Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

  • account_circle Ancha
  • calendar_month 47 menit yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat menemui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas persoalan kawasan hutan lindung yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Mamasa.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DLHK Sulbar itu dihadiri perwakilan Pemkab Mamasa, Wakil Bupati Mamasa Sudirman, serta anggota Komisi III DPRD Sulbar Harun.

Wakil Bupati Mamasa Sudirman mengatakan, kedatangan mereka untuk berkoordinasi sekaligus meminta pemerintah provinsi memfasilitasi pembebasan atau penataan status sejumlah kawasan hutan yang selama ini masuk dalam kawasan hutan lindung.

Menurutnya, kawasan yang menjadi perhatian antara lain berada di Kecamatan Mamasa, Rantebulahan, Ulu Mambi, serta sejumlah wilayah lainnya.

“Kami meminta agar sejumlah kawasan itu dapat dibebaskan atau ditata statusnya untuk kepentingan fasilitas umum maupun dapat dikelola masyarakat,” ujar Sudirman kepada Sulbarupdate.id melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar merespons positif usulan tersebut. Namun, proses selanjutnya masih menunggu mekanisme dan tahapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, kedatangan kami direspons baik oleh pemerintah provinsi. Tinggal mekanismenya ini,” katanya.

Sudirman mengungkapkan, Pemkab Mamasa sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) terkait persoalan kawasan hutan tersebut.

“Kami juga sudah ketemu Pak SDK dan tinggal teknisnya ini yang akan kami lakukan sebagai Pemda Mamasa,” ujarnya.

Menurut Sudirman, persoalan kawasan hutan menjadi penting bagi Mamasa karena masih terdapat keterbatasan lahan untuk pengembangan fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat.

Bahkan, kata dia, terdapat rumah warga yang telah lama berdiri di dalam kawasan yang berstatus hutan lindung.

“Itulah makanya kami berkolaborasi dengan DPRD Provinsi untuk memikirkan hal ini. Pak Harun juga sudah mengoordinasikan sampai ke tingkat kementerian,” katanya.

Sudirman menambahkan, Pemkab Mamasa diarahkan untuk menyampaikan permohonan secara resmi kepada Pemprov Sulbar melalui DLHK Sulbar sebagai bagian dari proses pengusulan dan penataan kawasan.

“Kami diarahkan untuk menyurat secara resmi kepada Pemprov, dalam hal ini DLHK Sulbar. Setelah itu, mekanisme teknisnya akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Harkitnas ke-118, SMSI Mateng:Pers Harus Jaga Kedaulatan Informasi di Era Digital

    Momen Harkitnas ke-118, SMSI Mateng:Pers Harus Jaga Kedaulatan Informasi di Era Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimaknai oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sebagai ajakan bagi insan pers untuk memperkuat peran dalam menjaga kedaulatan informasi di tengah derasnya arus digitalisasi. ​Plt Ketua SMSI Mamuju Tengah, Sandi Anugrah, menyatakan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya […]

  • Kecelakaan Maut di Poros Majene–Mamuju, Dua Orang Meninggal Dunia

    Kecelakaan Maut di Poros Majene–Mamuju, Dua Orang Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan dan kerumunan warga di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Dusun Lembang, Desa Limbua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat, 19 Desember 2025 sekitar pukul 06.55 WITA pagi tadi. Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sebuah mobil truk box Quester nomor Polisi DD 8184 UD, mobil Daihatsu Pick Up Grand […]

  • Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan obat terlarang jenis narkotika di kalangan personel Polri, Unit Propam Polres Majene menggelar tes urin secara mendadak kepada personel Polres Majene. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesaat setelah apel pagi dan berlangsung di halaman Satuan Reserse Narkoba Polres Majene, Rabu (17/12/25). Tes urin ini dipimpin langsung […]

  • SDK Launching Pelayanan Rujukan Stunting Terpadu di RSUD Mamuju

    SDK Launching Pelayanan Rujukan Stunting Terpadu di RSUD Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID– Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi melaunching operasional pelayanan rujukan stunting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Senin (22/12/2025). Launching Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan penanganan stunting secara terpadu, komprehensif, dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar […]

  • Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id |Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) kepada perangkat desa se-Kabupaten Mamuju Tengah di Aula Kantor Bupati, Selasa 28 Juli 2026. Penyerahan SK tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam memperkuat tertib administrasi pemerintahan desa sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap status perangkat […]

  • Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

    Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id — Akses pembiayaan yang tepat terbukti mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang.  Hal ini dibuktikan oleh Fennawaty Tanuwijaya, seorang pelaku usaha mikro asal Pa’lambasan, Makassar, Sulawesi Selatan.  Berawal dari keterbatasan modal, kini ia sukses mengembangkan usaha kantinnya sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar setelah bergabung dengan PNM Mekaar. Sebelum mengenal PNM Mekaar, Fennawaty […]

expand_less