Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
  • visibility 468
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id — Akses pembiayaan yang tepat terbukti mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang. 

Hal ini dibuktikan oleh Fennawaty Tanuwijaya, seorang pelaku usaha mikro asal Pa’lambasan, Makassar, Sulawesi Selatan. 

Berawal dari keterbatasan modal, kini ia sukses mengembangkan usaha kantinnya sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar setelah bergabung dengan PNM Mekaar.

Sebelum mengenal PNM Mekaar, Fennawaty harus berjuang sendiri mengelola kantinnya. 

Minimnya modal membuat jenis makanan yang diproduksi sangat terbatas, sehingga omzet yang didapat hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang pas-pasan.

Namun, titik balik usahanya dimulai pada tahun 2025. Melalui siklus pertama program PNM Mekaar, ia mendapatkan kucuran modal tanpa agunan sebesar Rp3 juta.

“Dulu, saya hanya bisa memproduksi sangat sedikit makanan di kantin karena modal terbatas. Berjuang sendiri tanpa bantuan orang lain atau keluarga. Tapi setelah mendapat pembiayaan dari PNM Mekaar, produksi melonjak, pembeli meningkat, omzet naik, dan saya bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk tetangga sekitar,” ujar Fennawaty, Jumat (3/7/2026).

Keberhasilan Fennawaty ini sejalan dengan misi yang diusung oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). 

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugrah, menjelaskan bahwa keberhasilan nasabah Mekaar tidak hanya bertumpu pada aspek finansial, melainkan pada sinergi tiga pilar modal yang diberikan perusahaan.

“PNM memberikan tiga jenis modal kepada nasabahnya: modal usaha (finansial), modal intelektual, dan modal sosial,” kata Yazdi.

Ia menambahkan, salah satu bentuk penyaluran modal intelektual dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). 

“Kegiatan PKU adalah bagian dari modal intelektual yang kami berikan agar nasabah tidak hanya mendapat pinjaman, tetapi juga bekal berupa edukasi untuk tumbuh dan naik kelas,” imbuhnya.

Bagi Fennawaty, modal usaha dari PNM Mekaar bukan sekadar pinjaman uang, melainkan sebuah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. 

Proses pencairan yang cepat dan prosedur yang tidak rumit membuatnya fokus pada pengembangan bisnis.

“Saya sangat bersyukur karena PNM sangat membantu permodalan usaha saya dengan proses yang cepat. Bagi saya, modal ini adalah amanah, sehingga saya menjaganya dengan baik agar bisa memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Kisah Fennawaty menjadi potret nyata bagaimana pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui akses pembiayaan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan mampu memberikan dampak domino. 

Satu kantin kecil yang dulunya sepi, kini bertransformasi menjadi sumber penghidupan bagi beberapa kepala keluarga di sekitarnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AZKO dan Chatime Buka Gerai Perdana di Mamuju

    AZKO dan Chatime Buka Gerai Perdana di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — AZKO bersama Chatime x Cupbop resmi membuka gerai perdana di Sulawesi Barat, Senin (28/9/2026). Gerai itu berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju. Grand Opening gerai dihadiri jajaran manajemen AZKO, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Mamuju. Diantaranya Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana, […]

  • Temuan BPK Rp81 Miliar Mandek, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak Jaksa Bertindak

    Temuan BPK Rp81 Miliar Mandek, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak Jaksa Bertindak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pengembalian kerugian negara sebesar Rp81 miliar di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa hingga kini masih jalan di tempat. Mandeknya tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini memicu desakan luas agar aparat penegak hukum segera turun tangan. ​Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, menyatakan bahwa polemik ini kini […]

  • Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba, 7 Tersangka ada Oknum ASN

    Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba, 7 Tersangka ada Oknum ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satres narkoba) Polresta Mamuju meningkatkan intensitas pemberantasan narkotika pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Hasilnya, petugas berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan sabu dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. ​Kasat Narkoba AKP Sigit Nugroho mengatakan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kekhusyukan masyarakat menjelang bulan puasa. ​Dari tujuh […]

  • Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    • 0Komentar

    MAROS, Sulbarupdate.id – Di atas kertas manifes penerbangan, namanya tercatat kaku yakni Florencia Lolita Wibisono. Namun, di puncak Gunung Bulusaraung yang berselimut kabut, nama itu menjelma menjadi sebuah duka mendalam yang tak terlukiskan. Bagi keluarga dan rekan sejawatnya, perempuan yang akrab disapa Ollen ini bukan sekadar pramugari yang sedang menjalankan tugas profesional. Ia adalah seorang […]

  • Direktur RSUD Majene Apresiasi Dedikasi Bidan

    Direktur RSUD Majene Apresiasi Dedikasi Bidan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 Tahun 2026 di kantor Bupati Majene, Kabupaten Majene, Rabu (24/6)2026). Acara ini dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Ranting IBI Kabupaten Majene Periode 2023-2028.  Sebanyak 12 Pengurus Ranting IBI Kabupaten Majene resmi dilantik langsung […]

  • DLH Sulbar Ambil Sampel Air Limbah Lima SPPG di Mamasa, Ini Hasilnya!

    DLH Sulbar Ambil Sampel Air Limbah Lima SPPG di Mamasa, Ini Hasilnya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat mengambil sampel air limbah dari lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mamasa untuk menguji kualitas air limbah hasil pengolahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Rabu (21/10/2026). Pengambilan sampel dilakukan melalui pemeriksaan IPAL pada lima SPPG, yakni SPPG Mambi, Rantebulahan, Osango Mamasa, Buntubuda, dan […]

expand_less