Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Polemik perubahan desil kesejahteraan warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan publik.

Sejumlah warga mempertanyakan perubahan posisi desil dalam data sosial ekonomi yang berdampak pada penilaian kondisi kesejahteraan serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene, Najibah B Fattah, menjelaskan bahwa perubahan desil bukan merupakan kewenangan Dinas Sosial Kabupaten maupun petugas di tingkat daerah.

Menurut Najibah, data yang digunakan pemerintah saat ini bersifat dinamis. Data tersebut dapat mengalami perubahan setelah dilakukan pemutakhiran secara berkala oleh pemerintah pusat.

“Terkait polemik desil bukan hanya kita yang temukan. Kami dari Dinas Sosial sewaktu melakukan monitoring dan evaluasi (monev), banyak warga mempertanyakan perubahan desil,” kata Najibah melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Sulbarupdate.id, Kamis (20/8/2026).

Ia menjelaskan, perubahan desil dapat terjadi karena data yang menjadi dasar penentuan tingkat kesejahteraan warga terus diperbarui.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu langsung beranggapan bahwa perubahan desil tersebut dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Majene ataupun pihak lain di tingkat daerah.

Najibah menerangkan, data sosial ekonomi masyarakat yang terbaca oleh pemerintah merupakan data yang dikelola melalui sistem pusat. Karena sifatnya dinamis, posisi desil seorang warga dapat berubah seiring proses pemutakhiran data.

“Ini terjadi karena data di pusat itu bersifat dinamis sehingga per tiga bulan dapat saja berubah desil karena pusat tetap melakukan pemutakhiran data, update data,” jelasnya.

Ia menegaskan, penentuan maupun perubahan desil tidak dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Majene.

“Jadi penentuan dan perubahan desil bukan di Dinas Sosial atau di SDM, semua data terbaca di pusat melalui aplikasi satu data DTSEN,” ujarnya.

DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional menjadi basis data yang digunakan pemerintah dalam proses pengelolaan dan pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.

Dengan sistem tersebut, data yang berada di daerah selanjutnya terhubung dengan proses pengolahan dan pemutakhiran di tingkat pusat.

Meski perubahan desil merupakan bagian dari proses pemutakhiran data di tingkat pusat, Dinas Sosial Majene memastikan masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang terbaca masih memiliki ruang untuk mengajukan pembaruan.

Najibah mengatakan, apabila fakta di lapangan menunjukkan seorang warga berada dalam kondisi ekonomi yang sangat miskin, tetapi data yang terbaca justru menempatkannya pada desil yang lebih tinggi, warga tersebut dapat mengusulkan pembaruan data.

“Solusi, kalau ada warga yang menurut fakta di lapangan dalam kondisi ekonomi yang miskin, sangat miskin, maka dapat diusulkan untuk pembaruan data,” katanya.

Pengusulan tersebut, lanjut dia, dapat dilakukan melalui operator SIKS-NG yang berada di desa maupun kelurahan.

Warga dapat menyampaikan kondisi sebenarnya kepada pemerintah desa atau kelurahan untuk selanjutnya diproses melalui mekanisme pengusulan pembaruan data sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam proses pengusulan perubahan data, masyarakat juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung.

Najibah menyebut dokumen yang dapat diperlukan antara lain Kartu Keluarga (KK), KTP, foto kondisi rumah, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Dokumen tersebut diperlukan sebagai bagian dari bahan pendukung untuk menggambarkan kondisi sosial ekonomi warga yang sebenarnya.

“Waktu pengusulan bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan persyaratan, KK, KTP, foto rumah, SKTM,” terang Najibah.

Namun, pengusulan di tingkat desa atau kelurahan tidak serta-merta membuat perubahan desil langsung terjadi. Data yang dikirimkan masih harus melalui proses pengolahan dan verifikasi lebih lanjut.

Najibah menjelaskan, terdapat batas waktu proses pengusulan karena data yang dikirim dari daerah selanjutnya akan kembali diproses di tingkat pusat.

