Bupati Mamuju Tengah Buka Sinyal ke Golkar, Pilihan Politik Belum Final
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Jum, 21 Agu 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar

Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Asal Aras, saat ditemui usai hadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026). Dok. Ruly Syamsil
MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sinyal politik Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, kembali mengarah ke Partai Golongan karya (Golkar).
Namun, Arsal belum pastikan akan kembali bergabung dengan partai yang pernah mengantarkannya dua periode ke DPRD Sulawesi Barat itu.
Sinyal tersebut muncul setelah Arsal menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026).

Suasana Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026). Foto/Ruly Syamsil.
Didampingi Wakil Bupati Mateng, Dr. Askary Anwar, Arsal menyebut kehadirannya dalam Musda Golkar sebagai bentuk penghormatan kepada partai politik.
Kehadiran Arsal di forum tersebut belum serta-merta menandai keputusan politik. Ia menegaskan, komunikasi dengan seluruh partai politik tetap terjaga.
“Sampai hari ini saya masih mempertimbangkan. Untuk saat ini semua partai adalah teman,” ujar Arsal.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan kembali bergabung dengan Golkar, Arsal merespons dengan senyum. “Pertanyaan luar biasa ini,” katanya.
Ia kemudian melontarkan pernyataan bernada gurauan yang sekaligus memperlihatkan kedekatan historisnya dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Kawan-kawan bisa lihat sendiri, saya sekarang sebatang kara, keluarga semua di Partai Golkar,” ucapnya.
Golkar memang bukan nama asing dalam perjalanan politik Arsal. Partai tersebut menjadi kendaraan politiknya pada awal karier legislatif hingga mengantarkannya menduduki kursi DPRD Provinsi Sulawesi Barat selama dua periode.
“Saya akui, di karier awal saya, ketika memulai pemilu di legislatif yang mengantarkan saya duduk dua periode di DPRD Provinsi, itu melalui Golkar. Jadi, jujur, partai ini telah banyak memberikan kontribusi terhadap saya,” jelasnya.
Atas perjalanan tersebut, Arsal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Golkar.
Namun, untuk saat ini, belum ada keputusan final mengenai partai yang akan menjadi pilihan politiknya.
Arsal memilih mempertahankan hubungan dengan seluruh partai sembari menimbang langkah politik berikutnya.
Satu hal yang jelas, pintu Golkar belum tertutup, tetapi keputusan Arsal juga belum diketuk.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
