Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya ungkap motif dan kronologi kasus penikaman yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. 

Diketahui insiden berdarah ini terjadi di salah satu Caffe di Topoyo, pada Jumat (5/6/2026) lalu. 

Akibatnya dua orang pria mengalami luka sabetan senjata tajam.

Saat ini, terduga pelaku berinisial H telah diamankan di Mapolres Mateng. Atas tindakannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.

KRONOLOGI DAN MOTIF KEJADIAN 

Kasi Humas Polres Mateng, Ipda Edwar Hamsah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban berinisial S bersama rekannya, A, mendatangi kafe tersebut. 

Tujuan mereka adalah mencari telepon genggam milik S yang sebelumnya dibawa oleh salah seorang teman mereka.

“Setibanya di lokasi, korban S menanyakan keberadaan temannya kepada sejumlah orang yang berada di dalam kafe. Pada saat yang sama, terduga pelaku H juga berada di tempat kejadian,” ujar Edwar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Tak lama berselang, terjadi adu mulut antara korban S dan pelaku H. 

Edwar menyebutkan, ketegangan dipicu oleh kesalahpahaman bahasa. Pelaku merasa tersinggung dan emosinya tersulut karena korban berbicara menggunakan bahasa daerah yang tidak dipahami oleh pelaku.

Situasi kian tak terkendali karena pelaku diduga kuat sedang di bawah pengaruh alkohol.

“Pelaku saat itu diduga baru mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik yang dibawanya dan menyerang korban,” tambah Edwar.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban S mengalami luka tusuk di bagian lengan kiri dan kaki.

Sementara itu, seorang pria lain berinisial D, yang berada di lokasi dan berniat melerai pertikaian, turut menjadi korban. Jari tangan D terkena sabetan badik pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku H dijerat dengan pasal terkait penganiayaan berat dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun kurungan penjara.

Merespons insiden ini, Polres Mateng mengimbau para pemilik kafe dan tempat hiburan malam di wilayah Mamuju Tengah untuk memperketat pengawasan terhadap pengunjung.

“Kami meminta pengelola tempat hiburan lebih berhati-hati. Pemeriksaan barang bawaan pengunjung sebelum memasuki lokasi perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.

“Hal ini penting guna menjaga keamanan, ketertiban, dan mencegah tindak kriminalitas yang membahayakan keselamatan publik,” sambung Edwar.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mamasa resmi memulai babak baru. Yakub Tato’ secara resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Kabupaten Mamasa untuk masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kediaman Taslim Tammauni, Kabupaten Mamuju, pada Jumat (15/5/2026) malam, sekitar pukul 20.30 WITA. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh […]

  • Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id |Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) kepada perangkat desa se-Kabupaten Mamuju Tengah di Aula Kantor Bupati, Selasa 28 Juli 2026. Penyerahan SK tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam memperkuat tertib administrasi pemerintahan desa sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap status perangkat […]

  • Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat, Akbar, menyampaikan pernyataan sikap tegas pasca aksi demonstrasi yang digelar di depan Polresta Mamuju, Senin 12/1/2026. Ia menilai Polresta Mamuju di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini tidak menunjukkan sikap profesional dalam melakukan penegakan hukum. Menurut Akbar, aparat kepolisian kerap terlihat sangat […]

  • Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    • 2Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama warga Desa Botteng, Desa Kondo dan Desa Passembuk Kecamatan Mehalaan, melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di poros Matangga–Keppe, Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil guna memulihkan akses transportasi yang sempat lumpuh total selama sepekan terakhir. ​Jembatan tersebut sebelumnya ambruk total, yang mengakibatkan warga di tiga desa—Desa Kondo, Botteng, […]

  • Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    • 0Komentar

    Opini – Sulbarupdate.id – Penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai Provinsi Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran di Regional Sulawesi memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Ada yang menyambut positif, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut karena masih banyak warga Sulbar yang memilih merantau […]

  • Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Skandal pengelolaan keuangan daerah kembali mencuat di Kabupaten Mamasa. Puluhan miliar rupiah dana Non Kapitasi (klaim) BPJS Kesehatan yang seharusnya dibayarkan kepada 18 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit hingga kini tidak kunjung disalurkan. Kondisi ini memantik reaksi keras dari LSM GERAK, yang mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan audit […]

expand_less