Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Renungan Sebelum Rasa

Renungan Sebelum Rasa

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 14 Des 2025
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar)

Makassar 14 Desember 2025.

DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening.

Sebuah renungan makan disampaikan dengan suara tenang; kata-katanya jatuh perlahan seperti gerimis di tanah kering, mengingatkan bahwa setiap suap adalah titipan, hasil dari tangan-tangan yang bekerja dalam senyap dan doa-doa yang tak selalu terdengar.

Doa bersama pun mengalun lirih, menyatu seperti helaan napas yang disepakati. Dalam jeda itu, ruang makan seakan berubah menjadi ruang batin; piring-piring masih diam, sendok-sendok menunggu, sementara rasa syukur lebih dulu disajikan.

Setelah doa diaminkan, piring-piring berjejer laksana halaman buku yang terbuka. Sendok dan garpu berdenting pelan, menyerupai irama kecil yang menyatukan langkah. Aroma masakan naik perlahan, bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga merambat ke hati—menghangatkan ruang yang semula asing.

Peserta pelatihan datang dari latar yang berbeda, namun di meja itu perbedaan melebur seperti gula dalam teh panas. Tawa pecah sesekali, mengalir seperti sungai kecil yang membersihkan jarak. Cerita-cerita singkat berloncatan dari satu mulut ke mulut lain, menjadi benih yang tumbuh menjadi rasa saling percaya.

Seusai santapan, kami tidak serta-merta beranjak. Satu per satu, setiap orang membawa piringnya sendiri menuju tempat cuci. Air mengalir pelan, membasuh sisa nasi dan lauk, seperti membersihkan lelah dan ego yang mungkin sempat menempel. Dalam gerak sederhana itu, kami belajar bahwa kebersamaan juga berarti berbagi tanggung jawab, merawat ruang yang telah mempertemukan kami.

Ruang makan pun menjelma perapian tanpa api. Saat kami meninggalkannya, yang tertinggal bukan hanya piring bersih dan meja yang rapi, melainkan jejak kehangatan—rasa pulang yang diam-diam tumbuh dari doa, kebersamaan, dan syukur yang dibagi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketika senja perlahan tenggelam di cakrawala Mamuju Tengah, kegelapan tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga menyergap sebuah gubuk ringkih berukuran 2×3 meter. Di sanalah, Arif Usman (58) dan putra kecilnya, RD (11), merajut hidup dalam kesunyian yang mencekam. ​Bagi Arif, rumah bukanlah bangunan kokoh dengan atap megah, melainkan sebuah ruang sempit […]

  • Angela Tanoesoedibjo: Sulsel Gerbang Strategis Perindo di Indonesia Timur

    Angela Tanoesoedibjo: Sulsel Gerbang Strategis Perindo di Indonesia Timur

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id — Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angela Tanoesoedibjo, menggarisbawahi peran strategis Sulawesi Selatan bagi penguatan gerakan politik dan pemberdayaan masyarakat Partai Perindo di kawasan timur Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Angela saat menghadiri sekaligus melantik Abdul Hayat Gani sebagai Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan beserta jajaran pengurus, dalam agenda konsolidasi partai […]

  • Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

    Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

    • 1Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyampaikan penekanan serius terhadap urgensi penguatan mitigasi bencana di seluruh penjuru wilayah di Sulbar. Seruan ini muncul menyikapi tren peningkatan insiden bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia belakangan ini. Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka ketika dimintai tanggapan mengenai kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi […]

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

  • Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Mobil ambulance milik RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan alami kecelakaan di Majene, Kabupaten Majene. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Minggu, 14 Desember 2024 sekira pukul 02:00 dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanaya kondisi mobil ambulance rusak parah. Dikonfirmasi Kasat Lantas Polres […]

  • Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Diduga akibat pengemudi mengalami microsleep (tertidur sesaat), sebuah truk Hino Dutro bernomor polisi DP 8135 DL lepas kendali dan menghantam halaman rumah warga di Kabupaten Majene, Rabu (29/4/2026) tengah malam. ​Kecelakaan tunggal ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, […]

expand_less