Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 557
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan.

Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut.

Bahri, salah seorang petani di Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, mengungkapkan kekecewaannya saat ditemui pada Jumat (16/1/2026).

Ia menyebut harga beli di timbangan saat ini masih tertahan di angka Rp2.000-an.

“Di timbangan, harga beli TBS kami masih sekitar Rp2.000-an per kilogram. Ini jelas tidak sesuai harapan kami setelah ada pengumuman harga resmi,” ujar Bahri.

Hal senada disampaikan oleh Irfan Daeng Emba. Ia mengaku hanya menerima bayaran sebesar Rp2.320 per kilogram dari pihak pembeli. Menurutnya, keputusan harga yang ditetapkan pemerintah daerah seringkali tidak terealisasi hingga ke tangan petani kecil.

Sebelumnya, Dinas Perkebunan Sulbar telah menggelar Rapat Penetapan Harga TBS untuk periode Januari 2026 pada Selasa (13/1/2026).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Perkebunan, Muh. Faizal Thamrin, menetapkan harga beli sebesar Rp3.092,15 per kilogram.

Penetapan harga tersebut didasarkan pada perhitungan indeks “K” dan merupakan bagian dari misi Gubernur Suhardi Duka serta Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk menjaga stabilitas ekonomi sektor perkebunan.

Berikut perbandingan harga berdasarkan data yang dihimpun:

-Harga Resmi Dinas Perkebunan Rp3.092,15
-Harga di Timbangan (Laporan Petani) Rp2.000 – Rp2.320
-Selisih/Kesenjangan kurang lebih Rp772 – Rp1.092.

Meski ada keluhan di tingkat petani, secara resmi harga TBS periode Januari 2026 memang mengalami sedikit penurunan dibandingkan Desember 2025.

Pihak dinas menyebutkan hal ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan ekspor di pasar global dan stok Crude Palm Oil (CPO) yang masih relatif tinggi dan cenderung stabil.

Hingga saat ini, pihak terkait masih mengumpulkan data tambahan dari pihak pabrik maupun perusahaan kelapa sawit di wilayah Mateng untuk mencari tahu penyebab pasti terjadinya disparitas harga yang cukup mencolok antara ketetapan pemerintah dan harga di lapangan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Matangnga sejak siang hari mengakibatkan bencana banjir disertai tanah longsor di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (15/05/2026) sekira pukul 15.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam material longsor berupa lumpur dan kayu, serta tersapu […]

  • Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

    Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

    • 0Komentar

    Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers Sulbarupdate.id — Dua tahun adalah waktu yang terlalu singkat untuk menghakimi sebuah pemerintahan yang belum sampai setengah periode memegang kekuasaan, tetapi sudah cukup untuk membaca watak seorang presiden. Dalam dua tahun, seorang presiden biasanya sudah memperlihatkan apa yang menjadi obsesinya, bagaimana ia menggunakan kekuasaan, siapa orang-orang yang dipercayainya, dan […]

  • Resmi Dikukuhkan, KORPRI Mamuju Tengah Ditantang Pacu Inovasi dan Optimalkan Sistem WFA

    Resmi Dikukuhkan, KORPRI Mamuju Tengah Ditantang Pacu Inovasi dan Optimalkan Sistem WFA

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, masa bakti 2026-2031 resmi dilantik. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula A Lantai II Kantor Bupati Mateng, kawasan KTM Tobadak, Jalan Tammauni Pue Ballung, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Mateng. […]

  • Perhatian Serius Pemprov Sulbar ke Mamasa: SDK Tegaskan Alokasi Rp73 Miliar di 2025 dan Rencana Rp43 Miliar di 2026

    Perhatian Serius Pemprov Sulbar ke Mamasa: SDK Tegaskan Alokasi Rp73 Miliar di 2025 dan Rencana Rp43 Miliar di 2026

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Kabupaten Mamasa, termasuk melalui alokasi anggaran daerah. Penegasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025. “Pemerintah Provinsi […]

  • Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Memasuki hari kelima pencarian, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran terhadap Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang yang dilaporkan jatuh dari kapalnya di perairan Majene, Sulawesi Barat. Meski area pencarian kini mencapai 50 mil laut, keberadaan korban belum juga ditemukan hingga Senin (2/2/2026) petang. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju mengerahkan […]

  • Polresta Mamuju Ringkus TNI Gadungan, Penyamaran “Rinso” Berakhir di Jeruji Besi

    Polresta Mamuju Ringkus TNI Gadungan, Penyamaran “Rinso” Berakhir di Jeruji Besi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Konsistensi jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju dalam menjaga stabilitas keamanan kembali membuahkan hasil signifikan. Di bawah komando Tim Resmob, kepolisian berhasil mengakhiri petualangan kriminal seorang pria berinisial APP alias Rinso (25), yang diduga kuat melakukan serangkaian aksi penipuan dengan mencatut identitas institusi TNI. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, dalam […]

expand_less