Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dianggap Ingkar Janji Soal Korban Pencatutan Nama, GMNI Mamasa Kecam PT PNM

Dianggap Ingkar Janji Soal Korban Pencatutan Nama, GMNI Mamasa Kecam PT PNM

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 361
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau DPC GMNI Kabupaten Mamasa mengecam keras sikap PT Permodalan Nasional Madani Cabang Mamasa. 

Badan Usaha Milik Negara tersebut dinilai tidak memiliki iktikad baik dan mengabaikan Berita Acara Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani di hadapan anggota DPRD Kabupaten Mamasa.

Hal ini disampaikan Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar Putra, kepada Sulbarupdate.id, Senin (13/7/2026).

Toni menyatakan bahwa PNM terkesan mengulur waktu dan tidak memberikan kejelasan terkait penyelesaian nasib warga yang menjadi korban pencatutan nama. 

Padahal, kesepakatan tersebut sebelumnya telah dimediasi secara resmi di Kantor DPRD Mamasa. 

Menurut Toni, PNM telah mengingkari kesepakatan bersama yang dibuat dengan anggota DPRD dan para korban, serta bertindak seolah berada di atas hukum dengan mengabaikan kesepakatan resmi.

GMNI Mamasa menyoroti tajam pelanggaran pada poin pertama Berita Acara Kesepakatan Bersama. 

Poin tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa PNM wajib menerbitkan surat keterangan yang menyatakan korban pencatutan tidak memiliki pinjaman uang di PNM. 

Surat tersebut nantinya digunakan para korban untuk diserahkan ke Bank BRI atau lembaga pembiayaan lainnya agar nama mereka bersih dari catatan buruk perbankan.

Namun pada kenyataannya, surat keterangan yang telah diterbitkan oleh PNM dinilai mandul dan tidak memiliki fungsi nyata di lapangan. 

Toni menegaskan bahwa sampai detik ini surat keterangan yang diterbitkan tidak ada gunanya untuk para korban karena tidak ada kejelasan tindak lanjut. 

Akibatnya, para korban tetap ditolak dan tidak dapat mengakses fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat, angsuran kendaraan, maupun perumahan di Bank BRI dan lembaga keuangan lainnya.

Melihat ketidakpastian yang berlarut-larut di Bumi Kondosapata tersebut, DPC GMNI Mamasa menegaskan beberapa poin sikap utama. 

Pertama, mereka mengecam sikap PNM karena sebagai perusahaan milik negara seharusnya memberikan contoh kepatuhan hukum dan tanggung jawab sosial, bukan malah merugikan hak-hak masyarakat kecil melalui pengabaian kesepakatan resmi.

Kedua, GMNI melayangkan ultimatum gerakan dan menegaskan tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dibohongi oleh korporasi. 

Jika dalam waktu dekat tidak ada realisasi nyata dari poin kesepakatan tersebut, GMNI bersama masyarakat korban pencatutan nama mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mengepung Kantor PNM Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT PNM Cabang Mamasa untuk mendapatkan konfirmasi dan perimbangan informasi terkait tudingan tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Angin kencang yang melanda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memicu kerusakan infrastruktur. Sebuah struktur terowongan di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa dilaporkan runtuh pada Kamis 22 Januari 2026 siang tadi. Meski tidak memakan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA tersebut sempat memicu kepanikan di area perkantoran Rujab Bupati […]

  • Perjuangan Kristin Dampingi Usaha Ultra Mikro Perempuan di Mamasa

    Perjuangan Kristin Dampingi Usaha Ultra Mikro Perempuan di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bagi sebagian besar generasi muda, pekerjaan kerap dipandang sebatas sarana mencari penghasilan.  Namun bagi Kristin Alpenni, seorang Account Officer PNM Mekaar Cabang Mamasa, profesi yang digelutinya saat ini membawa makna yang jauh lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan ekonomi. Lulusan perguruan tinggi asal Makassar tahun 2023 tersebut sempat berada di titik krusial […]

  • Mateng Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak? Sekda Desak Kolaborasi Nyata Antar-Instansi

    Mateng Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak? Sekda Desak Kolaborasi Nyata Antar-Instansi

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DP3P2KB) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat gelar forum kerja sama lintas sektor terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Forum ini di gelar di aula Hotel Fadilah Topoyo, Jln. Abdul Majid Pattaro pura, Kamis, 11 Juni 2026, dan di buka […]

  • JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

    • 0Komentar

    ACEH UTARA, Sulbarupdate.id – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia di balik layar tercapainya perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). JK menegaskan bahwa sosok Muzakir Manaf alias Mualem, yang saat itu menjabat Panglima Komando Pusat Operasi GAM, merupakan pemegang kunci utama penghentian kontak senjata di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa mendapati desakan dari kalangan aktivis untuk meninjau kembali pemberlakuan kebijakan absen digital melalui sistem “MAMASE ASN SMART”.  Kebijakan yang awalnya ditujukan untuk menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dinilai memberatkan, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Juru bicara perwakilan aktivis lokal, Zul menyatakan […]

  • Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jurnalis merupakan mitra strategis sekaligus ajang intropeksi bagi setiap pemerintah. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, saat hadiri pelantikan pengurus Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat di Aula Diknas Mamasa, Kamis 29 Januari 2026. Sudirman menekankan peran krusial pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas […]

expand_less