Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 473
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis.

Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut.

Kepala UPTD KPH Majene, Abdul Hamid, mengakui bahwa wilayah kerjanya telah menjadi sasaran empuk para perambah hutan.

Menurut Hamid, keterbatasan anggaran menjadi alasan utama pihaknya tidak mampu melakukan tindakan represif atau patroli rutin yang memberikan efek jera.

Selama ini, upaya yang dilakukan hanya sebatas imbauan yang kerap diabaikan oleh para pelaku.

“Benar, pembalakan liar di Tandeallo sangat marak, tapi kami di UPTD tidak memiliki anggaran operasional,” ujar Hamid saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1/2026).

Krisis anggaran ini berdampak langsung pada proses penegakan hukum di lapangan. Hamid membeberkan fakta miris di mana sejumlah barang bukti kayu hasil jarahan terpaksa dimusnahkan di lokasi karena pemerintah tidak memiliki biaya untuk proses evakuasi.

“Barang bukti tidak bisa kami amankan karena tidak ada biaya mobil angkut. Akhirnya kami musnahkan di tempat dengan cara dipotong-potong (menggunakan gergaji mesin),” tambahnya.

Selain masalah finansial, lemahnya pengawasan hutan di Majene juga dipicu oleh buruknya koordinasi antar-lembaga.

Hamid mengklaim telah berulang kali melaporkan temuan lapangan ke pihak Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan, namun belum membuahkan hasil nyata.

Ia menuding pihak Gakkum enggan turun ke lokasi jika belum ada tersangka yang diamankan secara mandiri oleh pihak KPH.

“Sudah sering kami sampaikan ke Gakkum untuk patroli, tapi tidak dilaksanakan. Alasan mereka, bisa turun asalkan sudah ada tersangkanya,” ungkap Hamid dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, hutan lindung Tandeallo terus menanti langkah konkret dari pemerintah provinsi maupun pusat sebelum kerusakan ekosistem di wilayah pegunungan Ulumanda tersebut menjadi permanen.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Nonton bereng ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai di Aula Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Osango. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, mahasiswa, aktivis, komunitas, hingga pegiat lingkungan […]

  • KAMRI Soroti Revitalisasi Sekolah di Majene

    KAMRI Soroti Revitalisasi Sekolah di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Kabupaten Majene meminta pelaksanaan program revitalisasi PAUD dan SD Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Majene diawasi secara ketat. KAMRI secara khusus mengingatkan agar mekanisme swakelola yang telah ditetapkan pemerintah tidak dialihkan kepada pihak ketiga atau kontraktor tanpa dasar aturan yang jelas. Ketua KAMRI Majene, Muh Firzam, […]

  • Salurkan Bantuan, Bupati Mamasa Tinjau Lokasi Kebakaran di Sumarorong

    Salurkan Bantuan, Bupati Mamasa Tinjau Lokasi Kebakaran di Sumarorong

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau langsung lokasi kebakaran di Dusun Minanga, Desa Sibanawa, Kecamatan Sumarorong, Jumat (16/1/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/1) lalu itu menghanguskan satu unit rumah milik Timotius Taruk. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan pemilik rumah kehilangan […]

  • Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

    Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

    • 0Komentar

    OPINI – Demokrasi kerap dipuji sebagai puncak pencapaian politik umat manusia, seolah-olah ia merupakan bentuk pemerintahan yang mendekati kesempurnaan. Namun, penilaian semacam ini sering gagal membedakan antara apa yang diinginkan manusia dan apa yang dapat dibenarkan oleh rasio. Dalam kerangka pemikiran rasional, tidak ada satu pun bentuk pemerintahan yang sepenuhnya baik, sebab setiap sistem pada […]

  • Sea Games 2025 Di Thailand, Ramla dan Kawan – Kawan Sumbang Medali Emas

    Sea Games 2025 Di Thailand, Ramla dan Kawan – Kawan Sumbang Medali Emas

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Atlet Dayung asal Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat kembali torehkan prestasi yang gemilang dikanca internasional, Mamuju 11 Desember 2025. Ramla Baharuddin yang tergabung dalam Atlet Dayung tim Indonesia pada Sea Games 2025 di Thailand mampu meraih medali emas kategori kayak four mix 500 meter bersama kawan – kawan setelah finis pertama dengan waktu […]

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

expand_less