Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah daerah (Pemda) kabupaten se-Sulbar terkait karut-marut data desil masyarakat miskin.

PMII menilai Pemda kabupaten terkesan lepas tangan dan berlindung di balik alasan klasik saat mendapati tingginya angka desil yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa dalih dinas-dinas di tingkat kabupaten yang selalu menyebut “data bersifat dinamis” serta “pendataan dilakukan oleh pemerintah pusat” merupakan bentuk sikap tidak bertanggung jawab dalam mengurus rakyat miskin.

“Sikap dinas di kabupaten yang terus-menerus melemparkan alasan bahwa data itu dinamis dan merupakan ranah pusat adalah bentuk nyata lepas tangan. Pemda punya perangkat hingga tingkat desa dan kelurahan, sangat tidak masuk akal jika mereka hanya pasrah menerima data yang jelas-jelas tidak valid di lapangan,” tegas Akbar, Jumat (21/8/20206).

Ketidaksesuaian data desil ini berdampak langsung pada penyaluran bantuan sosial dan program penanggulangan kemiskinan yang menjadi tidak tepat sasaran. Banyak masyarakat miskin yang justru terlempar dari daftar penerima manfaat akibat data mentah yang tidak terverifikasi secara faktual.

Tak hanya menyoroti Pemda kabupaten, PKC PMII Sulbar juga melayangkan desakan terbuka kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Akbar meminta Gubernur SDK untuk membuktikan keberpihakannya kepada rakyat miskin dengan mengambil langkah konkret, bukan sekadar menjadi penonton atau penerima laporan di atas kertas.

“Jika Gubernur SDK masih memiliki nurani dan benar-benar berpihak kepada masyarakat miskin, beliau harus segera mengambil tindakan tegas. Pemprov Sulbar tidak boleh hanya duduk manis menerima data mentah dalam rapat-rapat formalitas. Harus ada evaluasi total, validasi ulang di tingkat bawah, dan keberanian untuk memprotes data pusat jika memang tidak sesuai dengan kondisi riil warga Sulbar,” lanjut Akbar.

PKC PMII Sulbar menuntut dua langkah, pertama mendesak Pemerintah Kabupaten se-Sulbar segera melakukan verifikasi dan validasi lapangan (ground checking) secara masif dan transparan tanpa menunggu instruksi lambat dari pusat.

Kedua, Gubernur SDK segera membentuk tim evaluasi khusus atau menginstruksikan pendataan ulang terpadu agar kebijakan anggaran Pemprov Sulbar tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, PMII Sulbar juga menyoroti keterbatasan akses teknologi di tengah masyarakat. Tidak semua warga miskin memiliki kemampuan, sarana, atau pemahaman untuk menggunakan aplikasi layanan digital. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut memiliki terobosan yang lebih konkret, inklusif, dan menyentuh akar rumput secara langsung guna membantu masyarakat menyelesaikan persoalan pendataan ini.

“Data bukan sekadar angka di atas kertas, ini menyangkut urusan perut dan keberlangsungan hidup rakyat miskin Sulawesi Barat. Pemprov dan Pemkab harus bergerak bersama, berhenti saling lempar tanggung jawab,” tutup Akbar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    • 0Komentar

    Oleh : Amiruddin, S.E Opini – Sulbarupdate.id – Tahun 2025 menjadi periode penting bagi perekonomian Indonesia di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian. Perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, serta fluktuasi harga komoditas menjadi faktor eksternal yang ikut memengaruhi kinerja ekonomi nasional. Meski demikian, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen, […]

  • Munafri Arifuddin Kantongi 19 Rekomendasi DPD II Jelang Musda Golkar Sulsel

    Munafri Arifuddin Kantongi 19 Rekomendasi DPD II Jelang Musda Golkar Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID – Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki babak krusial untuk segera dihelat pada Februari 2026 mendatang. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mematangkan rencananya untuk maju sebagai kontestan bergensi di internal Golkar Sulsel yaitu Musda DPD I Golkar Sulsel. 19 DPD II Golkar Kabupaten/Kota sudah menyerahkan surat rekomendasi dukungan kepada […]

  • AS Tangkap Presiden Venezuela

    AS Tangkap Presiden Venezuela

    • 0Komentar

    CARACAS, SULBARUPDATE.ID – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap pasukan elite Amerika Serikat (AS) saat tidur, dalam penggerebekan tengah malam di Ibu Kota Caracas, Sabtu (3/1/2026). Sebanyak dua sumber yang mengetahui operasi tersebut mengatakan, pasangan itu diseret keluar dari kamar mereka oleh pasukan elite Delta Force Angkatan Darat AS. Seorang pejabat AS […]

  • Permandian Ziling di Mamuju Tengah, Rekomendasi Wisata Saat Libur Nataru

    Permandian Ziling di Mamuju Tengah, Rekomendasi Wisata Saat Libur Nataru

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Guratan keceriaan terpancar di wajah para pengunjung yang memadati Wisata Permandian Ziling, Desa Salumanurung, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Di bawah naungan langit Mateng yang cerah, destinasi ini menjadi primadona bagi warga yang ingin menghabiskan masa libur sekolah dan perayaan Natal 2025 dengan suasana yang menyegarkan. Sejak fajar menyapa pada […]

  • Kajari Mamasa Bantah Isu Kasus Korupsi Rp81 Miliar: “Informasi Itu Tidak Berdasar Hukum”

    Kajari Mamasa Bantah Isu Kasus Korupsi Rp81 Miliar: “Informasi Itu Tidak Berdasar Hukum”

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mamasa, Dr. Andi Faik Wana Hamzah, angkat bicara perihal beredarnya informasi mengenai dugaan penanganan kasus korupsi atau kerugian daerah senilai Rp81 miliar oleh pihaknya. Andi Faik menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak memiliki dasar hukum dan tidak sesuai dengan data di Kejari Mamasa. ​Andi Faik menjelaskan bahwa […]

  • IMM Majene Desak Evaluasi Total Kepolisian Pasca Dugaan Represif terhadap Ketua DPD IMM Sulbar

    IMM Majene Desak Evaluasi Total Kepolisian Pasca Dugaan Represif terhadap Ketua DPD IMM Sulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Majene menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Majene, Kamis (25/6/2026).  Massa mengecam dugaan tindakan represif aparat kepolisian yang menimpa Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulawesi Barat (Sulbar) saat berdemonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Sulbar, beberapa waktu lalu. Dalam orasinya, […]

expand_less