Askary Tinjau RSUD Satelit Tobadak, Minta Ruang Kosong Difungsikan untuk Pasien
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Askary Anwar, kunjungan ke RSUD Satelit Tobadak di Jalan Aras Tammauni Pue Ballung, kawasan KTM Tobadak, Senin (24/8/2026).
Askary tidak didampingi rombongan pejabat, melainkan hanya terlihat bersama seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
Askary memantau kondisi pelayanan secara dekat. Ia menyusuri sejumlah ruangan, memeriksa fasilitas yang tersedia serta memperhatikan aktivitas pelayanan kepada pasien.
Saat tiba di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Askary tampak terkejut melihat banyaknya pasien yang tengah mendapatkan perawatan.
Kondisi ruangan yang dipenuhi pasien tersebut juga diperparah dengan suhu ruangan yang terasa panas.
Ruangan IGD yang seharusnya memberikan kenyamanan bagi pasien justru terasa sesak, terlebih bagi mereka yang sedang menjalani perawatan. Kondisi itu turut menjadi perhatian Askary.
Di hadapan petugas, ia langsung meminta agar kondisi pendingin ruangan diperiksa untuk memastikan penyebab suhu ruangan yang terasa panas.
Kepada wartawan, Askary mengatakan kunjungannya dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi fasilitas dan pelayanan rumah sakit, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang saat ini terjadi di wilayah Mamuju Tengah.
“Kita ingin memastikan layanan RSUD berfungsi dengan baik karena saat ini kita berada di situasi kondisi cuaca ekstrem, banyak penyakit bermunculan,” ujar Askary, Senin 24 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil pantauannya, ruang perawatan di RSUD Satelit Tobadak saat ini telah terisi penuh. Tidak hanya ruang perawatan, kapasitas IGD juga terlihat dipenuhi pasien.
Askary menyebut kondisi cuaca ekstrem yang dipicu fenomena El Nino turut berdampak terhadap meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini mengalami peningkatan sekitar 30 persen.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Askary meminta pihak manajemen rumah sakit segera mengaktifkan sejumlah ruangan yang belum digunakan agar dapat difungsikan sementara sebagai ruang perawatan darurat.
Selain kapasitas ruangan, Askary juga meminta manajemen rumah sakit memperhatikan fasilitas penunjang kenyamanan pasien, termasuk memastikan pendingin ruangan atau AC berfungsi dengan baik.
“Banyak pasien menderita infeksi saluran pernapasan, Banyak anak-anak kita yang demam. Kami minta pihak manajemen memberi fasilitas kenyamanan bagi pasien,” imbuhnya.
Di akhir kunjungannya, Askary mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan stamina di tengah cuaca panas ekstrem.
Lebih jauh Askary meminta warga memperhatikan pola makan, mencukupi waktu istirahat, serta memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kondisi tubuh.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
