Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 631
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Pengadaan buku Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah sekolah di Kabupaten Majene menuai sorotan. Pasalnya, hingga kini buku yang diperuntukkan bagi siswa, khususnya kelas VI Sekolah Dasar, disebut-sebut belum juga tersedia meski pihak sekolah telah melakukan pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kondisi tersebut memicu tanda tanya di kalangan sekolah dan masyarakat, terlebih pengadaan dilakukan melalui aplikasi resmi pemerintah, yakni Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah sekolah di Majene disebut telah menyetor pembayaran sekitar 20 persen dari anggaran BOS untuk pengadaan buku TKA. Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan buku tersebut akan diterima dan digunakan secara maksimal oleh siswa.

Ironisnya, siswa kelas VI di beberapa sekolah diketahui telah menjalani ujian semester bahkan bersiap menghadapi ujian sekolah, sementara buku penunjang akademik yang diadakan belum juga tersedia.

“Seharusnya buku itu sudah ada sebelum semester pertama berjalan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, padahal pembayaran sudah dilakukan melalui SIPLah,” ujar salah seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia juga menyoroti pola pengadaan buku yang disebut terjadi hampir setiap tahun. Menurutnya, isi materi buku yang dibeli tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Buku tahun lalu sebenarnya masih layak digunakan. Isinya juga hampir sama, hanya sampul atau judulnya yang berubah. Ini tentu menjadi pertanyaan karena sekolah setiap tahun kembali diarahkan membeli buku,” ungkapnya.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik bisnis dalam pengadaan buku di lingkungan pendidikan Kabupaten Majene. Sejumlah pihak menilai pengadaan yang terus berulang tanpa perubahan substansi materi berpotensi menjadi pemborosan anggaran pendidikan.

Padahal, sesuai ketentuan pemerintah, pengadaan buku dan kebutuhan satuan pendidikan wajib dilakukan secara transparan melalui SIPLah guna memastikan proses pengadaan berjalan efektif, akuntabel, dan menghindari praktik monopoli.

Persoalan ini pun mulai menjadi perbincangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Beberapa pihak mendesak agar aparat penegak hukum turut melakukan pengawasan terhadap proses pengadaan tersebut.

Masyarakat meminta pihak Kejaksaan Negeri Majene turun melakukan penelusuran untuk memastikan tidak ada penyimpangan ataupun dugaan permainan dalam pengadaan buku yang menggunakan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Majene terkait keterlambatan distribusi buku TKA maupun mekanisme pengadaan yang dipersoalkan sejumlah sekolah.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setelah serangkaian pemanggilan yang tidak diindahkan, Polresta Mamuju secara resmi memasukkan Muhammad Nasrullah, mantan Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka diduga telah merugikan keuangan negara dari penyalahgunaan dana desa (DD). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan penerbitan surat DPO bernomor: […]

  • Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aroma kemenyan dan semangat persaudaraan menyatu dalam sebuah ritual tahunan yang sakral di Dusun Saludadeko, Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Senin (27/4/2026). Keheningan wilayah Pitu Ulunna Salu (PUS) pecah oleh antusiasme ratusan pemuda penghayat kepercayaan. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan untuk meneguhkan eksistensi identitas dalam bingkai keberagaman. Kegiatan bertajuk […]

  • BREAKING NEWS: Diterjang Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Mamuju Tengah Rusak

    BREAKING NEWS: Diterjang Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Mamuju Tengah Rusak

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Dusun Mess, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Rabu (21/1/2026). Insiden ini mengakibatkan satu unit rumah milik warga dilaporkan mengalami kerusakan. Menurut informasi yang dihimpun, terjangan angin kencang tersebut terjadi secara tiba-tiba dan langsung menyasar pemukiman warga. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran […]

  • Targetkan Juara: SDK Lepas Persimaju Menuju Piala Presiden Liga 4

    Targetkan Juara: SDK Lepas Persimaju Menuju Piala Presiden Liga 4

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID — Gubernur Suhardi Duka secara resmi melepas skuad Persimaju untuk berlaga pada ajang Piala Presiden Liga 4 dengan penuh optimisme dan semangat juang tinggi pada Kamis, 28 Mei 2026 Pelepasan tim berlangsung dalam suasana penuh antusiasme, diwarnai dukungan besar dari pemerintah daerah serta harapan masyarakat Sulawesi Barat agar Persimaju mampu mengharumkan nama daerah […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

  • Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa menyatakan sikap tegas untuk mengawal dugaan kasus korupsi infrastruktur di Kabupaten Mamasa.  Melalui pamflet aksi yang beredar luas, massa berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat pada hari Senin mendatang. Aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat mangkraknya […]

expand_less