Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Sat Reskrim Polres Majene Launching Unit Reaksi Cepat

Sat Reskrim Polres Majene Launching Unit Reaksi Cepat

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 627
  • comment 0 komentar

MAJENE, SULBARUPDATE.ID — Polres Majene melalui Satuan Reserse Kriminal resmi meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, di halaman Mapolres Majene, Jumat (29/5/2026).

Launching tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, yang menegaskan bahwa kehadiran URC menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kabupaten Majene Sulawesi Barat.

Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polres Majene.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusias, menandai dimulainya penguatan sistem penanganan cepat terhadap berbagai tindak kriminal maupun pengaduan masyarakat.

Menurut Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy, pembentukan Unit Reaksi Cepat merupakan inovasi pelayanan yang bertujuan mempercepat penanganan laporan warga, khususnya kasus-kasus yang membutuhkan tindakan cepat di lapangan.

“Unit Reaksi Cepat ini dibentuk untuk memberikan respon yang cepat, tepat, dan profesional terhadap setiap laporan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi dengan hadirnya personel yang siap bergerak kapan saja,” ujar AKP Fredy.

Ia menjelaskan bahwa URC Satreskrim Polres Majene akan bergerak selama 24 jam dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat, baik terkait tindak kriminal, gangguan keamanan, maupun situasi yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian secara cepat.

Selain itu, personel yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat terdiri dari 10 orang telah dibekali kemampuan teknis serta kesiapan operasional agar mampu bertindak profesional di lapangan. 

Tim ini juga akan bersinergi dengan fungsi kepolisian lainnya demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Majene.

AKP Fredy menambahkan bahwa keberadaan URC bukan hanya sekadar simbol pelayanan cepat, tetapi menjadi bentuk nyata transformasi Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Ia berharap masyarakat tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum melalui call center 110.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan daerah. Kehadiran Unit Reaksi Cepat ini juga menjadi wadah bagi masyarakat agar lebih mudah mendapatkan pelayanan kepolisian,” tambahnya.

URC Sat Reskrim Polres Majene saat menerima Arahan Kasat Reskrim AKP Fredy.

Launching Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Majene juga mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai upaya positif dalam meningkatkan keamanan serta mempercepat penanganan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Dengan dibentuknya Unit Reaksi Cepat, Polres Majene berharap kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat serta tercipta hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Kehadiran URC Satreskrim Polres Majene diharapkan menjadi garda terdepan dalam merespon cepat setiap situasi darurat, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Majene dapat terus terjaga dengan baik.(***)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • PGPM Kecewa DPRD Mamuju Belum Merespons Permohonan RDP, Siap Turun ke Jalan

    PGPM Kecewa DPRD Mamuju Belum Merespons Permohonan RDP, Siap Turun ke Jalan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id  – Persatuan Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamuju (PGPM) menyatakan kekecewaan mendalam terhadap DPRD Kabupaten Mamuju yang hingga kini dinilai belum memberikan kejelasan atas surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang telah diajukan organisasi tersebut. Menurut Andi Anwar, hampir satu bulan sejak surat resmi disampaikan, belum ada konfirmasi maupun jadwal pelaksanaan RDP dari DPRD Kabupaten […]

  • Bus Bintang Fadila Kecelakaan di Mamuju Tengah, 2 Penumpang Tewas dan 1 Luka Serius 

    Bus Bintang Fadila Kecelakaan di Mamuju Tengah, 2 Penumpang Tewas dan 1 Luka Serius 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalulintas terjadi di Jl. Trans Sulawesi tepatnya di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).  Insiden ini terjadi di Dusun Muhajir, Desa Tasokko’, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, minggu (6/9/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya luka parah. Bus tersebut melaju dari Pare-Pare […]

  • ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat merespons temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait perputaran dana fantastis di sektor pertambangan. Berdasarkan laporan PPATK, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tercatat mencapai Rp 992 triliun sepanjang periode 2023–2025. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan […]

  • Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi memicu bencana tanah longsor di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Selasa (31)3/2026). Peristiwa ini mengakibatkan satu unit ruang belajar darurat di SDK 012 Tabang Barat roboh total. ​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, aktivitas belajar mengajar dipastikan terganggu lantaran fasilitas yang tersedia […]

  • Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, bergerak cepat merespons keresahan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Isu ini mencuat menyusul adanya regulasi pembatasan belanja pegawai yang mulai menghantui berbagai daerah di Indonesia. ​Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, meminta seluruh Aparatur Sipil […]

  • Mantan Pj Bupati Polman Ditahan Kejari Terkait Kasus Penipuan Seragam Linmas

    Mantan Pj Bupati Polman Ditahan Kejari Terkait Kasus Penipuan Seragam Linmas

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar, Muhammad Ilham Borahima, Kamis 18 Desember 2025. Ilham Borahima ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengadaan seragam Linmas untuk Pemilu dan Pilkada 2024. Penahanan dilakukan setelah Kejari Polman menerima pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti) […]

expand_less