“Limit waktu usulan perubahan ini tiga bulan karena data yang dikirim akan diolah lagi di pusat, Kemensos RI lanjut ke BPS RI,” jelasnya.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa warga yang mengajukan perubahan data perlu memahami bahwa proses pembaruan tidak dapat dilakukan secara instan.

Data yang diusulkan dari daerah harus melalui tahapan pengolahan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat sebelum akhirnya menghasilkan data terbaru.

Dengan demikian, menurut Dinas Sosial Majene, masyarakat perlu membedakan antara pengusulan perubahan data dengan keputusan akhir mengenai perubahan desil.

Bagi masyarakat yang merasa ragu atau tidak mengetahui operator yang harus ditemui di desa atau kelurahan, terdapat alternatif pengusulan secara mandiri melalui kanal Cek Bansos.

“Kalau ragu dengan operator, maka bisa pengusulan mandiri melalui Cek Bansos,” tulis Najibah.

Pilihan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin memastikan kondisi data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Masyarakat yang mengalami perubahan desil dan merasa tidak sesuai dengan kondisi kehidupannya dapat menempuh mekanisme pengusulan pembaruan data melalui jalur yang tersedia.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami mekanisme tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai siapa yang memiliki kewenangan menentukan desil.

Penjelasan Dinas Sosial Majene ini sekaligus memberikan gambaran bahwa desil bukan angka yang bersifat permanen.

Data dapat berubah mengikuti proses pemutakhiran yang dilakukan secara berkala.

Karena itu, warga yang kondisi ekonominya berubah maupun warga yang merasa data yang tercatat tidak menggambarkan kondisi sebenarnya diharapkan aktif melakukan pengecekan dan mengajukan pembaruan melalui mekanisme resmi.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pasca Bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh Pemerintah Daerah dari berbagai penjuru laksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Salah satunya adalah penggalangan dana dari Pemprov Sulbar yang terus berjalan sampai saat ini, di mana pengumpulan donasi sampai tanggal 10 Desember dan penyerahan dilakukan pada tangga 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt […]

  • BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Terjadi di Mamasa, Satu Rumah Warga Dilalap Api

    BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Terjadi di Mamasa, Satu Rumah Warga Dilalap Api

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Minggu 14 Desember 2025 dini hari. Satu unit rumah warga di Minake, Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, dilaporkan ludes terbakar akibat amukan si jago merah. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran yang terjadi pada waktu subuh ini. Bahkan identitas pemilik rumah juga belum […]

  • BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

    BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju memastikan langkah penanganan permanen untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir di Sungai Mandar, Polewali Mandar, telah masuk dalam meja usulan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Meski dokumen perencanaan telah rampung, pelaksanaan fisik di lapangan kini bergantung pada prioritas anggaran nasional. Mamuju, Arnold M. Ratu, mengungkapkan bahwa […]

  • Peternak Kambing di Polman Fokus Pada Pakan dan Pemeliharaan

    Peternak Kambing di Polman Fokus Pada Pakan dan Pemeliharaan

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Puluhan peternak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) baru-baru ini berpartisipasi dalam sebuah inisiatif signifikan yang bertujuan memperkuat kapabilitas sektor peternakan lokal. Mereka mengikuti pelatihan intensif yang berfokus pada manajemen pengolahan pakan dan teknik pemeliharaan kambing mutakhir. Program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Polman untuk mendongkrak keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan […]

  • Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    • 0Komentar

    SINJAI, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendadak riuh oleh beredarnya sebuah desain promosi digital atau flyer yang menampilkan wajah Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Masda. Bukan flyer biasa, unggahan tersebut memicu kontroversi karena memuat tulisan yang cukup menyentil: “Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM”. Kronologi Viral di Media Sosial Unggahan […]

  • Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Stok Dijamin Aman

    Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Stok Dijamin Aman

    • 0Komentar

    JAKARTA , Sulbarupdate.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk jenis subsidi maupun non-subsidi. Pernyataan resmi ini dikeluarkan guna meredam isu yang berkembang di masyarakat terkait rencana kenaikan harga energi tersebut. ​Prasetyo menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah Pemerintah melakukan koordinasi intensif […]

expand_less