Diduga Bermasalah, Mahasiswa Minta Polda Sulbar Usut Proyek Jalan Uhailanu–Ralleanak Rp6,3 Miliar
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 31 Jul 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPM) Mamasa menggelar aksi unjuk rasa di Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar).
Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan Jalan Poros Uhailanu–Ralleanak di Kabupaten Mamasa.
Proyek infrastruktur bernilai kontrak Rp6,3 miliar dari anggaran tahun 2023 tersebut dinilai dikerjakan tidak sesuai standar teknis.
Pekerjaan konstruksi yang buruk dikhawatirkan merugikan keuangan negara sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Koordinator Lapangan Aksi, Mondi, menegaskan bahwa dana miliaran rupiah tersebut merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pengerjaan yang berkualitas dan aman.
Menurutnya, jika ditemukan bukti penyimpangan fisik maupun administrasi, pihak penyedia jasa hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus diproses secara hukum tanpa tebang pilih.
Melalui aksi ini, GPM Mamasa mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulbar untuk segera melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan.
Dugaan pelanggaran pada pengerjaan jalan ini dinilai berpotensi melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Undang-Undang Jasa Konstruksi yang mengatur standar mutu pengerjaan fisik.
Meski belum berhasil beraudiensi langsung dengan pejabat Ditreskrimsus Polda Sulbar saat aksi berlangsung, massa mengancam akan kembali menggelar aksi susulan secara bergelombang hingga penanganan kasus tersebut mendapat kejelasan hukum.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
