Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 252
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Bentrokan antar kelompok remaja kembali pecah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman),Sulawesi Barat (Sulbar).

Kelompok remaja dari Dusun Pajjalungan (Desa Parappe) dan Dusun Puppole (Desa Bonde) terlibat perkelahian sengit di wilayah Kecamatan Campalagian pada Jumat malam (22/5/2026) sekitar pukul 23.20 WITA.

​Berdasarkan data yang dihimpun, aksi saling serang ini dipicu oleh dendam lama terkait kasus penganiayaan di masa lalu.

Salah seorang remaja dari Dusun Pajjalungan mengklaim dirinya pernah menjadi korban pemukulan oleh remaja dari Dusun Puppole, yang kemudian menyulut bara permusuhan di antara kedua kelompok.

​Ketegangan mulai meningkat saat seorang remaja asal Dusun Puppole yang sedang melintas di Dusun Pajjalungan mendadak dihentikan oleh warga setempat.

Warga tersebut menyampaikan pesan sepihak berisi tantangan duel yang ditujukan kepada salah satu remaja di Dusun Puppole.

Sekitar pukul 23.00 WITA, dua remaja dari Dusun Pajjalungan nekat mendatangi lokasi yang kerap menjadi tempat nongkrong remaja Dusun Puppole.

​Kedatangan mereka langsung memicu keributan besar hingga berujung pada aksi perkelahian massal antar kedua kelompok di lokasi tersebut.

​Beruntung, warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung bertindak cepat.

Aksi saling jorok dan adu fisik tersebut berhasil dilerai oleh masyarakat setempat sebelum jatuh korban jiwa atau kerusakan fasilitas publik yang lebih parah. Kedua kelompok akhirnya membubarkan diri.

​Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Campalagian langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengamankan situasi dan mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi mata yang masih berada di lokasi.

​Setelah berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan orang tua serta pemerintah desa masing-masing.

Kedua kelompok remaja didampingi orang tua dan kepala dusun mereka bersedia hadir di Mapolsek Campalagian.

​Di hadapan petugas, proses mediasi berjalan lancar. Kedua belah pihak menyadari kesalahan mereka, sepakat untuk menyudahi pertikaian secara damai, dan memperkuat komitmen tersebut dengan menandatangani surat pernyataan bersama.

​Kapolsek Campalagian, IPTU Harifuddin, mengonfirmasi bahwa situasi di kedua dusun kini telah kembali kondusif. Ia juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi.

​”Permasalahan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan secara baik-baik dan melibatkan pihak keluarga maupun pemerintah setempat. Alhamdulillah, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan situasi kembali aman serta kondusif,” pungkas IPTU Harifuddin.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Dafa, Sang Penakluk Papan Catur dari Mateng, Raih Medali Emas di Palu

    Mengenal Dafa, Sang Penakluk Papan Catur dari Mateng, Raih Medali Emas di Palu

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Di atas papan kotak-kotak hitam dan putih, waktu seolah melambat bagi Muhammad Dafa Riski Muntaza Putra Ruli. Di saat remaja seusianya mungkin lebih akrab dengan gawai, Dafa justru bergulat dengan kalkulasi matematis dan intuisi tajam demi meruntuhkan pertahanan lawan. Konsistensi itu kini berbuah manis, sebuah medali emas dari Bumi Tadulako menjadi bukti […]

  • Renungan Sebelum Rasa

    Renungan Sebelum Rasa

    • 0Komentar

    Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar) Makassar 14 Desember 2025. DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening. Sebuah renungan makan disampaikan […]

  • Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus. Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada […]

  • Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kelompok Tani Sirannuang II, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, melaksanakan Panen Raya Bawang Merah, Selasa, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari penyaluran bantuan benih bawang merah dan pupuk organik Tahun 2025. Dengan luas panen mencapai 1,5 hektare, potensi hasil produksi diperkirakan mencapai 15 ton, menjadi capaian […]

  • JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    • 0Komentar

    ACEH UTARA, Sulbarupdate.id – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia di balik layar tercapainya perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). JK menegaskan bahwa sosok Muzakir Manaf alias Mualem, yang saat itu menjabat Panglima Komando Pusat Operasi GAM, merupakan pemegang kunci utama penghentian kontak senjata di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Rusdi Hamid, hadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene ke-481 yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026). Peringatan hari jadi daerah tersebut mengusung tema “Laweang Diattonganang, Leteang Diamalaqbiang”, sebuah tema yang menjadi bagian penting dalam momentum peringatan perjalanan panjang Kabupaten Majene sekaligus refleksi terhadap […]

expand_less