Breaking News
light_mode
Beranda » Polman » STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Guna mengasah kesiapsiagaan dan ketangkasan dalam menghadapi situasi darurat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhayangkara Makassar menyelenggarakan simulasi penanganan bencana berskala besar di pesisir Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini mengusung skenario dramatis berupa kecelakaan kapal motor di perairan Polman.

Dalam reka adegan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari mahasiswa dan lintas sektor berupaya melakukan evakuasi terhadap puluhan korban yang terapung di laut maupun yang terdampar di bibir pantai.

Atmosfer simulasi kian mencekam dengan isak tangis histeris warga saat proses identifikasi dan perawatan intensif dilakukan di rumah sakit lapangan.

Ketua STIKes Bhayangkara Makassar, Kompol Dardin, menegaskan bahwa agenda bertajuk “Sinergi dan Kolaborasi Memperkuat Pondasi Mitigasi” ini merupakan pengejawantahan dari kurikulum muatan lokal yang wajib ditempuh mahasiswa di penghujung tahun ajaran.

“Kegiatan ini adalah bentuk pembulatan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada spesialisasi keperawatan forensik. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga tangguh secara praktis di lapangan,” ujar Kompol Dardin saat ditemui di lokasi simulasi.

Simulasi ini melibatkan koordinasi masif dengan berbagai stakeholders, yakni TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas dan Palang Merah Indonesia (PMI), Tenaga Medis (Dokter dan Perawat Profesional).

Lebih lanjut, Dardin memaparkan urgensi dari program unggulan STIKes Siaga Bencana ini. Ia menyebut posisi geografis dan demografis Indonesia menjadikannya sebagai “miniatur bencana” dunia, di mana potensi kecelakaan transportasi laut, udara, darat, hingga bencana alam dapat terjadi sewaktu-waktu.

Melalui internalisasi nilai Sipamandaq—sebuah kearifan lokal yang mengedepankan penguatan bersama—mahasiswa diharapkan mampu memikul tanggung jawab profesional saat krisis terjadi.

“Harapan kami, jika di kemudian hari terjadi bencana yang sesungguhnya, para lulusan kami sudah memiliki kematangan mental dan kompetensi teknis untuk melakukan penanganan, terutama dalam aspek keperawatan forensik dan evakuasi korban,” pungkasnya.

Kegiatan ini menutup rangkaian praktik lapangan dengan pesan kuat bahwa mitigasi bencana bukan sekadar tugas instansi tertentu, melainkan hasil dari kolaborasi akademisi dan praktisi yang terintegrasi secara harmonis.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Pengangkut Lumpur Tinja Diparkir di Area UMKM Kondosapata, Pengunjung Keluhkan Pemandangan

    Mobil Pengangkut Lumpur Tinja Diparkir di Area UMKM Kondosapata, Pengunjung Keluhkan Pemandangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Keberadaan sebuah mobil pengangkut lumpur tinja yang terparkir di area Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi sorotan pengunjung, Kamis (20/8/2026). Mobil tersebut terlihat berada di area yang sebagian dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberadaan kendaraan pengangkut lumpur tinja itu dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung yang […]

  • Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan bagi lembaga PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF). Kegiatan yang fokus pada optimalisasi aplikasi ARKAS, SIPlah, dan Dapodik ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (12-13 Mei 2026), bertempat di Aula Perpustakaan Kabupaten Mamasa. ​Pelatihan […]

  • Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID– Bupati Mamasa Welem Sambolangi menghadiri kegiatan penanaman padi serentak bersama petani di Desa Sindagamanik, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Rabu 11 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan mendorong swasembada pangan. Dalam kegiatan itu, Bupati Welem turun langsung ke sawah bersama masyarakat […]

  • Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Mamasa di Makassar Mangkrak, Pemda Dinilai Tutup Mata

    Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Mamasa di Makassar Mangkrak, Pemda Dinilai Tutup Mata

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Mamasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) meluapkan kekecewaan terhadap lambannya proses rehabilitasi gedung asrama yang hingga kini tak kunjung rampung. Proyek yang dikerjakan sejak akhir Desember lalu itu dinilai terbengkalai dan mengganggu produktivitas mahasiswa. Informasi yang diperoleh saat ini kondisi bangunan belum layak huni sepenuhnya. Material […]

  • Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

    Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

    • 0Komentar

    Makassar – Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran Provinsi Luwu kembali menguat dan menggema di berbagai penjuru Sulawesi hingga ke Jakarta. Aspirasi yang telah lama diperjuangkan masyarakat Tana Luwu itu kini kembali menjadi perbincangan serius di ruang publik, baik di tingkat lokal maupun nasional, Makassar 17 Januari 2026. Gelombang dukungan terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat, tokoh […]

  • Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan Mandat Organisasi

    Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan Mandat Organisasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tim Penyelaras Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat secara resmi menuntaskan penyelarasan instrumen fundamental organisasi—Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta Kode Perilaku Wartawan (KPW)—jauh lebih awal dari tenggat yang dipersyaratkan. Kepastian ini mengemuka dalam rapat pleno penutup yang digelar secara hibrida di Markas PWI Pusat, Jakarta, Senin (27/04/2026). […]

expand_less