruduk Polres Mamuju Tengah

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Ratusan petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menggelar aksi damai di depan Mapolres Mamuju Tengah, Rabu (1/4/2026).

Massa menuntut ketegasan pihak kepolisian dalam mengusut kasus pencurian Tandan Buah Segar (TBS) sawit di wilayah Tobadak yang dinilai jalan di tempat.

​Aksi ini dipicu oleh kekecewaan petani atas laporan kasus pencurian di Blok H64 kawasan perkebunan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) yang telah bergulir sejak 11 Februari 2026, namun hingga kini belum membuahkan penetapan tersangka.

​Koordinator lapangan, Suryadi, menyayangkan lambatnya respons aparat penegak hukum. Ia menyebutkan bahwa sudah 50 hari berlalu sejak laporan resmi dibuat, namun pelaku penjarahan belum juga diamankan.

​”Kami datang untuk meminta kejelasan. Sudah lama laporan masuk, tapi sampai sekarang belum ada tersangka. Penanganan ini terkesan sangat lamban,” tegas salah satu orator di atas mobil komando.

​Meski sempat memanas dalam orasi, aksi tetap berjalan kondusif. Perwakilan massa akhirnya diterima langsung oleh Kapolres Mamuju Tengah untuk melakukan audiensi di ruang lobi Mapolres.

​Penjelasan Kapolres: Kendala Status Lahan
​Menanggapi tuntutan massa, Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky K. Abadi, menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.

Ia mengungkapkan bahwa kendala utama dalam kasus ini adalah verifikasi legalitas lahan yang menjadi lokasi pencurian.

​”Kasus ini dilaporkan oleh perwakilan PT WKSM, Ronal Regen. Kami harus memastikan status kepemilikan lahan tersebut terlebih dahulu melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mateng,” ujar Hengky.

​Hengky menambahkan, setelah mendapatkan kepastian bahwa lahan tersebut merupakan Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan pada akhir Maret lalu, pihaknya langsung mengambil langkah cepat.

​Kabar baik bagi para petani, kasus ini secara resmi telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan per tanggal 31 Maret 2026.

​”Perkembangannya sudah kami sampaikan kepada pelapor. Saat ini penyidik fokus memperkuat alat bukti agar proses hukum berjalan sesuai prosedur,” pungkas Hengky.

​Usai mendapatkan penjelasan tersebut, massa membubarkan diri dengan tertib. Suryadi menyatakan pihaknya mengapresiasi keterbukaan Kapolres dan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar ditangkap.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha: Jalan Pengorbanan, Ketundukan dan Kemanusiaan

    Idul Adha: Jalan Pengorbanan, Ketundukan dan Kemanusiaan

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID — Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan umat Islam yang ditandai dengan penyembelihan hewan qurban. Lebih dari itu, Idul Adha merupakan momentum spiritual yang menyimpan dimensi sejarah, ketauhidan, kemanusiaan, dan peradaban yang sangat mendalam. Hari raya ini mengajarkan manusia tentang makna pengorbanan sejati, keikhlasan, ketundukan kepada Allah SWT, serta pentingnya solidaritas sosial dalam kehidupan […]

  • Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kelompok Tani Sirannuang II, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, melaksanakan Panen Raya Bawang Merah, Selasa, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari penyaluran bantuan benih bawang merah dan pupuk organik Tahun 2025. Dengan luas panen mencapai 1,5 hektare, potensi hasil produksi diperkirakan mencapai 15 ton, menjadi capaian […]

  • Sebuah Minibus Terguling di Poros Mamuju – Majene, Diduga Sopir Ngantuk

    Sebuah Minibus Terguling di Poros Mamuju – Majene, Diduga Sopir Ngantuk

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di samping Kantor Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Sebuah minibus merek Toyota Rush berwarna silver coklat dengan nomor polisi KT 1537 SR dilaporkan terguling setelah kehilangan kendali. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju dari […]

  • Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam. Instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam kemudahan berusaha ini diduga mempersulit warga yang ingin mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). ​Dugaan tersebut mencuat setelah salah seorang warga—yang meminta identitasnya dirahasiakan—mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak profesional […]

  • Pemprov Sulbar Salurkan Dana Rp423 Juta ke Sumatera

    Pemprov Sulbar Salurkan Dana Rp423 Juta ke Sumatera

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra Utara, Selasa (23/12/2025). Bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Sulawesi Barat yang bersumber dari Pemprov Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu, serta […]

  • RSUD Majene Dorong Digitalisasi Lewat Kerja Sama Bank Sulselbar

    RSUD Majene Dorong Digitalisasi Lewat Kerja Sama Bank Sulselbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui transformasi digital di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperpanjang kerja sama pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan PT Bank Sulselbar untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Kesepakatan tersebut […]

expand_less