Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Lampu Warga di Majene 2 Bulan Padam, Pihak PLN Bilang Begini! 

Lampu Warga di Majene 2 Bulan Padam, Pihak PLN Bilang Begini! 

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Sebuah unggahan sosial media Facebook di Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Sulbar) menyita perhatian publik.

Unggahan tersebut keluhkan pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Majene, lantaran salah seorang warga mengaku telah dua bulan rumahnya dalam kondisi gelap.

Keluhan tersebut disampaikan oleh pemilik akun Facebook bernama Martini Bee melalui sebuah unggahannya, Sabtu (8/8) 2026).

Ia mengaku telah menunggu perbaikan setelah mendapat informasi bahwa meteran listrik di rumahnya mengalami kerusakan.

Martini menuliskan keluhannya sekaligus meminta bantuan pengguna media sosial agar ikut menyebarkan informasi tersebut.

“Ini meteranku katanya pegawai PLN rusak sudah dua bulan. Ini saya menunggu perbaikan tapi belum ada bayangannya ini mau datang. Saya curhat di sini saja, mudah-mudahan bisa sampai ke Pak Presiden. Kalau main Facebook ji juga, moga bisa bantu dengan masalahku ini. Masalahnya gelap gulita siang dan malam. Kalau mau masak pakai senter.” tulis keterangan dalam unggahan Facebook Martini Bee.

Unggahan tersebut sontak viral hingga ramai diperbincangkan netizen. Tak sedikit yang menyoroti pelanan PLN Majene.

Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN ULP Majene Mohammad Sholikhin Al Rajabi, mengaku pihaknya telah menerima informasi dan telah menyuruh anggota ke lokasi.

“Saya sudah dapat informasi dari anggota. Jadi setelah terima laporan, anggota langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Sholihin.

Sholihin menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan bahwa di lokasi tersebut terdapat dua KWh meter.

Dua KWh meter tersebut masing-masing digunakan untuk kebutuhan rumah dan toko milik pelanggan.

Kata dia, persoalan yang menyebabkan listrik pada bagian toko tidak menyala bukan berasal dari KWh meter milik PLN.

“Hasil pengecekannya ada permasalahan di instalasi tokonya, bukan di KWh meter,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat konsleting pada instalasi listrik di toko pelanggan yang menyebabkan lampu di rumahnya padam.

“Jadi ada konslet di instalasinya. Pelanggan sudah dijelaskan bahwa yang bermasalah instalasinya,” jelasnya.

Menurut dia, kondisi tersebut penting untuk diluruskan agar masyarakat memahami batas kewenangan PLN dalam menangani gangguan listrik pelanggan.

Kata Mohammad Sholikhin bahwa tanggung jawab PLN pada instalasi pelanggan memiliki batas tertentu.

Dalam kasus tersebut, gangguan yang ditemukan petugas berada pada instalasi milik pelanggan, bukan pada KWh meter.

Karena itu, perbaikan instalasi yang mengalami konsleting menjadi tanggung jawab pelanggan dengan menggunakan jasa instalatir.

“Cuma mungkin pelanggan berharapnya PLN yang kerjakan sampai menyala,” ujarnya.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPW NasDem Sulbar Kecam Karikatur Majalah Tempo Terkait Surya Paloh

    DPW NasDem Sulbar Kecam Karikatur Majalah Tempo Terkait Surya Paloh

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi menyatakan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026. Fokus kecaman tertuju pada visual karikatur Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang dinilai menyudutkan marwah partai. ​Dalam sampul majalah tersebut, Surya Paloh digambarkan berjalan lesu dengan tajuk bertuliskan “PT NasDem […]

  • Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Tragedi berdarah terjadi di kompleks Pasar Salugatta, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita. Seorang pria bernama Iwan dilaporkan tewas di tempat setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri. ​Kepala Desa Salugatta, Alimuddin, membenarkan adanya insiden maut yang menggemparkan warga pasar […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Periode Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung Selasa (10 Februari 2026). Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong. Dalam rapat tersebut, […]

  • Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari. Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan. ​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta […]

  • Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai. Sebelumnya, sempat viral […]

  • Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kabupaten Majene tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, serta jajaran […]

expand_less