Sholat Istisqa di Mateng, MUI Jelaskan Makna dan Tujuannya
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Kam, 20 Agu 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju Tengah, KM Muh Anwar Hasan, menjelaskan makna pelaksanaan sholat Istisqa yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah di halaman Kantor Bupati, Jalan Aras Tammauni Pue Ballung, KTM Tobadak, Kamis (20/8/2026) pagi.
Menurut Muh Anwar Hasan, sholat Istisqa merupakan sholat sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dalam syariat Islam ketika masyarakat mengalami kesulitan air atau kemarau berkepanjangan.
“Secara syariat dan fikih, sholat Istisqa adalah sholat sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan ketika terjadi kesulitan air,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan sholat Istisqa dilakukan ketika kondisi yang menjadi dasar pelaksanaannya telah terpenuhi. Sebelum kegiatan digelar, MUI juga telah melakukan konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
“Setelah kita melakukan konsultasi dengan Pemda Mateng, sholat Istisqa ini dinilai sudah memenuhi syarat dan dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Muh Anwar mengatakan, kondisi kekeringan yang terjadi di Mamuju Tengah menjadi salah satu alasan dilaksanakannya sholat Istisqa. Kemarau berkepanjangan yang disebut dipengaruhi fenomena El Nino menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut juga berdampak pada sektor pertanian serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik.
Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah daerah, sekitar 600 hektare lahan pertanian di Mamuju Tengah terancam mengalami gagal panen akibat keterbatasan air.
“Seperti saat ini, terjadi kemarau panjang akibat El Nino yang menyebabkan kesulitan air bersih di mana-mana. Bahkan, terjadi kebakaran lahan dan hutan di beberapa titik. Ditambah lagi, berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, sekitar 600 hektare lahan di Mateng terancam gagal panen akibat kesulitan air,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan sholat Istisqa menjadi ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan masyarakat Mamuju Tengah terhindar dari berbagai bala serta bencana.
“Kita berharap semoga dengan digelarnya sholat Istisqa ini, doa yang dipanjatkan bersama untuk meminta hujan dan memohon agar terhindar dari bala bahaya dapat segera dikabulkan,” tutupnya. (*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
