Perjuangan Kristin Dampingi Usaha Ultra Mikro Perempuan di Mamasa
- account_circle Ancha
- calendar_month Rab, 22 Jul 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bagi sebagian besar generasi muda, pekerjaan kerap dipandang sebatas sarana mencari penghasilan.
Namun bagi Kristin Alpenni, seorang Account Officer PNM Mekaar Cabang Mamasa, profesi yang digelutinya saat ini membawa makna yang jauh lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan ekonomi.
Lulusan perguruan tinggi asal Makassar tahun 2023 tersebut sempat berada di titik krusial ketika kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Di tengah sempitnya lapangan kerja, ia menanggung beban moral untuk membantu orang tuanya membiayai pendidikan kedua adiknya.
Peluang tersebut akhirnya terbuka saat ia diterima bergabung dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar pada awal tahun 2024.
Sejak saat itu, Kristin tidak hanya berhasil mendapatkan mata pencaharian, tetapi juga memegang peran penting dalam mendampingi masyarakat prasejahtera di daerahnya.
Sebagai seorang Account Officer, Kristin bertugas mendampingi para ibu pengusaha ultra mikro melalui program pembiayaan dan pembinaan usaha.
Dalam aktivitas harian dan pertemuan kelompok mingguan, ia witnessing secara langsung perkembangan para nasabah yang semula terkendala modal kini mampu meningkatkan taraf hidup keluarga.
Kristin menceritakan pengalaman emosionalnya saat pertama kali menerima penghasilan dari pekerjaan tersebut.
Penghasilan pertamanya langsung diserahkan kepada orang tua untuk menyokong biaya pendidikan adik-adiknya.
Ia mengungkapkan rasa bangganya dapat bekerja di PNM Mekaar karena bisa melihat langsung dampak positif pada kehidupan para nasabah.
Ia melihat para ibu yang awalnya ragu kini menjadi lebih percaya diri dan mampu mengelola keuangan keluarga secara mandiri.
Hal tersebut menyadarkannya bahwa pekerjaan ini bukan sekadar mencari nafkah, melainkan jalan untuk memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Kisah Kristin menjadi gambaran bagaimana lembaga pembiayaan seperti PNM tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi nasabah, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk tumbuh serta memberikan dampak sosial.
Lewat peran para petugas lapangan, akses permodalan dan pendampingan dapat menjangkau perempuan prasejahtera hingga ke pelosok daerah.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
