Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 594
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Tragedi berdarah terjadi di kompleks Pasar Salugatta, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.

Seorang pria bernama Iwan dilaporkan tewas di tempat setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri.

​Kepala Desa Salugatta, Alimuddin, membenarkan adanya insiden maut yang menggemparkan warga pasar tersebut.

​”Iya benar, kejadiannya pagi tadi. Korban meninggal di tempat dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Topoyo,” ujar Alimuddin saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

​Alimuddin mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku berjumlah dua orang. Salah satu di antaranya disinyalir masih memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan korban.

Menurutnya, kedua pelaku sehari-hari memang sering datang ke Pasar Salugatta untuk berjualan dengan menggunakan mobil, sementara korban datang mengendarai sepeda motor.

​Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muh. Arifin, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari adu mulut antara korban dan salah satu pelaku.

Ia menjelaskan bahwa korban yang baru tiba di pasar terlibat cekcok dengan salah satu pelaku yang masih kerabatnya.

​Setelah keributan tersebut, kakak pelaku menghubungi terduga pelaku lain berinisial N untuk mengadukan masalah yang terjadi.

​Sekitar 15 menit berselang, korban kembali melintas di area pasar menggunakan sepeda motornya dan diduga hampir menabrak N. Saat itu, N yang sudah memegang sebilah parang langsung menyerang dan menganiaya korban hingga tewas di lokasi kejadian.

​”Setelah kami mendatangi TKP, benar ada korban yang mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit,” kata Iptu Muh. Arifin.

​Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini. Iptu Muh. Arifin menyatakan bahwa kedua terduga pelaku saat ini telah berada di markas kepolisian setelah menyerahkan diri sesaat usai melancarkan aksinya.

​Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi yakni dua bilah parang 1 bilah badik, pakaian milik korban serta beberapa rekaman video warga yang berada di TKP saat kejadian.

​Mengenai motif di balik aksi nekat tersebut, Polres Mamuju Tengah menegaskan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti maupun pasal dan ancaman hukuman yang akan dijatuhkan.

​”Untuk ancaman hukuman tersangka belum bisa dipastikan karena masih dalam tahap pendalaman dan pemeriksaan,” pungkas Arifin.

​Menutup keterangannya, Iptu Muh. Arifin mengimbau kepada seluruh keluarga korban agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Ia meminta pihak keluarga mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

​”Kedua terduga pelaku telah kami amankan dan kami berharap keluarga korban dapat mempercayakan proses hukum kepada kami untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan. Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 […]

  • BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah, Wujudkan Generasi Tangguh Bencana

    BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah, Wujudkan Generasi Tangguh Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya dalam memberikan edukasi kebencanaan secara berkelanjutan kepada sekolah-sekolah yang ada di wilayah Sulbar. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini serta meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi potensi ancaman bencana. Edukasi kebencanaan harus menjadi bagian dari […]

  • PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuju secara resmi menyampaikan pengaduan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melalui Subbid Paminal Polda Sulawesi Barat terkait dugaan pelanggaran kode etik yang menjadi perhatian publik di lingkungan Polres Pasangkayu, 6 Juli 2026. Pengaduan tersebut dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai dugaan kekerasan yang […]

  • BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inaldy LS Silang, menerima kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, terkait kesiapan personel dan peralatan lintas sektor dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah Tahun 2026. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor […]

  • BBM Langka, Harga Pertalite Eceran di Majene Tembus Rp35 Ribu

    BBM Langka, Harga Pertalite Eceran di Majene Tembus Rp35 Ribu

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai membuat masyarakat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengeluh. Kondisi tersebut ditandai dengan antrean kendaraan yang memanjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), di antaranya SPBU Lembang dan SPBU Rangas. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan BBM, khususnya Pertalite. Kelangkaan pasokan disebut berdampak […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025. Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan […]

expand_less