Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Bentrokan antar kelompok remaja kembali pecah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman),Sulawesi Barat (Sulbar).

Kelompok remaja dari Dusun Pajjalungan (Desa Parappe) dan Dusun Puppole (Desa Bonde) terlibat perkelahian sengit di wilayah Kecamatan Campalagian pada Jumat malam (22/5/2026) sekitar pukul 23.20 WITA.

​Berdasarkan data yang dihimpun, aksi saling serang ini dipicu oleh dendam lama terkait kasus penganiayaan di masa lalu.

Salah seorang remaja dari Dusun Pajjalungan mengklaim dirinya pernah menjadi korban pemukulan oleh remaja dari Dusun Puppole, yang kemudian menyulut bara permusuhan di antara kedua kelompok.

​Ketegangan mulai meningkat saat seorang remaja asal Dusun Puppole yang sedang melintas di Dusun Pajjalungan mendadak dihentikan oleh warga setempat.

Warga tersebut menyampaikan pesan sepihak berisi tantangan duel yang ditujukan kepada salah satu remaja di Dusun Puppole.

Sekitar pukul 23.00 WITA, dua remaja dari Dusun Pajjalungan nekat mendatangi lokasi yang kerap menjadi tempat nongkrong remaja Dusun Puppole.

​Kedatangan mereka langsung memicu keributan besar hingga berujung pada aksi perkelahian massal antar kedua kelompok di lokasi tersebut.

​Beruntung, warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung bertindak cepat.

Aksi saling jorok dan adu fisik tersebut berhasil dilerai oleh masyarakat setempat sebelum jatuh korban jiwa atau kerusakan fasilitas publik yang lebih parah. Kedua kelompok akhirnya membubarkan diri.

​Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Campalagian langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengamankan situasi dan mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi mata yang masih berada di lokasi.

​Setelah berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan orang tua serta pemerintah desa masing-masing.

Kedua kelompok remaja didampingi orang tua dan kepala dusun mereka bersedia hadir di Mapolsek Campalagian.

​Di hadapan petugas, proses mediasi berjalan lancar. Kedua belah pihak menyadari kesalahan mereka, sepakat untuk menyudahi pertikaian secara damai, dan memperkuat komitmen tersebut dengan menandatangani surat pernyataan bersama.

​Kapolsek Campalagian, IPTU Harifuddin, mengonfirmasi bahwa situasi di kedua dusun kini telah kembali kondusif. Ia juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi.

​”Permasalahan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan secara baik-baik dan melibatkan pihak keluarga maupun pemerintah setempat. Alhamdulillah, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan situasi kembali aman serta kondusif,” pungkas IPTU Harifuddin.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam. Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor. Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa. […]

  • Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan adanya belatung dalam sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Video tersebut sontak memicu reaksi keras dari warganet setelah diketahui terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dalam potongan video yang beredar, terlihat benda asing menyerupai belatung berada […]

  • Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang oknum guru pria berinisial A, harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari dugaan aksi pencabulan yang dilakukan tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terhadap sejumlah siswanya. ​Kepala Seksi Madrasah Kemenag Polman, H. Marzuki menyampaikan bahwa pihak […]

  • Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    • 0Komentar

    TUNIS, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Tunisia memasuki Piala Dunia 2026 dengan semangat yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Negara Afrika Utara tersebut memang bukan pendatang baru di panggung dunia. Tunisia telah berulang kali tampil di Piala Dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan paling stabil di benua Afrika. Namun kali ini, atmosfer yang mengiringi perjalanan mereka […]

  • Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Sabarudien syam atau yang akrab disapa Jhon Ketua Umum Asosiasi tambang MBLB SIPAKALAQBIQ SULBAR Angkat bicara terkait isu beberapa perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi yang dilaporkan diduga melakukan pelanggaran atau kegiatan ilegal. Jhon menyayangkan apabila anggota Asosiasi yang dipimpinya terlibat dalam praktik tindakan ilegal dan melanggar hukum. “Kami Asosiasi Tambang MBLB Sipakalaqbiq Sulawesi […]

  • Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa mendapati desakan dari kalangan aktivis untuk meninjau kembali pemberlakuan kebijakan absen digital melalui sistem “MAMASE ASN SMART”.  Kebijakan yang awalnya ditujukan untuk menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dinilai memberatkan, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Juru bicara perwakilan aktivis lokal, Zul menyatakan […]

expand_less