Bank Sulselbar Mamasa Klarifikasi Dugaan Keterlambatan Layanan
- account_circle Ancha
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 64
- comment 0 komentar

Hasil rekaman cctv milik Bank Sulselbar Mamasa, pada Rabu (22/7/2026). Dok. Istimewa
MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepala Bank Sulselbar Cabang Mamasa, Umar Syam, angkat bicara perihal adanya issu beredar tentang dugaan keterlambatan pelayanan kepada nasabah.
Pihaknya memastikan bahwa seluruh proses operasional tetap mengacu pada standar pelayanan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketepatan transaksi.
Umar Syam, menjelaskan bahwa jam operasional pelayanan kepada nasabah secara resmi dimulai pada pukul 08.00 WITA.
Sebelum loket dibuka, para pegawai diwajibkan mengikuti agenda briefing pagi yang berfokus pada evaluasi pelayanan, penyampaian informasi operasional, penguatan aspek keamanan, manajemen risiko, hingga peningkatan kualitas layanan.
Setelah pengarahan pagi berakhir, seluruh tim langsung menjalankan tahapan persiapan teknis.
Langkah-langkah tersebut kata Umar, meliputi pengecekan sarana dan prasarana, pemeriksaan perangkat transaksi, serta proses alokasi uang kas dari Supervisor kepada Head Teller yang kemudian didistribusikan ke masing-masing teller.
Menurut Umar, serangkaian persiapan tersebut merupakan bagian integral dari pengendalian internal bank. Hal itu perlu dilakukan agar seluruh transaksi nasabah dapat dilayani secara aman, akurat, dan lancar sejak loket resmi dibuka.
Pihak manajemen berupaya agar seluruh proses persiapan internal selesai sebelum jam pelayanan dimulai sehingga tidak mengganggu hak nasabah.
Namun, jika sewaktu-waktu terjadi kendala teknis yang membuat pelayanan sedikit bergeser dari jadwal, hal tersebut semata-mata dilakukan demi memastikan keamanan dan ketepatan operasional perbankan.
Umar menyampaikan apresiasi atas perhatian serta masukan dari masyarakat maupun nasabah.
Pihaknya menjadikan setiap kritik dan saran sebagai bahan evaluasi penting untuk menyempurnakan proses operasional ke depan agar pelayanan berjalan semakin cepat, efektif, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Bahkan saya sudah cek di CCTV internal kami layanan over the counter paling lambat 08.15 setelah dilakukan persiapan sesuai penjelasan diatas itupun tidak setiap hari kejadiannya hanya insidential saja selebihnya itu normal seperti biasanya sesuai SOP,” jelas Umar.
“Tapi sekali lagi kami menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan oleh nasabah, kritik dan saran menjadi perhatian kami sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” Sambungannya.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
