Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • visibility 362
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Program Magister (S2) Keperawatan Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Program Studi Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (22/6/2026), di Aula RSUD Majene.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Majene, Rusdi Hamid. Sosialisasi turut dihadiri oleh Kasubag Kepegawaian, para kepala ruangan, kepala instalasi, tenaga kesehatan, serta tim dari Program Studi Keperawatan Universitas Hasanuddin yang hadir untuk memberikan informasi terkait proses penerimaan mahasiswa baru jenjang S2 Keperawatan.

Dalam sambutannya, Rusdi Hamid menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Program Studi Keperawatan Unhas yang memberikan kesempatan bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Majene untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam menghadapi tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Karena itu, pihak RSUD Majene mendukung penuh tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister.

“Kami sangat menyambut baik adanya pembukaan penerimaan mahasiswa baru Program S2 Keperawatan ini. Ini merupakan kesempatan besar bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat di RSUD Majene dan fasilitas kesehatan lainnya, untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas profesionalnya,” ujar Rusdi Hamid.

Ia menegaskan bahwa manajemen RSUD Majene siap memberikan dukungan kepada pegawai yang ingin melanjutkan pendidikan, termasuk memberikan rekomendasi dan berbagai kemudahan administratif yang diperlukan selama proses pendaftaran.

“Kami akan memberikan support penuh kepada tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan S2. Termasuk memberikan rekomendasi dari RSUD maupun dukungan koordinasi dengan pemerintah daerah jika diperlukan. Kami berharap semakin banyak SDM kesehatan yang memiliki kompetensi dan pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

Rusdi Hamid juga menjelaskan bahwa perkembangan regulasi kesehatan nasional menuntut setiap rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan adanya berbagai kebijakan terbaru di sektor kesehatan, ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten menjadi salah satu syarat utama dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

“Rumah sakit saat ini dituntut memiliki SDM yang memadai dan kompeten sesuai standar pelayanan kesehatan. Karena itu, peningkatan pendidikan bagi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kehadiran program pendidikan pascasarjana yang dapat diakses tanpa harus selalu berada di Makassar menjadi peluang yang sangat baik bagi tenaga kesehatan di daerah.

“Ini tentu menjadi kemudahan bagi tenaga kesehatan yang ingin kuliah lanjut tanpa harus meninggalkan pekerjaan dalam waktu yang lama atau harus selalu ke Makassar. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sementara itu, tim Program Studi Keperawatan Universitas Hasanuddin memaparkan berbagai informasi terkait penerimaan mahasiswa baru Program Magister Keperawatan Tahun Akademik 2026/2027.

Materi yang disampaikan meliputi persyaratan pendaftaran, jalur seleksi, kurikulum pembelajaran, konsentrasi keilmuan, hingga peluang pengembangan karier bagi lulusan S2 Keperawatan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait mekanisme perkuliahan, sistem pembelajaran, hingga peluang beasiswa dan dukungan institusi bagi tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan studi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat tenaga kesehatan di Kabupaten Majene dan wilayah sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan kompetensi SDM.

Dengan semakin banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki pendidikan dan kompetensi yang lebih tinggi, RSUD Majene optimistis dapat terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat serta menjawab tantangan perkembangan sektor kesehatan di masa mendatang.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional. Forum ini menjadi momentum penting bagi Sulbar untuk memperkuat komitmen penurunan emisi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat desa hutan melalui skema Perhutanan Sosial. Hal ini telah menjadi […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026). Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per […]

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

  • Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Tiga kali aksi mengguncang jalanan. Tiga kali pula benturan tak terhindarkan. Aspal merekam langkah-langkah tergesa, udara menahan perih gas air mata, dan luka menjadi bahasa yang sama bagi mahasiswa maupun aparat kepolisian. Lapangan pernah menjadi ruang paling panas, tempat emosi saling beradu tanpa jeda. Namun hari ini, cerita bergerak ke arah yang […]

  • Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pasca Bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh Pemerintah Daerah dari berbagai penjuru laksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Salah satunya adalah penggalangan dana dari Pemprov Sulbar yang terus berjalan sampai saat ini, di mana pengumpulan donasi sampai tanggal 10 Desember dan penyerahan dilakukan pada tangga 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt […]

  • IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Jajaran pengurus IPMAPUS Sulbar menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak longsor di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, kepada pemerintah desa setempat sebelum selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Dalam keterangannya, Akbar menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh […]

expand_less