Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari.

Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan.

​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta laporan dari sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi.

​Berdasarkan pantauan digital dari salah satu akun media sosial warga, kobaran api telah membakar area lereng pegunungan selama beberapa jam. Medan yang terjal dan dipenuhi vegetasi kering disinyalir menjadi kendala utama dalam menjangkau titik api.

​Seorang warga yang hendak melakukan perjalanan menuju wilayah Sendana mengungkapkan kekhawatirannya atas peristiwa tersebut.

​”Titik api masih terlihat jelas di beberapa bagian lereng. Kami khawatir api semakin meluas karena lokasinya sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam,” ujarnya.

​Kondisi cuaca yang kering dan material vegetasi yang mudah terbakar dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api. Selain potensi kerusakan lingkungan, kepulan asap dari kebakaran ini juga berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan yang melintasi jalur Pamboang–Sendana serta menurunkan kualitas udara di pemukiman terdekat.

​Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas pemadaman skala besar di lokasi kejadian akibat kendala aksesibilitas.

Pihak berwenang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Pemadam Kebakaran Kabupaten Majene masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait mobilisasi personel dan rencana penanganan.

​Total luas lahan yang terdampak, penyebab pasti kebakaran, serta kerugian yang ditimbulkan hingga kini belum dapat dipastikan karena masih menunggu pendataan dan rilis resmi dari instansi terkait.

​Masyarakat setempat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan baru, serta segera melaporkan perkembangan situasi kepada aparat desa atau petugas penanggulangan bencana terdekat. (**)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

    Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat , Darwis dDamir melakukan kunjungan strategis ke jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulbar. Pertemuan yang berlangsung dialogis ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga harmoni sosial, kualitas dakwah, serta ketahanan masyarakat menghadapi tantangan zaman. Hal ini juga sejalan dengan […]

  • Kejari Mamuju Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Makan-Minum DPRD Rp795 Juta

    Kejari Mamuju Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Makan-Minum DPRD Rp795 Juta

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju resmi menerima pelimpahan dua tersangka beserta barang bukti (Tahap II) terkait kasus dugaan korupsi kegiatan belanja makan, minum rumah jabatan, dan jamuan tamu Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tahun Anggaran 2022, Rabu (29/7/2026). ​Kedua tersangka yang berinisial A.A.H. dan M.S. kini resmi menjalani penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) […]

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

  • Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Seorang pedagang di Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengaku kehilangan sebuah tas berisi uang dan sejumlah barang penting lainnya, Jumat (7/8/2026).  Kabar tersebut diperoleh melalui unggahan di sosial media yang diposting oleh akun Facebook bernama Oyheramadani Make Up,  Jumat (7/8/2026).   Dalam unggahannya, pemilik akun meminta agar pelaku mengembalikan […]

  • Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    • 0Komentar

    MAMUJU, TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan yang tengah terjadi di daerah, khususnya dampak kekeringan ekstrem yang berlangsung dalam dua bulan terakhir. Arsal mengatakan, kondisi kekeringan tidak hanya menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi juga mulai […]

  • Dituding Tahu Bantuan Dana Hibah STT Arastamar Rp 700 Juta, Sekda Mamasa:”Itu Masa Transisi”

    Dituding Tahu Bantuan Dana Hibah STT Arastamar Rp 700 Juta, Sekda Mamasa:”Itu Masa Transisi”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Muh. Syukur akhirnya angkat bicara perihal bantuan dana hibah Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2022. Nama Muh. Syukur terseret lantaran disebut-sebut mengetahui proses penganggaran dan pencairan dana APBD tersebut saat dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan […]

expand_less