Senter-KIM Digelar di Mateng, Pengelola KIM Didorong Cerdas dan Produktif di Ruang Digital
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Kam, 20 Agu 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) menggelar pelatihan Sekolah Internet Komunikasi Informasi Masyarakat (Senter-KIM) dengan tema “KIM Cerdas Digital Sulbar Aman dan Produktif.”
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wisma Bahari Indah, Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis (20/8/2026).
Pelatihan dibuka langsung Kepala Dinas Kominfo Mateng, Hajai. Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Barat Muh. Ridwan Fajar, Kepala Bidang Statistik Mateng Dai Sofya, serta puluhan peserta yang merupakan perwakilan dari sejumlah desa di Kabupaten Mamuju Tengah.
Senter-KIM digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) agar mampu memanfaatkan teknologi dan ruang digital secara cerdas, aman, serta produktif.
Dalam sambutannya, Hajai mengatakan pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Pelatihan ini bukan hanya sebagai ruang pelatihan, namun diharapkan menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan,” ujar Hajai.
Menurutnya, derasnya perkembangan dunia digital membutuhkan kemampuan dan pemahaman yang baik dari masyarakat agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Hajai berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan fokus. Pengetahuan yang diperoleh, kata dia, diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan masing-masing.
“Harapan kami, seluruh peserta dapat benar-benar fokus mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang diterima nantinya dapat diterapkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Barat Muh. Ridwan Fajar mengatakan Senter-KIM merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi mengoptimalkan peran KIM di tengah derasnya arus informasi digital.
Ridwan mengatakan pemerintah perlu membangun sinergi dengan para pengelola KIM yang telah terbentuk secara mandiri di berbagai wilayah.
Menurutnya, keberadaan KIM dapat membantu pemerintah menyampaikan informasi serta perkembangan program kepada masyarakat secara lebih luas.
“Kita berada di tengah arus informasi dunia digital yang begitu masif. Karena itu, pemerintah perlu menjangkau masyarakat melalui kerja sama dengan teman-teman KIM,” kata Ridwan.
Ia menilai KIM juga dapat menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus membantu menyebarluaskan informasi yang edukatif dan bermanfaat.
Ridwan menambahkan, program Senter-KIM tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan serupa rencananya akan dilanjutkan di lima kabupaten lainnya di Sulawesi Barat.
“Setelah Kabupaten Mateng, kita akan lanjutkan ke lima kabupaten lainnya,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berharap pengelola KIM di tingkat desa dapat semakin aktif menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
