Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Kebakaran Lahan di Majene Mendekati Permukiman, Dua Hektare Terbakar

Kebakaran Lahan di Majene Mendekati Permukiman, Dua Hektare Terbakar

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Gunung, Kelurahan Galung, Lingkungan Galung Utara, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (14/8/2026).

Kobaran api yang melanda kawasan perbukitan tersebut sempat mengundang perhatian warga lantaran lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman. 

Kondisi cuaca yang panas turut menjadi salah satu faktor yang disebut mempercepat meluasnya area yang terbakar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan agar kobaran api tidak semakin meluas dan mendekati permukiman warga.

Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil BPBD Majene dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Babinsa Kelurahan Galung, Kopda Sutrisno, mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih dua hektare.

Menurutnya, laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 16.00 WITA. Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Laporan terjadi sekitar pukul 4 sore. Pemadam turun ke lokasi kurang lebih 30 menit kemudian,” ujar Kopda Sutrisno.

Petugas bersama unsur terkait kemudian berjibaku memadamkan kobaran api. 

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WITA.

Hingga api berhasil dikendalikan, petugas terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala, terutama pada bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara.

Kondisi cuaca panas disebut menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya dan meluasnya kebakaran lahan di kawasan tersebut.

Vegetasi yang berada di kawasan perbukitan, terutama bagian lahan yang dalam kondisi kering, dapat membuat api lebih mudah menjalar apabila tidak segera ditangani.

Situasi ini menjadi perhatian tersendiri karena kawasan Gunung Parang-parang berada di sekitar lingkungan masyarakat.

Kebakaran lahan yang tidak segera dikendalikan berpotensi meluas, terlebih ketika kondisi cuaca panas dan angin mendukung pergerakan api.

Karena itu, keberadaan petugas di lokasi menjadi penting untuk mengantisipasi agar kobaran api tidak bergerak ke arah yang dapat membahayakan masyarakat dan permukiman di sekitar kawasan tersebut.

Babinsa Kelurahan Galung, Kopda Sutrisno, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang panas.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api di kawasan lahan kering maupun perbukitan.

Warga yang menemukan titik api atau asap dari kawasan lahan di sekitar permukiman diharapkan segera melaporkannya kepada aparat atau petugas terkait sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

“Imbauannya kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas,” demikian imbauan yang disampaikan.

Kebakaran lahan di Gunung ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, terutama pada musim atau periode dengan kondisi cuaca yang panas dan kering.

Selain mengancam vegetasi, kebakaran lahan yang meluas juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap serta berpotensi mengancam kawasan permukiman apabila tidak segera dikendalikan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Jagokan Prancis di Piala Dunia 2026: Mental Juara dan Skuad Seimbang   

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Jagokan Prancis di Piala Dunia 2026: Mental Juara dan Skuad Seimbang  

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, menaruh harapan besar pada Timnas Prancis untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan di kediamannya, Jumat (15/5/2026). Menurut Arwin, alasan utamanya mendukung Prancis adalah karena tim berjuluk Les Bleus itu memiliki mentalitas juara yang kuat. Hal ini dibuktikan dengan konsistensi mereka dalam bertanding selama […]

  • Respon Aspirasi, Komisi IV DPRD Sulbar Sidak Pelayanan di RSUD Sulbar

    Respon Aspirasi, Komisi IV DPRD Sulbar Sidak Pelayanan di RSUD Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat bersama unsur Pemerintah Provinsi, yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Amujib serta Plt Kepala Bapperida Muhammad Darwis, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan dan kondisi fasilitas di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sulbar. Kemudian dilanjutkan rapat […]

  • Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan korupsi dana hibah pada pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, masuk tahap pralidik di Polres Mamasa. Menurut Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, kasus tersebut telah lama terperiksa di penyidik. Kata Drones, hingga saat ini telah ada sebanyak 19 saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    • 0Komentar

    Oleh : Amiruddin, S.E Opini – Sulbarupdate.id – Tahun 2025 menjadi periode penting bagi perekonomian Indonesia di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian. Perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, serta fluktuasi harga komoditas menjadi faktor eksternal yang ikut memengaruhi kinerja ekonomi nasional. Meski demikian, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen, […]

  • Mulai 2026 Makian Sebut nama Fauna “Anjing” dan “Babi” Dipidana, Ini Penjelasannya!

    Mulai 2026 Makian Sebut nama Fauna “Anjing” dan “Babi” Dipidana, Ini Penjelasannya!

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Praktik verbal berupa makian dengan menyebut nama fauna, seperti “anjing” atau “babi”, kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai degradasi etika sosial. Dilansir dari laman, Wartabanjar.com, menyebut pakar hukum pidana menegaskan bahwa tindakan tersebut memiliki implikasi yuridis yang serius dan dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana penghinaan ringan di bawah payung hukum Indonesia. Landasan […]

  • Sat Reskrim Polres Majene Launching Unit Reaksi Cepat

    Sat Reskrim Polres Majene Launching Unit Reaksi Cepat

    • 0Komentar

    MAJENE, SULBARUPDATE.ID — Polres Majene melalui Satuan Reserse Kriminal resmi meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, di halaman Mapolres Majene, Jumat (29/5/2026). Launching tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, yang menegaskan bahwa kehadiran URC menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa […]

expand_less