Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » HMI Majene Desak Kejari Usut Tuntas Temuan BPK Soal Dugaan Penyimpangan APBD 2024

HMI Majene Desak Kejari Usut Tuntas Temuan BPK Soal Dugaan Penyimpangan APBD 2024

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
  • visibility 630
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.

Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan, mengatakan temuan BPK yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Menurutnya, temuan tersebut perlu ditindaklanjuti guna memastikan ada atau tidaknya unsur perbuatan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami meminta Kejari Majene untuk menindaklanjuti temuan-temuan BPK di sejumlah OPD. Jangan sampai temuan yang berulang setiap tahun hanya berakhir sebagai catatan administrasi tanpa ada langkah hukum yang jelas,” kata Aslan, Minggu.

Beberapa OPD yang menjadi sorotan HMI antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kabupaten Majene yang sebelumnya menjadi objek pemeriksaan BPK.

Menurut Aslan, temuan-temuan yang muncul dalam laporan hasil pemeriksaan BPK harus menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk melakukan pendalaman lebih lanjut apabila ditemukan indikasi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain itu, HMI Majene juga mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk menuntaskan penanganan dugaan penyimpangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2024 yang saat ini masih dalam proses pendalaman.

Aslan menilai masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut karena telah menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami meminta Kejati Sulbar memberikan kepastian hukum dan menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini secara terbuka kepada masyarakat. Jangan sampai perkara yang sudah menjadi perhatian publik terkesan berjalan di tempat,” ujarnya.

Menurut Aslan, HMI Majene tengah menyiapkan laporan resmi yang akan disampaikan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut mencakup temuan-temuan BPK pada sejumlah OPD serta perkembangan penanganan dugaan penyimpangan APBD Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2024.

“Dalam waktu dekat kami akan bertolak ke Jakarta untuk menyampaikan laporan ke Kejaksaan Agung dan KPK. Kami berharap seluruh dugaan penyimpangan yang merugikan keuangan negara dapat ditangani secara profesional dan transparan,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah perkara yang menurut HMI Majene belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sehingga perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

HMI Majene menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kejari Majene maupun Kejati Sulbar terkait desakan yang disampaikan HMI Cabang Majene tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung Mamasa – Mamuju kembali tertutup material tanah longsor di di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Material longsor yang menutupi seluruh badan jalan dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (30/4/2026). ​Titik longsor dilaporkan berada di wilayah Bambaam, tepatnya di sekitar area Warung Kejujuran. Akibatnya, […]

  • BREAKING NEWS:Kebakaran Hutan Terjadi di Depan Kodim 1428/Mamasa

    BREAKING NEWS:Kebakaran Hutan Terjadi di Depan Kodim 1428/Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kebakaran hutan terjadi di sekitar area Jembatan Tedong-Tedong, tepatnya di depan Kodim 1428/Mamasa, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Sabtu (15/8/2026). Kobaran api yang melanda kawasan tersebut mendapat penanganan langsung dari aparat TNI bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat.  Mereka bahu-membahu melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya. […]

  • Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Slogan “Majene Mapaccing” yang menggambarkan komitmen terhadap kebersihan Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Pasalnya, kondisi di lapangan masih ditemukan tumpukan sampah yang berserakan dan menumpuk di sepanjang sisi kanan dan kiri selokan menuju kawasan Pasar Sentral Majene.  Pantauan Sulbarupdate.id, sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik di sepanjang jalan dari arah Kelurahan Galung […]

  • PUPR Majene Dukung Pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

    PUPR Majene Dukung Pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Upaya membangun budaya tertib dan berkeselamatan dalam berlalu lintas di Kabupaten Majene terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui koordinasi antara Satlantas Polres Majene dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene dalam mematangkan rencana pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas. Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Dinas PUPR […]

  • Harmoni di Balik Manisnya Takjil, Warga Mamasa Antusias Sambut Ramadhan 1447 H

    Harmoni di Balik Manisnya Takjil, Warga Mamasa Antusias Sambut Ramadhan 1447 H

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema Ramadhan mulai terasa di Kabupaten Mamasa. Memasuki hari pertama puasa, pusat penjualan takjil di sekitar Masjid Agung Nurul Yaqin langsung diserbu warga Kamis (19/2/2026). Menariknya, perburuan takjil ini tidak hanya diramaikan oleh umat Muslim, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi warga Nasrani di Mamasa. ​Terpantau sejak pukul 13.00 WITA, para pedagang […]

  • Warga Basah oleh Hujan, Kering oleh Air PDAM

    Warga Basah oleh Hujan, Kering oleh Air PDAM

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Langit boleh saja menumpahkan hujan, tetapi kran-kran di rumah warga tetap sunyi. Di tengah guyuran air dari langit, sebagian sudut Kota Mamuju justru merasakan ironi: tanah basah, namun bak penampungan kosong, Mamuju 21/2/2026. Sudah lima hari air dari PDAM Tirta Manakarra tak lagi mengalir di sejumlah titik, salah satunya di BTN […]

expand_less