Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (4/6/2026). 

Massa menuntut transparansi terkait pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam aksinya, GMH menyoroti dua isu krusial: minimnya penyerapan tenaga kerja lokal serta dugaan belum dikantonginya dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh pihak pengembang.

Ketua GMH Sulawesi Barat, Mondy, menyatakan kekecewaannya terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat dan PT Hutama Karya selaku kontraktor penyedia jasa. Menurut Mondy, pihak-pihak terkait terkesan menutup diri dari ruang dialog.

“Kami kecewa terhadap PUPR Provinsi Sulawesi Barat dan PT Hutama Karya karena tidak bersedia menemui kami. Sikap ini menimbulkan dugaan adanya upaya untuk menutupi berbagai persoalan yang ada dalam pelaksanaan Proyek Sekolah Rakyat,” ujar Mondy di sela-sela aksi.

Mondy mengungkapkan, GMH sebelumnya telah melayangkan surat permohonan audiensi resmi kepada Dinas PUPR Sulbar pada 25 Mei 2026 lalu. Namun, hingga aksi demonstrasi ini digelar, surat tersebut tidak mendapatkan respons maupun undangan dialog dari instansi terkait.

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan mahasiswa adalah keterlibatan sekitar 750 tenaga kerja yang didatangkan dari luar wilayah Sulawesi Barat. 

GMH menilai, kebijakan ini mengabaikan potensi pekerja lokal dan tidak memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat setempat.

Selain persoalan ketenagakerjaan, massa aksi juga mempertanyakan legalitas lingkungan dari mega proyek tersebut. GMH menduga proyek Sekolah Rakyat ini berjalan tanpa adanya dokumen AMDAL yang sah.

“Kami mempertanyakan keberadaan dokumen AMDAL pada proyek ini. Kejelasan aspek lingkungan sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai regulasi yang berlaku,” tegas Mondy.

Ia menambahkan, apabila pihak pemerintah daerah maupun kontraktor tetap bungkam, GMH mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa lanjutan dengan massa yang lebih besar. 

Target aksi berikutnya adalah kantor Direksi PT Hutama Karya dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Barat guna meminta kejelasan mengenai porsi penyerapan tenaga kerja lokal.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut berjalan dengan tertib. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat maupun perwakilan PT Hutama Karya belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan tudingan yang dilayangkan oleh massa aksi.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di sela deru waktu yang kian melambat menuju masa purna tugas, sebuah kabar gembira mengetuk pintu kehidupan Leny (58), seorang tenaga honorer di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sosok perempuan kelahiran 20 Desember 1967 ini akhirnya menerima pengakuan negara atas dedikasi tanpa putusnya selama dua dekade. Tepat pada Senin (29/12/2025), di ambang masa […]

  • SDK Garansi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga di Sulbar Jelang Nataru

    SDK Garansi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga di Sulbar Jelang Nataru

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Perum Bulog Cabang Mamuju dan Pasar Regional Mamuju pada Kamis (18/12/2025). Langkah strategis ini diambil guna memastikan akselerasi ketersediaan pasokan serta mitigasi lonjakan harga pangan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), […]

  • IMM Cabang Majene Desak Pemda Segera Bayarkan Gaji PPPK

    IMM Cabang Majene Desak Pemda Segera Bayarkan Gaji PPPK

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Majene mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene untuk segera membayarkan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Desakan ini muncul menyusul banyaknya keluhan dari tenaga PPPK terkait keterlambatan hak finansial mereka. ​Ketua Bidang HPKP PC IMM Majene, Zulkifli, menegaskan bahwa pembayaran gaji merupakan kewajiban konstitusional daerah […]

  • PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuju secara resmi menyampaikan pengaduan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melalui Subbid Paminal Polda Sulawesi Barat terkait dugaan pelanggaran kode etik yang menjadi perhatian publik di lingkungan Polres Pasangkayu, 6 Juli 2026. Pengaduan tersebut dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai dugaan kekerasan yang […]

  • Jiwa di Tengah Luka: Keteguhan dalam Dunia yang Kian Kasar

    Jiwa di Tengah Luka: Keteguhan dalam Dunia yang Kian Kasar

    • 0Komentar

    Oleh: Arwin Rahman SULBARUPDATE.ID – Di tengah kehidupan sosial yang semakin kompetitif dan serba cepat, luka kerap datang bukan karena kita lemah, melainkan karena kita memilih tetap manusiawi. Dalam relasi kerja, pergaulan sosial, bahkan di lingkungan keluarga dan pertemanan, kebaikan tidak selalu berbalas kebaikan. Ketulusan kerap disambut sinisme, pengorbanan berujung pengabaian, dan niat baik justru […]

  • Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan dunia ilmiah internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari Komite Ilmiah PBB untuk Efek Radiasi Atom (UNSCEAR) tahun 2024, Mamuju tercatat memiliki tingkat paparan radiasi alam yang jauh melampaui rata-rata global. ​Dalam laporan bertajuk UNSCEAR 2024 Report – Annex B, Mamuju resmi dikategorikan sebagai High Natural Background […]

expand_less