Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Pelayanan Publik Berbasis HAM Digaungkan di Majene, Warga Rentan Jadi Prioritas

Pelayanan Publik Berbasis HAM Digaungkan di Majene, Warga Rentan Jadi Prioritas

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berperspektif hak asasi manusia (HAM) terus didorong hingga ke tingkat akar rumput.

Melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, kesadaran akan pentingnya pelayanan publik yang inklusif mulai disemai kuat di Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene Sulawesi, Barat.

Langkah ini diwujudkan melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skim Pengabdian Kemitraan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Tahun 2026. 

Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Kelurahan Berbasis Hak Asasi Manusia dalam Mewujudkan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel”, kegiatan ini digelar di Kantor Kelurahan Banggae, Senin 10 Agustus 2026.

Acara tersebut mempertemukan berbagai elemen penting di tingkat desa. Selain dihadiri langsung oleh Lurah Banggae S. Ahmad Sauqi, forum ini juga melibatkan para ketua Rukun Warga (RW) serta masyarakat setempat. Termasuk Dosen Program Studi Hukum Unsulbar, Akhdiari Harpa Dj. 

Kehadiran kolaboratif ini menegaskan pentingnya sinergi dalam mengawal kualitas pelayanan dasar bagi warga.

Dosen Ilmu Hukum Unsulbar, S. Muchtadin Al Attas, menuturkan bahwa landasan utama dari inisiatif ini adalah memastikan setiap instrumen negara di tingkat kelurahan memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan saat melayani warganya.

“Poin intinya adalah kita mau supaya setiap pelayanan publik itu punya perspektif hak asasi manusia. Jadi, semua hal yang dilakukan, baik itu pelayanan dasar maupun pelayanan tingkat lanjut, semuanya berdasar pada HAM,” papar Muchtadin.

Ia menambahkan, pelayanan yang baik harus mampu mengangkat harkat dan martabat warga. “Bagaimana kita menumbuhkan kecintaan terhadap martabat kemanusiaan, memperlakukan kaum rentan dengan baik, berbasis jender, dan seterusnya. Itu yang ingin kita capai,” tegasnya.

Pemenuhan standar HAM dalam pelayanan publik sesungguhnya bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan sebuah kewajiban etis aparatur negara. Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Barat, Saibuddin.

Menurut Saibuddin, negara hadir tidak sekadar untuk memberikan pelayanan standar, tetapi harus dipastikan bahwa pelayanan tersebut tidak diskriminatif dan mudah diakses oleh semua golongan.

“Kami dari Kantor Wilayah mempunyai tugas pokok, salah satunya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan aparatur negara tentang pemberian pelayanan berbasis HAM. Jadi, tidak hanya sekadar memberikan pelayanan, tapi pelayanannya harus berbasis HAM,” ujar Saibuddin.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya skala prioritas bagi mereka yang memiliki keterbatasan ruang gerak dan aksesibilitas di tengah masyarakat.

“Pelayanan utama berbasis HAM itu harus memperhitungkan masalah hak-hak kelompok rentan. Penyandang disabilitas, perempuan, anak, hingga masyarakat adat, itu harus mendapatkan prioritas pelayanan. Itu adalah bagian dari pelayanan berbasis HAM,” tambahnya.

Inisiatif dari sivitas akademika Unsulbar dan Kanwil Kemenkumham Sulbar ini menuai apresiasi tinggi dari warga Kelurahan Banggae. Warga dan para ketua RW yang hadir menaruh harapan besar agar gagasan ini segera mewujud dalam praktik sehari-hari. 

Mereka mendambakan sistem tata kelola kelurahan yang tidak hanya bersih, akuntabel, dan transparan secara birokrasi, tetapi juga ramah dan memanusiakan setiap warga yang datang di loket-loket pelayanan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah Sabir

Rekomendasi Untuk Anda

  • Murdanil Sebut Siaran Live Seleksi JPT Sulbar, Tegaskan Komitmen Meritokrasi

    Murdanil Sebut Siaran Live Seleksi JPT Sulbar, Tegaskan Komitmen Meritokrasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id —Gelaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2025 memasuki babak krusial. Tahapan Paparan dan Wawancara, sebuah forum vital penentu arah birokrasi, terekam dan disiarkan secara langsung melalui kanal resmi YouTube Pemprov Sulbar, sebuah langkah yang disorot sebagai inovasi transparansi terdepan. Pelaksa tugas (Plt) Kepala […]

  • Kembali Beroperasi, Warga Soroti Aktivitas Galian C di Kambunong Mamuju Tengah 

    Kembali Beroperasi, Warga Soroti Aktivitas Galian C di Kambunong Mamuju Tengah 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Aktivitas pertambangan galian C di Dusun Tobinta, Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat berhenti. Kembali beroperasinya kegiatan pengambilan material tersebut kini menjadi perhatian sejumlah warga. Mereka mempertanyakan keterbukaan terkait legalitas usaha, perizinan pertambangan, dokumen lingkungan, hingga sejauh mana masyarakat sekitar telah dilibatkan dalam […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Pemkab Mateng Salurkan 81,7 Ton Beras untuk 2.726 Warga Topoyo

    Pemkab Mateng Salurkan 81,7 Ton Beras untuk 2.726 Warga Topoyo

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang masuk dalam kategori penerima manfaat. Untuk tahap awal, bantuan tersebut disalurkan kepada 2.726 warga yang tersebar di 15 desa se-Kecamatan Topoyo, dengan total beras mencapai 81 ton 789 kilogram. Pelepasan penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil […]

  • Aksi Heroik Personil Basarnas Mamuju Selamatkan Lansia dari Kepungan Asap Api di Mamasa

    Aksi Heroik Personil Basarnas Mamuju Selamatkan Lansia dari Kepungan Asap Api di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kepulan asap tebal dan kobaran api melanda kawasan hutan di Dusun Pamumbun, Desa Bubunbatu, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, nyaris membuat seorang perempuan lanjut usia (Lansia) terperangkap di rumahnya. Perempuan bernama Martha, 80 tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah rumahnya berada sangat dekat dengan titik kebakaran. Momen evakuasi tersebut berlangsung dramatis. Di […]

  • Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD […]

expand_less