Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda
- account_circle Juita
- calendar_month Sel, 9 Jun 2026
- visibility 312
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan tindak pidana pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Sebuah rumah milik warga di Dusun Tabojo, Desa Salutambung, menjadi sasaran pencurian saat ditinggal penghuninya selama beberapa hari.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Peristiwa itu diketahui pada Senin (8/6/2026) ketika pemilik rumah, Kurdin (52), bersama istrinya, Hasnah, kembali ke kediaman mereka setelah menghadiri acara keluarga di Dusun Kolehalang, Desa Panggalo.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Malunda Polres Majene bergerak cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan terkait dugaan pencurian tersebut.
Kapolsek Malunda IPTU Antonius B menjelaskan bahwa rumah korban dalam keadaan kosong sejak Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Selama tiga hari rumah tersebut tidak dihuni karena korban dan keluarganya menghadiri kegiatan keluarga di lokasi lain.
“Setelah kembali ke rumah pada Senin siang, istri korban yang pertama kali masuk ke dalam kamar menemukan jendela kamar dalam keadaan terbuka. Padahal sebelum ditinggalkan, jendela tersebut dipastikan dalam kondisi tertutup dan terkunci,” jelas IPTU Antonius B.
Hasnah kemudian memberitahukan kondisi itu kepada suaminya. Keduanya lantas memeriksa seluruh bagian rumah untuk memastikan apakah ada barang yang hilang.
Saat pengecekan dilakukan, korban mendapati rak penyimpanan rokok yang biasa digunakan untuk menyimpan stok dagangan dalam keadaan terbuka.
Setelah dihitung, sejumlah rokok dari berbagai merek yang selama ini dijual korban diketahui telah hilang.
Tidak hanya itu, beberapa botol oli motor yang tersimpan di dalam rumah juga dilaporkan raib.
Korban yang berprofesi sebagai pemilik bengkel mengaku terkejut melihat kondisi rumahnya yang telah diacak-acak oleh pelaku.
Dugaan sementara, pelaku mengincar barang-barang yang mudah dijual kembali dan memiliki nilai ekonomi.
Pemeriksaan lebih lanjut di sekitar rumah mengungkap adanya penutup jendela kamar yang terbuat dari papan kayu ditemukan tergeletak di bagian belakang rumah.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa pelaku masuk melalui jendela kamar yang berada di sisi belakang bangunan.
Petugas kepolisian yang melakukan olah TKP tidak menemukan adanya bekas kerusakan maupun cungkilan pada gembok pintu depan rumah.
Selain itu, dinding rumah yang terbuat dari papan kayu juga tidak menunjukkan tanda-tanda perusakan.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan bekas congkelan pada pintu maupun kerusakan pada bagian rumah lainnya. Dugaan sementara, pelaku masuk melalui jendela belakang dan memanfaatkan situasi rumah yang kosong selama beberapa hari,” ujar Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi saat pemilik rumah sedang berada di luar daerah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, serta memastikan sistem pengamanan rumah dalam kondisi baik.
Saat ini, Polsek Malunda masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Sejumlah keterangan saksi telah dikumpulkan dan petugas juga tengah mendalami berbagai petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait dugaan pencurian tersebut dapat segera melaporkannya kepada aparat setempat guna membantu proses pengungkapan kasus.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung dan polisi terus berupaya mengidentifikasi pelaku serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban yang hilang.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
