PUPR Majene Dukung Pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat
- account_circle Juita
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Upaya membangun budaya tertib dan berkeselamatan dalam berlalu lintas di Kabupaten Majene terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor.
Salah satunya diwujudkan melalui koordinasi antara Satlantas Polres Majene dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene dalam mematangkan rencana pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas.
Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Majene, Kamis (24/9/2026). Pertemuan dihadiri Kanit Kamsel Satlantas Polres Majene, Ipda Mandasari, bersama sejumlah personel Satlantas serta jajaran Dinas PUPR Majene.
Dari pihak Dinas PUPR Majene, hadir Kabid PSDA, H. Syamsul Maarif, ST, bersama jajaran terkait. Pertemuan ini menjadi bagian dari tahapan awal untuk menyatukan persepsi sekaligus menyusun langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program Kampung Tertib Berlalu Lintas di wilayah Kabupaten Majene.
Kabid PSDA Dinas PUPR Majene, H. Syamsul Maarif, ST, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik adanya koordinasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan program Kampung Tertib Berlalu Lintas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan dari sektor infrastruktur dan lingkungan.
“Program ini tentunya membutuhkan sinergi lintas sektor. Dinas PUPR memiliki peran dalam mendukung aspek yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, sehingga perencanaan yang dilakukan perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi sejak tahap perencanaan penting dilakukan agar program yang nantinya diterapkan dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapannya, kawasan yang nantinya ditetapkan sebagai Kampung Tertib Berlalu Lintas tidak hanya tertib dari sisi aturan, tetapi juga didukung lingkungan dan fasilitas yang menunjang keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Majene, Ipda Mandasari, menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas merupakan salah satu langkah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemasangan rambu atau penyediaan fasilitas pendukung, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Program ini diharapkan dapat menjadi langkah bersama untuk membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas. Karena keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada sejumlah aspek yang diperlukan dalam pelaksanaan program, mulai dari kesiapan lingkungan, dukungan sarana dan prasarana, hingga keterlibatan masyarakat.
Sinergi antara Satlantas Polres Majene dan Dinas PUPR Majene dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan kawasan yang nantinya ditetapkan sebagai Kampung Tertib Berlalu Lintas memiliki dukungan yang memadai, baik dari sisi edukasi, rekayasa lalu lintas maupun kondisi lingkungan dan infrastruktur.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, rencana pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas di Kabupaten Majene diharapkan dapat segera direalisasikan secara optimal. Program tersebut sekaligus diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat, budaya tertib berlalu lintas diharapkan tidak hanya menjadi program, tetapi dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Majene.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
