Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 210
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Periode Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung Selasa (10 Februari 2026).

Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong.

Dalam rapat tersebut, Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Sulawesi Barat membahas usulan indeks K yang disampaikan oleh perusahaan-perusahaan perkebunan anggota tim. Penetapan harga TBS pekebun mitra ini mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2024 tentang pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun mitra.

Pelaksanaan rapat ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, melalui sektor perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Melalui pembahasan yang komprehensif, rapat juga menyepakati penetapan harga TBS berdasarkan rentang umur tanaman mulai dari 3 tahun hingga 25 tahun. Di umur tanaman 3 tahun harga TBS sebesar Rp.2.407,93, umur tanaman 4 tahun harga TBS sebesar Rp.2.586,98, umur tanaman 5 tahun harga TBS sebesar Rp.2.778,94, umur tanaman 6 tahun harga TBS sebesar 2.874,45, umur tanaman 7 tahun sebesar Rp.2.954,60, umur tanaman 8 tahun harga TBS sebesar Rp.3.022,12, umur tanaman 9 tahun harga TBS sebesar Rp.3.117,79, umur tanaman 10-20 tahun harga TBS sebesar Rp.3.179,72, umur tanaman 21 tahun harga TBS sebesar Rp.3,129,20, umur tanaman 22 tahun harga TBS sebesar Rp.3.060,05, umur tanaman 23 tahun harga TBS sebesar Rp.3.009,31, umur tanaman 24 tahun harga TBS sebesar Rp.2.965,07 dan umur tanaman 25 tahun harga TBS sebesar Rp.2.889,70.

Berdasarkan hasil pembahasan dan perhitungan indeks K, harga tertinggi TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 sebesar Rp 3.179,72 per kilogram. Dengan adanya kesepakatan ini, tidak lagi dilakukan penetapan harga TBS hanya pada rentang umur tanam 10–20 tahun, sehingga sistem penetapan harga menjadi lebih adil dan proporsional sesuai umur tanaman.

Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, menyampaikan bahwa kenaikan harga TBS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani kelapa sawit.

“Bulan ini terdapat sedikit kenaikan harga TBS dibandingkan bulan sebelumnya, mudah-mudahan kenaikan ini dapat memberikan dampak positif bagi petani kelapa sawit di Sulawesi Barat,” ujarnya.

Rapat penetapan harga TBS ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Tenaga Ahli Bidang Ekonomi yang menangani pangan dan pengendalian inflasi, OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM; Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja; Biro Hukum; Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan), perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PT Astra Grup, PT Toscano Indah Pratama, PT Palma Sumber Lestari, PT Trinity Palmas Plantation, dan PT Mitra Andalan Sawit), asosiasi petani kelapa sawit (ASPEKPIR dan APKASINDO), serta Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Barat. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – Sulbarupdate.id – Peristiwa berdarah kembali terjadi di Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.  Korban ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka tebasan di leher. Sementara […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Hadiri Kunjungan Kerja Wamen HAM RI

    Pemkab Mamuju Tengah Hadiri Kunjungan Kerja Wamen HAM RI

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng) menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju Tengah, Lita Febriani, dalam kunjungan kerja Wakil Menteri HAM Republik Indonesia di Ballroom Maleo, Kabupaten Mamuju, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi dan penguatan […]

  • Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa mengalifungsikan dua aset, aset yang dialifungsikan yakni Lapangan Kondosapata dan Pasar Barra- barra. Lapangan Kondosapata dialifungsikan menjadi tempat jualan Usaha Mikro Menengah( UMKM), sejumlah lapak berjejer di pinggir Lapangan Kondosapata. Lapak yang berdiri itu tiap malam ramai di kunjungi pengunjung. Sedangkan Pasar Barra-barra yang berada di Desa Bombong […]

  • Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Mamasa Temui Menkop RI Bahas UMKM dan Gerai Kopdes

    Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Mamasa Temui Menkop RI Bahas UMKM dan Gerai Kopdes

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus berupaya mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Terbaru, Bupati Mamasa Welem Sambolangi didampingi Wakil Bupati menemui Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, di Jakarta untuk membahas agenda strategis pengembangan UMKM dan Koperasi Desa (Kopdes). ​Dalam pertemuan tersebut, Bupati Welem menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung […]

  • Gubernur Sultra ASR Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo soal Penertiban Kabel dan Spanduk

    Gubernur Sultra ASR Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo soal Penertiban Kabel dan Spanduk

    • 0Komentar

    BOGOR, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, merespons cepat arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penertiban kabel utilitas serta spanduk dan baliho yang semrawut di sejumlah daerah. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026). […]

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

expand_less