Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
  • visibility 229
  • comment 0 komentar

MAMASA,Sulbarupdate.id -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa mengkritik keras kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait praktik pergeseran anggaran dan rasionalisasi belanja pada APBD Tahun Anggaran (TA) 2026.

Langkah eksekutif tersebut dinilai telah melampaui batas kewenangan administratif dan mengaburkan fungsi politik anggaran legislatif.

​Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyatakan bahwa kebijakan pergeseran anggaran yang dilakukan Pemda saat ini bukan lagi sekadar langkah administrasi biasa, melainkan sudah menyentuh perubahan substansi postur APBD Pokok yang telah disepakati bersama.

​”Ini berbahaya dan menimbulkan prasangka variatif yang membentuk opini beragam,” ungkap Arwin saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (14/7/2026).

​DPRD Mamasa mencermati bahwa Pemda telah melakukan Perubahan Penjabaran APBD atau pergeseran tahap pertama yang mengubah komposisi belanja APBD Pokok TA 2026. Saat ini, Pemda bahkan berencana melakukan rasionalisasi dan pergeseran anggaran dalam skala yang lebih luas.

​Menurut Arwin, mekanisme pergeseran anggaran seharusnya hanya digunakan secara terbatas untuk keadaan mendesak, bukan dijadikan jalur pintas untuk mengubah arah kebijakan daerah tanpa melalui mekanisme Perubahan APBD (APBD-P) yang sah.

​Arwin mengingatkan bahwa berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 12 Tahun 2019, dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, pergeseran anggaran tidak boleh dilakukan secara bebas hingga menghilangkan asas checks and balances.

​”Kami pada prinsipnya tidak anti terhadap efisiensi dan rasionalisasi anggaran, terlebih dalam kondisi fiskal tertentu. Namun, efisiensi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengubah postur APBD secara luas tanpa pembahasan bersama, apalagi jika berdampak pada berkurangnya program strategis dan pelayanan publik,” tegasnya.

​Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kabupaten Mamasa menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah kelembagaan secara formal.

​”Kami tidak ingin mekanisme pergeseran anggaran berubah menjadi ruang abu-abu kebijakan dan minim keterbukaan,” tutur Arwin.

​Untuk mendalami seluruh proses pergeseran anggaran yang dilakukan Pemda, DPRD Mamasa membuka peluang untuk menempuh jalur konstitusional yang lebih tegas.

Pihaknya mengaku akan melakukan pembentukan Panitia khusus (Pansus) DPRD dan penggunaan hak angket DPRD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

​Pendalaman ini bertujuan untuk menguji dasar hukum, proses pengambilan keputusan, serta manajemen risiko fiskal yang diambil oleh pemerintah daerah.

​Sebagai langkah awal, DPRD Mamasa menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dimintai keterangan secara transparan.

​”Senin, kami akan panggil kembali TAPD untuk memberi penjelasan teknis dan mendalam, sebagai instrumen pematangan pandangan dan sikap DPRD ke tahap selanjutnya,” jelas Arwin.

​Ia menambahkan bahwa langkah tegas DPRD ini bukan bentuk resistensi atau upaya menjatuhkan eksekutif, melainkan bagian dari tanggung jawab pengawasan demi memastikan visi-misi daerah berjalan tepat sasaran di tengah tantangan fiskal yang ada.(*) 

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Jajaran pengurus IPMAPUS Sulbar menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak longsor di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, kepada pemerintah desa setempat sebelum selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Dalam keterangannya, Akbar menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh […]

  • El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    • 0Komentar

    Jeddah, Sulbarupdate.id- Oleh: Al-Haqq (Ar-Rahman) El Clásico (Fc Barcelona vs Real Madrid Fc) selalu dijual sebagai rivalitas olahraga terbesar di dunia, tetapi narasi itu terlalu sempit dan menyesatkan. Pertandingan antara FC Barcelona dan Real Madrid sejatinya adalah pertarungan politik yang diwariskan sejarah, konflik identitas yang dibungkus dalam 90 menit sepak bola. Di lapangan mungkin hanya […]

  • Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Niat tulus para siswa di pelosok Kabupaten Mamasa untuk mengenyam bangku pendidikan harus berbenturan dengan realita pahit. SDN 007 Botteng yang terletak di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, kini menjadi sorotan setelah dilaporkan meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi. Hal ini terjadi pada Kamis 12 February 2026. ​Kondisi […]

  • SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah tegas dengan menutup operasional dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tabolang. Keputusan ini diambil menyusul viralnya temuan abon berulat pada menu makanan yang disajikan kepada siswa beberapa waktu lalu. ​Ketua Satgas MBG Mamuju Tengah, Litha Febrianti, mengatakan bahwa saat […]

  • Kabut Asap Melanda Mamasa, Aktivis Soroti Tanggung Jawab Pemerintah dan Masyarakat

    Kabut Asap Melanda Mamasa, Aktivis Soroti Tanggung Jawab Pemerintah dan Masyarakat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabut asap yang melanda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi perhatian serius menyusul tingginya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah daerah didorong memperkuat langkah pencegahan, penanganan kebakaran, serta perlindungan kesehatan masyarakat. Aktivis Mamasa, Taufik Rama Wijaya, menilai persoalan kabut asap tidak seharusnya hanya dipandang sebagai dampak musim kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut juga […]

  • KSP Turun Cek RS PHTC Tobadak, Progres Pembangunan Capai 30,89 Persen

    KSP Turun Cek RS PHTC Tobadak, Progres Pembangunan Capai 30,89 Persen

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Arsal Aras, bersama Tim Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Steven Pratama dan perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Hasria, tinjau langsung pembangunan proyek Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kamis 10/9/2026 malam. Peninjauan  dilakukan guna memastikan program strategis nasional itu […]

expand_less