Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 631
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan.

Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV.

​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata (TNGD) tersebut dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat lokal, meski didukung anggaran yang fantastis.

​Salah satu aktivis lingkungan, Tambrin, menyoroti realisasi anggaran yang dianggap jauh dari asas kemanfaatan. Menurutnya, pihak BBKSDA Sulsel diduga lebih banyak menghabiskan dana untuk agenda-agenda formalitas.

​”Kami mendesak audit menyeluruh terhadap BBKSDA Sulsel. Kami duga anggaran ratusan miliar itu hanya berpusat pada kegiatan seremonial seperti pertemuan, workshop, dan studi banding. Ini tidak sinkron dengan besarnya dana yang dikelola,” ujar Tambrin kepada media, Senin (9/2).

​Ia menambahkan, alih-alih menyejahterakan, kehadiran program ini justru dinilai merugikan masyarakat Mamasa.

“Kami menduga mereka hanya memanfaatkan lahan masyarakat untuk meraup keuntungan, lalu meninggalkan jejak praktik korupsi,” tegasnya.

​Sebagai informasi, Forest Programme IV merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Pemerintah Jerman melalui pendanaan Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW).

​Tak hanya mendesak pemeriksaan hukum, aktivis juga meminta Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) untuk melakukan evaluasi total secara internal.

​”Kami meminta Ditjen KSDAE segera mencopot dan mengevaluasi Kepala BBKSDA Sulsel beserta jajarannya. Harus ada keputusan tegas jika ditemukan indikasi penyimpangan,” tambah Tambrin.

​Dalam waktu dekat, para aktivis berencana melaporkan temuan ini secara resmi ke pihak berwajib dan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Sulbar untuk memastikan proses audit anggaran Forest Programme IV di Mamasa segera berjalan.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Kronologi dan Penyebab Kantor Desa Tabolang Mamuju Tengah Terbakar

    Begini Kronologi dan Penyebab Kantor Desa Tabolang Mamuju Tengah Terbakar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Supbarupdate.id – Penyebab hingga Kantor Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, ludes dilalap api, akhirnya terungkap. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Sulbarupdate.id di lokasi kejadian, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 WITA dan diduga dipicu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang berasal dari dalam ruangan Kepala Desa. Dugaan tersebut […]

  • Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    • 0Komentar

    Opini – Sulbarupdate.id – Penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai Provinsi Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran di Regional Sulawesi memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Ada yang menyambut positif, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut karena masih banyak warga Sulbar yang memilih merantau […]

  • 226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Sebanyak 226 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, resmi memulai tahapan bimbingan manasik haji terintegrasi tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini dibuka di Aula Kantor Bupati Mateng, Kecamatan Tobadak, Sabtu (7/2/2026). ​Acara tersebut dibuka langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mahyudin, wakili Pemerintah Kabupaten. Turut hadir […]

  • Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.  Di bawah komando Gubernur Suhardi Duka, Sulbar dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) […]

  • Sambut Tahun Baru 2026 dengan Cara Tak Biasa

    Sambut Tahun Baru 2026 dengan Cara Tak Biasa

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Beragam cara warga di Indonesia sambut pergantian tahun baru Masehi. Hari ini, Rabu, 31 Desember, penghujung tahun 2025. Berbilang jam lagi pergantian tahun terjadi. Dan inilah cara Percasi Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Kumpul bareng keluarga atau komunitas sehari atau detik-detik pergantian tahun, itu hal lumrah terjadi. Untuk memeriahi pergantian tahun dengan […]

  • Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa memberikan penghormatan khusus kepada seluruh insan pers dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) yang jatuh pada Minggu, 3 Mei 2026. Momentum ini ditegaskan sebagai pengingat pentingnya peran jurnalisme independen dalam menjaga ekosistem demokrasi di daerah. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa […]

expand_less