BREAKING NEWS: Mantan Pj Bupati Polman Drs. Muhammad Ilham Borahima Tutup Usia
- account_circle Juita
- calendar_month Sab, 15 Agu 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Kabar duka menyelimuti Polewali Mandar (Polman). Mantan penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) Drs. Muhammad Ilham Borahima, dikabarkan meninggal dunia.
Ilham Borahima dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RSUD Hj. Andi Depu Polman pada Sabtu, (15/8/2026), sekira pukul 06.50 WITA.
Diketahui Ilham Borahima merupakan salah satu birokrat senior yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Polewali Mandar.
Kabar berpulangnya sosok yang pernah dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar tersebut sontak menjadi kabar duka bagi keluarga, kerabat, jajaran pemerintahan, serta masyarakat yang selama ini mengenal almarhum.
Semasa pengabdiannya, Muhammad Ilham Borahima dikenal sebagai salah satu aparatur pemerintahan yang telah melalui perjalanan karier cukup panjang.
Ia pernah dipercaya mengemban sejumlah amanah penting, baik di tingkat Provinsi Sulawesi Barat maupun Kabupaten Polewali Mandar.
Di antaranya, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat periode Oktober 2005 hingga Mei 2006, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Sulawesi Barat, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Barat.
Puncak pengabdiannya di Kabupaten Polewali Mandar salah satunya ketika ia dipercaya menjadi Penjabat Bupati Polewali Mandar.
Sebagai Pj Bupati Polewali Mandar, Muhammad Ilham Borahima menjalankan roda pemerintahan daerah dalam masa transisi pemerintahan.
Dokumen resmi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mencatat nama Drs. Muhammad Ilham Borahima sebagai Pj Bupati dalam berbagai dokumen pemerintahan dan perjanjian kinerja tahun 2024.
Selama menjalankan tugas sebagai Pj Bupati, almarhum terlibat dalam berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia juga aktif melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan di Polewali Mandar.
Pada Februari 2024, misalnya, Muhammad Ilham Borahima melakukan sejumlah pertemuan dengan kementerian di Jakarta.
Pembahasan yang dilakukan antara lain menyangkut rencana pengembangan jalur penyeberangan, sektor pertanian, rencana perkeretaapian, pengelolaan sampah, hingga pengembangan layanan kesehatan berbasis digital.
Dalam menjalankan pemerintahan, ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik dan koordinasi antarinstansi.
Salah satu agenda yang pernah diikutinya adalah kegiatan pemerintahan bersama jajaran Satpol PP.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan agar pelaksanaan tugas mengedepankan pendekatan yang humanis dan kesantunan.
Perjalanan karier Muhammad Ilham Borahima menunjukkan panjangnya pengabdian dirinya sebagai aparatur pemerintahan.
Sebelum dipercaya memimpin Polewali Mandar sebagai Pj Bupati, namanya telah dikenal dalam lingkup birokrasi Sulawesi Barat melalui sejumlah jabatan yang pernah diembannya.
Sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Barat, almarhum juga tercatat memimpin perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan pelayanan administrasi kependudukan masyarakat.
Dokumen kinerja resmi Disdukcapil Sulawesi Barat mencantumkan Drs. Muhammad Ilham Borahima sebagai Kepala Dinas pada periode tersebut.
Di Kabupaten Polewali Mandar, ia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Pj Bupati dan menjalankan berbagai agenda pemerintahan, pembangunan serta pelayanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga mencatat bahwa Muhammad Ilham Borahima mengakhiri masa jabatannya sebagai Pj Bupati pada Januari 2025.
Dalam acara lepas sambut yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu selama menjalankan tugas sebagai Pj Bupati.
Berpulangnya Seorang Birokrat Senior
Kepergian Muhammad Ilham Borahima menjadi kehilangan bagi keluarga dan orang-orang yang pernah bekerja serta berinteraksi dengannya selama perjalanan pengabdiannya.
Berbagai jabatan yang pernah dipercayakan kepadanya menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian seorang birokrat di Sulawesi Barat.
Kini, perjalanan tersebut telah sampai pada penghujungnya. Keluarga besar, kerabat, sahabat, rekan kerja, serta masyarakat yang mengenal almarhum menyampaikan duka mendalam atas kepergiannya.
Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum selama hidupnya diterima oleh Allah SWT, segala kekhilafan dan kesalahannya mendapatkan ampunan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
