Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 2.270
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026).

Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif.

Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan keberatan mengenai mekanisme pemanggilan saksi pelapor.

Menurut penuturan LK, yang bertindak sebagai saksi sekaligus pelapor, panggilan pertama untuk persidangan diduga tidak sampai ke pihak keluarga, baik dalam bentuk fisik maupun dokumen elektronik.

Masalah berlanjut pada panggilan kedua, di mana para saksi yang sudah hadir dan menunggu di ruang pelayanan justru mengaku tidak dipanggil masuk ke dalam ruang sidang yang sedang berlangsung.

Keluarga korban juga menegaskan sikap mereka untuk menolak segala bentuk upaya penyelesaian di luar hukum atau keadilan restoratif melalui mekanisme adat.

Mereka berharap proses hukum tetap berjalan di pengadilan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, mengingat dampak berat yang dialami oleh korban.

LK sempat menyuarakan kekecewaannya di loket pelayanan sebelum akhirnya ditemui oleh pejabat berwenang di lingkungan Kejaksaan Negeri Mamasa.

Kedatangan keluarga tersebut diterima oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Mamasa, Alex, yang mewakili instansi karena jaksa penangan perkara sedang menghadiri persidangan lain.

Dalam keterangannya, Alex bersikap kooperatif dan berjanji akan meneruskan seluruh aspirasi serta keberatan keluarga kepada jaksa yang menangani perkara tersebut.

Hal ini dilakukan agar keluhan administratif terkait pemanggilan saksi dapat segera dibenahi sebelum persidangan tahap ketiga yang dijadwalkan pada Rabu (13/5/2026).

Kepada awak media, Alex menjelaskan bahwa posisinya saat ini adalah sebagai fasilitator untuk menjembatani komunikasi antara keluarga korban dan tim jaksa penuntut.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi aturan hukum yang berlaku, terutama dalam kasus yang melibatkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Menurutnya, perkara semacam ini secara regulasi tidak semestinya diselesaikan melalui jalur perdamaian di luar persidangan.

Meski sempat terjadi perdebatan di loket masuk, pertemuan tersebut berakhir dengan komitmen dari pihak kejaksaan untuk memastikan hak-hak saksi dan pelapor terpenuhi pada agenda sidang berikutnya.

Hingga saat ini, proses hukum terhadap oknum PNS tersebut masih terus berjalan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan inkrah dari pengadilan.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Lakalantas di Simboro Mamuju, Pemuda Asal Mamasa Dikabarkan Tewas di TKP

    BREAKING NEWS: Lakalantas di Simboro Mamuju, Pemuda Asal Mamasa Dikabarkan Tewas di TKP

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di wilayah Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis siang (16/4/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. ​Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari unggahan pengguna media sosial di grup Mamasa Community, kecelakaan terjadi tepat di persimpangan tiga dekat perumahan […]

  • Membenteng Pesisir, Menjaga Nadi Ekonomi di Dusun Patulana Mamuju Tengah

    Membenteng Pesisir, Menjaga Nadi Ekonomi di Dusun Patulana Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Deru ombak dan angin kencang yang menyapu pesisir Dusun Patulana bukan lagi sekadar pemandangan alam bagi warga Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah. Di balik pesonanya, tersimpan ancaman abrasi yang perlahan namun pasti mengintai akses jalan utama—nadi kehidupan bagi para nelayan setempat. ​Menyikapi kerentanan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Budong-Budong mengambil langkah […]

  • Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat. Dengan topografi pegunungan yang berada di ketinggian 600 hingga 2.800 meter di atas permukaan laut, daerah ini menawarkan kombinasi unik antara wisata alam yang asri dan kekayaan budaya yang autentik. Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke “Bumi Kondosapata” ini, berikut […]

  • Basuki Hadimuljono: Dari Panglima Infrastruktur Menjadi Ujung Tombak Masa Depan IKN

    Basuki Hadimuljono: Dari Panglima Infrastruktur Menjadi Ujung Tombak Masa Depan IKN

    • 0Komentar

    KALTIM, Sulbarupdate.id – Di atas lahan seluas 262.000 hektar di hutan Kalimantan Timur, sebuah peradaban baru tengah dibangun. Di tengah deru mesin dan pembangunan struktur beton yang masif, sosok Mochamad Basuki Hadimuljono kini memegang kendali penuh atas visi besar Indonesia masa depan tersebut. Setelah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama dua […]

  • Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase. Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan. […]

  • PKL Kembali Menjamur, Pemkab Majene Siapkan Penertiban Rutin

    PKL Kembali Menjamur, Pemkab Majene Siapkan Penertiban Rutin

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyiapkan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) secara rutin setiap dua minggu. Langkah tersebut dilakukan menyusul kembali maraknya aktivitas PKL yang menggunakan trotoar dan sejumlah fasilitas umum sebagai lokasi berjualan. Rencana penertiban dibahas dalam rapat evaluasi penertiban PKL sekaligus pembahasan Gerakan Majene Mappacing 2 di ruang Wakil Bupati […]

expand_less