Direktur RSUD Majene Hadiri Maulid Nabi di Rujab Bupati
- account_circle Juita
- calendar_month Sen, 14 Sep 2026
- visibility 120
- comment 0 komentar

MAJENE, Supbarupdate.id – Direktur RSUD Majene, Rusdi Hamid, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Majene, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pengurus majelis taklim, serta masyarakat Kabupaten Majene.
Turut hadir Bupati Majene H.A. Achmad Syukri T. SE.,MM., Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., Kapten Inf Usman Kardi selaku Pasi Pers Kodim 1401 Majene, Wakapolres Majene Kompol Andry Ardiansyah, S.I.K., Kajari Kabupaten Majene Andi Irfan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Majene Mahdys Syam, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Majene sekaligus Ketua PHBI Kabupaten Majene H. Ardiansyah, S.STP., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene H. Muhammad Sahlan, S.Ag., M.AP.
Hadir pula Ketua BAZNAS/MUI Kabupaten Majene Drs. K.H.A. Majid Djalaludin, LC., M.H., para staf ahli Bupati, asisten Setda, kepala OPD, para kepala bagian, camat se-Kabupaten Majene, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene Hj. Najibah Bachit Fattah, S.Ag., M.Pd.I., pengurus dan anggota majelis taklim, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Majene H.A. Achmad Syukri T. menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.
Menurutnya, peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri atau muhasabah, memperbaiki diri, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah kita dapat berkumpul bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Ini merupakan wujud nyata cinta kita kepada Rasulullah SAW, wujud ketaatan kita menjalankan perintah Allah untuk bershalawat, serta wujud tekad kita untuk menghidupkan sunnah-sunnahnya,” ujar Bupati Majene.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat agar terus menjaga dan melestarikan kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap seluruh masyarakat Majene dapat mengambil hikmah dari perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW serta mengamalkan sunnah-sunnah beliau dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ini menjadi momen bagi kita semua untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, dan mengamalkan sunnah-sunnahnya,” katanya.
Selain itu, Bupati Majene mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan menjaga ketertiban umum.
Menurutnya, silaturahmi memiliki peran penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat kebersamaan, sekaligus menjaga kekompakan di tengah masyarakat.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah mengajak kita semua untuk menjaga ketertiban umum dan terus meningkatkan silaturahmi. Karena dengan silaturahmi, kita dapat mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat kebersamaan, dan menjaga kekompakan,” tuturnya.
Bupati juga berharap melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan di Kabupaten Majene semakin kuat.
“Insya Allah dengan silaturahmi umur kita dipanjangkan dan rezeki kita ditambahkan,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Majene Rusdi Hamid mengatakan, kehadirannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari upaya untuk terus mempererat silaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Majene.
Ia menilai peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting karena mengingatkan umat Islam untuk kembali meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah SAW dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam hal akhlak, kepedulian, persaudaraan, dan bagaimana membangun hubungan yang baik dengan sesama,” kata Rusdi Hamid.
Menurut Rusdi, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga sangat relevan diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan RSUD Majene.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kemampuan profesional, tetapi juga sikap humanis, kepedulian, kesabaran, serta keikhlasan dalam melayani masyarakat.
“Sebagai insan yang bekerja di bidang pelayanan kesehatan, kita tentu harus menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, kepedulian, kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.
Rusdi Hamid juga berharap momentum Maulid Nabi dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh agama dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Majene.
“Semoga melalui momentum Maulid ini, silaturahmi dan kebersamaan kita semakin kuat. Kita berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi salah satu momentum keagamaan yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Majene.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
