Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya ungkap motif dan kronologi kasus penikaman yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. 

Diketahui insiden berdarah ini terjadi di salah satu Caffe di Topoyo, pada Jumat (5/6/2026) lalu. 

Akibatnya dua orang pria mengalami luka sabetan senjata tajam.

Saat ini, terduga pelaku berinisial H telah diamankan di Mapolres Mateng. Atas tindakannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.

KRONOLOGI DAN MOTIF KEJADIAN 

Kasi Humas Polres Mateng, Ipda Edwar Hamsah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban berinisial S bersama rekannya, A, mendatangi kafe tersebut. 

Tujuan mereka adalah mencari telepon genggam milik S yang sebelumnya dibawa oleh salah seorang teman mereka.

“Setibanya di lokasi, korban S menanyakan keberadaan temannya kepada sejumlah orang yang berada di dalam kafe. Pada saat yang sama, terduga pelaku H juga berada di tempat kejadian,” ujar Edwar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Tak lama berselang, terjadi adu mulut antara korban S dan pelaku H. 

Edwar menyebutkan, ketegangan dipicu oleh kesalahpahaman bahasa. Pelaku merasa tersinggung dan emosinya tersulut karena korban berbicara menggunakan bahasa daerah yang tidak dipahami oleh pelaku.

Situasi kian tak terkendali karena pelaku diduga kuat sedang di bawah pengaruh alkohol.

“Pelaku saat itu diduga baru mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik yang dibawanya dan menyerang korban,” tambah Edwar.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban S mengalami luka tusuk di bagian lengan kiri dan kaki.

Sementara itu, seorang pria lain berinisial D, yang berada di lokasi dan berniat melerai pertikaian, turut menjadi korban. Jari tangan D terkena sabetan badik pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku H dijerat dengan pasal terkait penganiayaan berat dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun kurungan penjara.

Merespons insiden ini, Polres Mateng mengimbau para pemilik kafe dan tempat hiburan malam di wilayah Mamuju Tengah untuk memperketat pengawasan terhadap pengunjung.

“Kami meminta pengelola tempat hiburan lebih berhati-hati. Pemeriksaan barang bawaan pengunjung sebelum memasuki lokasi perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.

“Hal ini penting guna menjaga keamanan, ketertiban, dan mencegah tindak kriminalitas yang membahayakan keselamatan publik,” sambung Edwar.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

    Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Tabir gelap yang menyelimuti proyek pengadaan bibit nanas di Sulawesi Selatan (Sulsel), kian tersingkap. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel tidak lagi sekadar membidik pelaksana teknis; kini, bidikan tajam penyidik mulai mengarah ke jantung kekuasaan legislatif. ​Setelah menetapkan enam tersangka yang kini meringkuk di balik jeruji, korps adhyaksa mulai menelisik “pintu masuk” anggaran fantastis […]

  • IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026). Koordinator Lapangan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Fahrim, mengatakan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM yang […]

  • BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Polman, Puluhan Rumah Warga Hangus Terbakar

    BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Polman, Puluhan Rumah Warga Hangus Terbakar

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Kebakaran hebat terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/2/2026) siang. Belum diketahui penyebab peristiwa tersebut. ​Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari salah satu rumah penduduk. Kondisi bangunan […]

  • Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id –  Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi memperkenalkan Program Studi Ilmu Aktuaria di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Langkah ini diambil untuk mencetak calon aktuaris yang kompeten di tengah pesatnya perkembangan industri asuransi dan manajemen risiko di Indonesia. Ilmu Aktuaria merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan matematika, statistika, dan teori […]

  • Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mamasa resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui mekanisme Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang khidmat, Yakub Tato terpilih secara definitif sebagai Ketua Umum KADIN Mamasa untuk masa bakti 2025–2030. Perhelatan ini berlangsung di Sekretariat KADIN Mamasa, Jalan Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20 Desember […]

  • Bupati Majene Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 19

    Bupati Majene Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 19

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene saat Pemerintah Kabupaten Majene resmi menyambut kepulangan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 Tahun 2026, Selasa (16/6/2026). ​Isap tangis keluarga pecah saat menyambut kedatangan sanak saudara yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi tersebut. ​Bupati Majene, […]

expand_less