Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 711
  • comment 0 komentar

Majene – Sulbarupdate.id – Upaya pelestarian dan pengenalan budaya lokal terus dilakukan oleh pengelola Museum Mandar melalui berbagai strategi publikasi media. Museum Mandar yang terletak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini semakin aktif memanfaatkan media cetak, elektronik, dan digital sebagai sarana untuk memperkenalkan sejarah dan kekayaan budaya Mandar kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Publikasi melalui media dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke museum sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Berbagai informasi mengenai koleksi museum, kegiatan edukasi, pameran temporer, hingga nilai-nilai sejarah Mandar disampaikan secara rutin melalui pemberitaan media lokal maupun platform media sosial resmi museum.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Majene Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si di dampingi Sekertaris Disbudpar Afiat Mulwan,Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudpar Majene Muhammad Irsyan, kepala UPTD Museum Mandar Majene Sussanna.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ahmad mengatakan dalam rangka mempublikasikan museum mandar di kabupaten Majene Sulawesi Barat, Senin (22/12/2025) di aula Museum Mandar Majene Sulawesi Barat, mengapresiasi pemerintah daerah untuk mencerminkan suatu daerah kebudayaan dan sektor pariwisata.

Ahmad terus berupaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengenalan Museum Mandar ke sekolah-sekolah yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai jenjang pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata secara langsung memperkenalkan Museum Mandar sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya Mandar. Selain itu, target sosialisasi di sekolah-sekolah agar para siswa diberikan pemahaman mengenai peran museum sebagai tempat penyimpanan, perawatan, dan pameran berbagai benda bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi, khususnya yang berkaitan dengan peradaban dan kearifan lokal masyarakat Mandar.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Oleh karena itu, pengenalan museum sejak dini dianggap sangat penting agar siswa tidak hanya mengenal budaya melalui buku pelajaran, tetapi juga melalui benda-benda nyata yang memiliki nilai sejarah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Mandar. Museum Mandar bukan hanya tempat menyimpan benda lama, tetapi juga sarana pembelajaran yang hidup dan menyenangkan bagi siswa,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata dalam sambutannya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan penjelasan mengenai koleksi Museum Mandar, seperti pakaian adat, alat musik tradisional, senjata tradisional, peralatan rumah tangga, serta dokumentasi sejarah kerajaan dan tokoh-tokoh Mandar.

Komitmen pemerintah daerah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diperiode kedua Bupati Andi Syukri Tammalele bersama Wakil Bupati Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd mempertajam misi yaitu maju, mandiri dan berbudaya dalam bingkai religi.

Ahmad menekankan tidak boleh berjalan sendiri harus ada kerjasama pemerintah,pihak swasta, komunitas, pers dan perguruan tinggi untuk membangun pariwisata di Kabupaten Majene Sulawesi Barat.

Lalu museum Mandar menjadikan pusat literasi kebudayaan dan menjadikan pelataran museum untuk di jadikan tempat senam oleh masyarakat kabupaten Majene.

Kepala UPTD Museum Mandar Majene Susanna menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam menjembatani museum dengan masyarakat. Selama ini, museum sering dianggap sebagai tempat yang kaku dan kurang menarik. Oleh karena itu, publikasi yang kreatif dan informatif diharapkan mampu mengubah pandangan tersebut.

“Melalui publikasi media, kami ingin menunjukkan bahwa Museum Mandar bukan hanya tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang belajar, ruang dialog budaya, dan sumber pengetahuan tentang jati diri orang Mandar,” ujarnya.

Museum Mandar menyimpan berbagai koleksi berharga, seperti peralatan tradisional, pakaian adat, senjata tradisional, naskah kuno, hingga dokumentasi sejarah kerajaan-kerajaan Mandar. Seluruh koleksi tersebut memiliki nilai sejarah tinggi yang perlu dikenalkan secara luas agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Selain media cetak dan elektronik, Museum Mandar juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi.

Konten berupa foto koleksi, video edukasi, cerita sejarah, serta informasi kegiatan dipublikasikan secara berkala untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

Menurut salah satu pengunjung museum, publikasi melalui media sosial sangat membantu dalam mengenalkan museum kepada masyarakat.

Banyak pengunjung yang mengetahui Museum Mandar setelah melihat informasi dan konten yang dibagikan melalui media digital.

“Awalnya saya tahu Museum Mandar dari media sosial. Setelah datang langsung, ternyata koleksinya sangat menarik dan menambah wawasan tentang budaya Mandar,” ungkapnya.

Pemerintah daerah Kabupaten Majene juga memberikan dukungan terhadap upaya publikasi Museum Mandar. Publikasi yang baik diharapkan dapat mendorong sektor pendidikan dan pariwisata budaya, sekaligus memperkuat identitas daerah Sulawesi Barat sebagai wilayah yang kaya akan sejarah dan tradisi.

Dengan optimalisasi publikasi melalui media, Museum Mandar diharapkan mampu menjadi pusat informasi budaya yang inklusif dan edukatif.

Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menanamkan rasa bangga dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian budaya Mandar sebagai warisan leluhur yang bernilai tinggi.

Ke depan, pengelola Museum Mandar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media, institusi pendidikan, dan komunitas budaya, demi menjaga keberlanjutan pelestarian sejarah dan budaya Mandar.(*)

  • Penulis: Reporter Sulbarupdate.id
  • Editor: Tim Editor Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

    Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satreskrim Polresta Mamuju berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana rudapaksa dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Ironisnya, pelaku merupakan ayah tiri korban yang tega melancarkan aksinya sejak tahun 2020. ​Tersangka berinisial SM (52) kini telah diamankan pihak kepolisian, sementara korban berinisial RN (17) dilaporkan tengah dalam kondisi hamil akibat perbuatan bejat […]

  • Hardiknas 2026, Gubernur Sulbar Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

    Hardiknas 2026, Gubernur Sulbar Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulbar, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini menekankan pentingnya digitalisasi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia. Upacara tersebut turut dihadiri Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, sebagai perwakilan Direktorat […]

  • Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus. Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada […]

  • Surat Edaran Gubernur Sulbar: Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan, Tanpa Balapan Liar

    Surat Edaran Gubernur Sulbar: Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan, Tanpa Balapan Liar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 59 Tahun 2025 tentang Panduan Perayaan Menyambut Tahun Baru 2026 di Provinsi Sulawesi Barat. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kekhidmatan masyarakat dalam menyambut pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Surat edaran tersebut ditujukan kepada para bupati se-Sulawesi Barat, pimpinan instansi […]

  • Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sat Narkoba Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil ungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.  Delapan tersangka berhasil diamankan polisi. Satu diantaranya merupakan perempuan asal Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).  Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni saset plastik diduga narkoba dan peralatan alat pengisap lainnya.  Pengungkapan kasus […]

  • Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang oknum guru pria berinisial A, harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari dugaan aksi pencabulan yang dilakukan tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terhadap sejumlah siswanya. ​Kepala Seksi Madrasah Kemenag Polman, H. Marzuki menyampaikan bahwa pihak […]

expand_less