Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 358
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, didampingi sejumlah anggota Pansus yakni Orsan Soleman Bongga, Reski Masran, dan Yehisker.

Suasana Kunjungan Kerja, Tim Pansus DPRD Mamasa ke Bapenda Kota Makasaar, Selasa (12/5/2026). dok. Sulbarupdate.id.

Arwin Rahman, mengatakan bahwa pemilihan Kota Makassar sebagai tujuan konsultasi didasari oleh prestasi daerah tersebut dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tahu bersama bahwa wajah Bapenda di Indonesia Timur yang paling top itu adalah Kota Makassar. Tidak tanggung-tanggung, realisasi PAD-nya mampu menembus angka di atas Rp2 triliun,” ujar Arwin.

Ia menjelaskan bahwa materi konsultasi mencakup aspek universal manajemen organisasi, mulai dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga tata kelola internal organisasi Bapenda itu sendiri.

Poin krusial yang menjadi bahasan utama adalah mengenai efektivitas pelaksanaan Perda di lapangan.

Arwin tak menampik bahwa kendala utama di Kabupaten Mamasa selama ini bukan pada ketersediaan aturan payung hukum, melainkan pada aspek teknis eksekusi pelaksanaan lapangannya.

“Sejatinya Perda kita sudah mendekati paripurna. Namun, konteks pelaksanaannya secara teknis sering tidak berjalan,” sebut Arwin.

Ia katakan, di Mamasa aturan turunan dalam bentuk pelaksanaan, pengendalian, monitoring, evaluasi, serta penegakan hukumnya masih sangat lemah, sehingga Perda kurang ter-follow up di lapangan.

Menurut Arwin, perbandingan fisik dokumen Perda menunjukkan kompleksitas yang jauh berbeda. Perda Pajak dan Retribusi Mamasa saat ini hanya terdiri dari 40 halaman, sementara milik Kota Makassar mencapai lebih dari 200 halaman.

“Perda itu kan payung hukum dan aturannya. Yang terpenting adalah apa isi payung itu, untuk siapa, dan ke mana muaranya,” ujar Arwin.

Kata dia, Makassar, aturannya sangat kompleks dan mendetail melalui Peraturan Wali Kota (Perwali), Surat Edaran, hingga instruksi teknis lainnya sebagai penguatan pelaksanaan Perda.

Politisi Nasdem ini juga menekankan pentingnya mengubah paradigma berpikir dalam menyusun regulasi. Ia menegaskan bahwa Mamasa tidak boleh berlindung di balik alasan perbedaan kondisi geografis atau kemajuan daerah dibandingkan Makassar.

“Kita tidak boleh terkunci pada paradigma sempit bahwa karena di Mamasa belum ada suatu potensi pajak, maka belum bisa dimuat dalam Perda. Justru yang harus dilakukan adalah muat dulu dalam Perda, lalu kita ciptakan apa yang belum ada itu, sebab dunia ini bercerita masa depan, bukan lari mundur” tegas Arwin.

Ia berharap revisi Perda ini nantinya mampu menjamin keamanan dan kenyamanan bagi wajib pajak serta wajib retribusi, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap norma hukum daerah.

“Inti dari Perda adalah pelaksanaannya. Bagaimana kita menyiapkan payung hukum untuk hal-hal yang bersifat akan hadir di masa depan Mamasa melalui pelaksanaan teknis yang kuat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mehalaan, Desa Mehalaan Barat Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Penyaluran menyasar anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala SPPG Mamasa Mehalaan,Muh. Ridwan, […]

  • Siswi SDN 001 Messawa Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Saat Ikut Pramuka

    Siswi SDN 001 Messawa Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Saat Ikut Pramuka

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kabar duka menyelimuti kegiatan Pramuka di Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Seorang siswi SDN 001 Messawa, Arsyifa Swaqia (10), meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Messawa, Jumat (14/8/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, peristiwa tersebut terjadi saat Arsyifa bersama salah seorang temannya hendak mandi di sungai. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban […]

  • BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

    BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju memastikan langkah penanganan permanen untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir di Sungai Mandar, Polewali Mandar, telah masuk dalam meja usulan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Meski dokumen perencanaan telah rampung, pelaksanaan fisik di lapangan kini bergantung pada prioritas anggaran nasional. Mamuju, Arnold M. Ratu, mengungkapkan bahwa […]

  • SPPG Tandukkalua Ballabatu Salurkan MBG kepada 2.430 Penerima Manfaat

    SPPG Tandukkalua Ballabatu Salurkan MBG kepada 2.430 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tandukkalua Ballabatu menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.430 penerima manfaat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Mamasa tersebut dimulai pukul 08.00 WITA, dengan sasaran peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok balita, ibu […]

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

  • Dampak Kemarau Panjang, 39 Desa di Mamuju Tengah Krisis Air Bersih

    Dampak Kemarau Panjang, 39 Desa di Mamuju Tengah Krisis Air Bersih

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kemarau panjang mengakibatkan puluhan desa di Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat, terdampak krisis air bersih. Selain itu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga dilaporkan makin meluas. Menurut Wakil Bupati Mateng, H. Askary Anwar, pada pekan lalu jumlah desa yang terdampak krisis air bersih masih berjumlah 25 desa se-Kabupaten Mateng. Namun perhari […]

expand_less