Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Warga di sekitar aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar) dibuat resah oleh perubahan warna air sungai yang menghitam sejak Sabtu (8/8/2026) sore.

Penyebab perubahan warna air belum diketahui secara pasti. Kondisi itu menjadi perhatian masyarakat di sekitar aliran sungai.

Apalagi fenomena tersebut terjadi saat musim kemarau. Di mana kebutuhan warga terhadap sumber air semakin penting.

Fungsionaris Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Cabang Mateng Masbur, menduga perubahan warna air tersebut berkaitan dengan limbah dari aktivitas perusahaan pabrik kelapa sawit yang berada di sekitar wilayah aliran sungai.

“Saya menduga ini akibat limbah pabrik sawit yang mengalir langsung ke Sungai Budong-Budong,” kata Masbur saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Menurut Masbur, dugaan tersebut perlu segera ditelusuri oleh instansi berwenang untuk memastikan sumber dan penyebab perubahan warna air sungai.

Ia juga mempertanyakan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah Mamuju Tengah.

Menurut Masbur, aktivitas industri semestinya tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

“Perusahaan ini tidak layak berada di Mamuju Tengah jika hanya datang merusak dan mengambil keuntungan dari daerah,” tegasnya.

Masbur juga mendesak pemerintah daerah, DPRD, dan instansi yang membidangi lingkungan hidup agar turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Sungai Budong-Budong.

“Saya mengharapkan pihak terkait, baik legislatif maupun instansi lingkungan hidup, lebih tegas dalam mengawasi aktivitas perusahaan,” ujarnya.

Ia meminta pemeriksaan dilakukan secara terbuka, termasuk mengambil sampel air apabila diperlukan, sehingga penyebab perubahan warna air dapat diketahui berdasarkan hasil uji dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dugaan keterkaitan dengan limbah perusahaan kelapa sawit juga masih memerlukan pembuktian dari instansi teknis melalui pemeriksaan di lapangan dan pengujian kualitas air.

Hingga berita ini dirilis Tim Sulbarupdate.id, masih melakukan upaya konfirmasi kepada pemerintah daerah Mateng, serta pihak perusahaan terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai kondisi tersebut. (*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mamullu

    Bupati Mamasa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mamullu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau langsung lokasi kebakaran di Kampung Paken, Dusun Mamullu, Desa Mamullu, Kecamatan Pana’, Sabtu (10/1/2026) kemarin. Selain memberikan dukungan moril, Bupati juga menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban keluarga terdampak. Kebakaran hebat tersebut menimpa kediaman Maro, warga setempat. Kobaran api dilaporkan menghanguskan bangunan beserta isinya, termasuk simpanan uang […]

  • Robinio Vaz, Berlian Baru Sepakbola Prancis yang Sedang Bersinar di Roma

    Robinio Vaz, Berlian Baru Sepakbola Prancis yang Sedang Bersinar di Roma

    • 0Komentar

    FRANCIS, SULBARUPDATE.ID – Di tengah derasnya arus talenta muda sepakbola Eropa, satu nama mulai mencuri perhatian publik sepakbola Prancis hingga Italia: Robinio Vaz. Penyerang muda kelahiran Mantes-la-Jolie itu kini disebut-sebut sebagai salah satu calon bintang besar generasi baru sepakbola Prancis, berkat kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, serta insting gol yang terus berkembang di usia yang masih […]

  • Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, Sulbarupdate.id — Gelanggang persaudaraan jurnalis se-Asia Tenggara resmi dibuka melalui perhelatan General Assembly (GA) Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) yang berlangsung di Kuala Lumpur, 27–30 April 2026. Forum tertinggi organisasi kewartawanan regional ini menjadi panggung krusial bagi suksesi kepemimpinan sekaligus konsolidasi strategis dalam menjawab tantangan jurnalisme di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Pertemuan […]

  • Momentum Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tegaskan Disiplin ASN Harga Mati

    Momentum Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tegaskan Disiplin ASN Harga Mati

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, secara tegas menancapkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi fundamental yang tak terpisahkan dari upaya penguatan kinerja birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Penegasan ini disampaikan dalam momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipimpinnya, Rabu, 17 Desember 2025. Wagub Salim S. Mengga menjadikan […]

  • Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

    Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Polemik yang melanda Puskesmas (PKM) Sendana I, Kabupaten Majene, terus menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya disorot terkait pelayanan kesehatan, keterlambatan pembayaran hak tenaga kesehatan, hingga dugaan persoalan pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi, kini muncul kabar baru yang menambah kekhawatiran masyarakat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Sendana I, Erwin, diduga akan memutus kontrak dua […]

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

expand_less