Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » 4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

  • account_circle Juita
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 316
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Empat unit rumah milik warga di Lingkungan Galung Utara, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene Sulawesi Barat dilalap api pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga berawal dari rumah milik As’ad (Acca), seorang warga setempat yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah.

Saat itu, di dalam rumah hanya terdapat istrinya, Hasriati, bersama anaknya yang sedang memasak kue sambusa dan nasi menggunakan tungku berbahan bakar kayu di bagian dapur.

Menurut keterangan yang diperoleh, api diduga berasal dari tungku masak yang kemudian menyambar bagian dapur rumah.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan sulit dikendalikan akibat kondisi cuaca yang panas, hembusan angin yang cukup kencang, serta konstruksi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Posisi rumah warga yang saling berdempetan membuat api dengan cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sebagian besar rumah yang terdampak diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik rumah asal munculnya api.

Saksi mata, Hasnawi (32), mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut saat sedang melakukan pembersihan di depan masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Ia melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah permukiman warga.

“Saya melihat asap hitam tebal dari arah rumah warga. Setelah itu saya langsung memberitahukan kepada masyarakat sekitar bahwa telah terjadi kebakaran,” ungkap Hasnawi.

Mendapat informasi tersebut, warga sekitar bergegas menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. 

Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju kobaran api yang semakin membesar.

Api terus menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya karena material bangunan yang mudah terbakar dan terpaan angin yang cukup kuat. 

Dalam kurun waktu kurang lebih satu jam, sebagian besar bangunan yang terdampak telah hangus dilalap si jago merah.

Hasriati, istri dari As’ad, menjelaskan bahwa dirinya sempat berusaha mengendalikan api yang muncul di area dapur. 

 

Namun kobaran api berkembang sangat cepat sehingga dirinya bersama anaknya memilih menyelamatkan diri keluar rumah.

“Saat api mulai membesar dan menyambar bagian dapur, saya langsung membawa anak keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga,” tuturnya.

Sekitar pukul 11.20 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Majene tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman. 

Petugas pemadam menghadapi kendala cukup serius karena akses menuju titik kebakaran hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Akibat kondisi tersebut, petugas harus membentangkan selang pemadam sepanjang kurang lebih 100 meter dari jalan utama menuju lokasi kebakaran. 

Meski menghadapi berbagai hambatan, petugas bersama warga terus berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

Setelah melakukan pemadaman secara intensif selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 12.10 Wita. 

Berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat, penyebaran api berhasil dihentikan sebelum menjangkau lebih banyak rumah warga.

Tidak lama setelah api berhasil dipadamkan, personel Polres Majene memasang garis polisi (Police Line) di sekitar lokasi kejadian pada pukul 12.15 Wita.

Pemasangan garis polisi dilakukan guna mendukung proses penyelidikan serta mengamankan area kebakaran.

Selanjutnya, pada pukul 12.40 Wita seluruh armada pemadam kebakaran meninggalkan lokasi setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. 

Seluruh penghuni rumah yang terdampak berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan bangunan.

Meski demikian, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar. Tiga unit rumah panggung berbahan kayu dilaporkan hangus terbakar hingga 100 persen. 

Sementara satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian depan bangunan akibat terdampak kobaran api.

Selain bangunan rumah, sejumlah perabot rumah tangga, dokumen penting, pakaian, serta berbagai barang berharga milik korban juga tidak berhasil diselamatkan dan ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Adapun identitas pemilik rumah yang terdampak kebakaran yakni Suardi (40), Bahril (42), As’ad (50), dan Abadi (56), yang seluruhnya merupakan warga Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. 

Namun berdasarkan keterangan awal saksi dan korban, api diduga berasal dari aktivitas memasak menggunakan tungku berbahan bakar kayu di dapur rumah milik As’ad.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak tradisional, khususnya pada musim kemarau dan kondisi cuaca panas yang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat memberikan bantuan darurat kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.

Data Korban Kebakaran

Suardi (40) – Wiraswasta.

Bahril (42) – Wiraswasta.

As’ad (50) – Wiraswasta.

Abadi (56) – Wiraswasta.

Kerugian Akibat Kebakaran

3 unit rumah panggung hangus terbakar 100 persen.

1 unit rumah mengalami kerusakan pada bagian depan.

Perabot rumah tangga dan dokumen penting ikut terbakar.

Tidak terdapat korban jiwa.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Sulbar Jamin Rujukan Medis Cepat bagi Penderita Tumor di Mamuju

    Wagub Sulbar Jamin Rujukan Medis Cepat bagi Penderita Tumor di Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Mitra Manakarra, Mamuju, pada Kamis, 11 Desember 2025. Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kondisi Arif (17), seorang remaja asal Desa Guliling, Kecamatan Kalukku, yang tengah menjalani perawatan intensif akibat tumor. Dalam suasana penuh empati, Wagub Salim S. Mengga, […]

  • Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kondosapata’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) pagi.  Momen krusial ini dimanfaatkan Bupati Mamasa untuk menyerukan komitmen bersama dalam memulihkan dan memajukan daerah. Upacara dimulai tepat pukul 08.16 WITA saat Komandan Upacara, Letda Inf. Safar Mahaluddin, menyiapkan barisan.  Bertindak […]

  • Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program pupuk gratis Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025 menyisakan catatan kritis. Meski bertujuan mendongkrak produktivitas pertanian, program ini diwarnai indikasi kebocoran berupa proses administrasi yang sulit hingga praktik jual beli pupuk oleh oknum penerima manfaat dan kelompok tani. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah […]

  • Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    • 0Komentar

    JAKARTA, sulbarupdate.id – Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. “Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers […]

  • Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mamasa Menggugat (APMM) terkait tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Mambi menuai kritik keras. Ketua Serikat Mahasiswa Sulawesi Barat (SM Sulbar), Ali Imran, mempertanyakan legitimasi gerakan tersebut dan mengingatkan agar demonstrasi tidak dilakukan secara serampangan tanpa dasar data yang valid. ​Imran menilai, klaim […]

  • Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan, Sandang, dan UEP di Polman

    Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan, Sandang, dan UEP di Polman

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan kembali komitmennya dalam memperluas cakupan perlindungan sosial dengan menginisiasi babak lanjutan penyaluran asistensi bagi para penyandang disabilitas. Program strategis ini direalisasikan melalui sinergi kemitraan dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Jumrah, yang berlokasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Program intervensi sosial yang dihelat ini […]

expand_less