Breaking News
light_mode
Beranda » Informasi & Komunikasi » Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 2.126
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Istri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Andi Aswiwin, akhirnya buka terkait dugaan peretasan akun media sosial milik pribadinya.

Andi Aswiwin mengaku selama ini kerap menerima gangguan digital, namun belakangan unggahan di akun miliknya dinilai sudah melampaui batas privasi.

Kepada laman ini, Andi Aswiwin mengaku awalnya ia tidak ingin ambil pusing dengan masalah tersebut. Hanya saja, melihat dampak yang ditimbulkan, ia merasa perlu memberikan klarifikasi demi meluruskan situasi.

“Saya sebenarnya enggan memberikan tanggapan apapun, karna memang saya orangnya cuek dan tidak terlalu aktif dalam bermedia sosial, tapi karna ini sifatnya sudah privasi sehingga saya berhak memberikan tanggapan,” ungkapnya, kepada Sulbarupdate.id, Rabu, (01/04/2026).

Aswiwin mengungkapkan bahwa gangguan yang dialaminya bukan hal baru. Kata dia, serangan secara personal maupun melalui ranah digital sudah dirasakan bahkan sebelum ia resmi menyandang status sebagai istri pimpinan legislatif tersebut.

“Sejak kami berencana menikah pada 2019 lalu, saya sudah sering mendapatkan teror sampai kami menikah dan bahkan sampai sekarang sudah jelang tujuh tahun pernikahan kami, saya masih sering mendapatkan teror-teror terkait apapun itu yang berkaitan dengan suami saya,” jelas Aswiwin.

Meski demikian, ia mengaku tetap berkomitmen untuk tidak campuri urusan pekerjaan sang suami dan memilih fokus pada tugas domestik sebagai ibu rumah tangga.

“Saya cuek, karna bagi saya tidak ada urusan, sebab saya percaya suami saya, saya pun tidak mau terlalu tahu setiap kegiatan-kegiatannya, saya fokus mengurus rumah tangga dan terutama merawat anak kami,” sebutnya sembari menyebut nama anaknya (Pangeran).

Mengenai dugaan peretasan, Aswiwin mengaku mulai merasakan kejanggalan pada akun Facebook dan Instagram miliknya sejak September 2025. Ia sering menemukan aktivitas aneh yang pada awalnya ia anggap sebagai kendala teknis biasa.

“Terhadap akun saya (Facebook dan instagram), saya kadang bingung karna sejak september 2025 lalu, sering menerima direct chat dan chat spam, kadang juga log out sendiri dan seterusnya, tapi saya tidak respons karna saya kira hal biasa,” katanya.

Kejanggalan semakin kuat saat konten yang ia unggah tiba-tiba hilang tanpa sebab, hingga munculnya unggahan asing yang tidak pernah ia buat sebelumnya.

“Kadang juga saya memasang postingan dan story misalnya, besoknya postingan dan story saya itu hilang, padahal akun saya tetap login. Belakangan ada postingan di facebook dan insta story akun saya yang saya anggap sudah sangat kelewatan, baru saya sadari bahwa akun saya itu di hack atau di kendalikan ganda,” beber Andi Aswiwin.

Ia menduga akun media sosialnya telah disalahgunakan melalui akses dari perangkat lain tanpa izin.

“Jadi saya tetap login, tapi semacam login juga di perangkat lain, apalagi facebook dan instagram saya itu terhubung satu sama lain, kalau sudah login facebook, otomatis bisa mengakses instagram saya.” jelasnya.

Andi Aswiwin memilih untuk tetap berpikir positif dan tidak ingin terlalu mendalami motif di balik peretasan tersebut. Baginya, konten yang muncul dari hasil peretasan itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan karena kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya positif thinking saja dan kami seperti biasa tidak ada hal yang perlu saya luruskan terkait postingan itu karna memang sumbernya tidak jelas dan tujuannya juga tidak jelas. Mungkin dilakukan oleh orang dekat juga atau apalah dia yang pernah mengakses dan berinteraksi dengan kami, tujuannya saya tidak tahu, wallahualam,” tuturnya.

Aswiwin juga menyampaikan agar pengguna media sosial tidak menyebarkan insta story tersebut, karena hoax dan pihaknya mengaku akan mempersoalkan jika ada yang menyebarkan informasi tidak bertanggungjawab tersebut.

Menutup keterangannya, Aswiwin menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang bergantung pada media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi sudah mi nah, intinya itu akun tidak beres memang, karna saya jarang sekali akses media sosial, WA saja berjam-jam baru saya buka karna saya orangnya tertutup, paling kalau saya ada waktu santai ya nonton tv.”pungkasnya.

Pihaknya juga mengaku jika kejadian ini telah di laporkan ke pihak berwajib, guna mendapat penelusuran lebih lanjut dari gangguan hacker akun media sosial miliknya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID– Bupati Mamasa Welem Sambolangi menghadiri kegiatan penanaman padi serentak bersama petani di Desa Sindagamanik, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Rabu 11 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan mendorong swasembada pangan. Dalam kegiatan itu, Bupati Welem turun langsung ke sawah bersama masyarakat […]

  • SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Penyerahan penghargaan prestisius ini dilaksanakan di Gedung Sasona Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu, 10 Desember 2025 lalu. Acara puncak ini menandai akhir dari rangkaian evaluasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Mengawali hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Family Gathering di Café Ruang Rindu, Mamuju, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan yang dihadiri pejabat dan staf dari seluruh bidang ini menjadi ruang silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi. […]

  • Buka Aksesibilitas ke Pusat Ekonomi Nasional, Pemprov Sulbar Perjuangkan Penerbangan Langsung Mamuju-Jakarta

    Buka Aksesibilitas ke Pusat Ekonomi Nasional, Pemprov Sulbar Perjuangkan Penerbangan Langsung Mamuju-Jakarta

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulbar melaksanakan pertemuan dengan Area Manager Garuda Indonesia Makassar bersama Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (Ka.UPP) Bandara Tampa Padang, Minggu 8 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, […]

  • Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Kesiapsiagaan TRC Hadapi Cuaca yang Fluktuatif

    Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Kesiapsiagaan TRC Hadapi Cuaca yang Fluktuatif

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan fokus penuh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, mengingat kondisi cuaca yang masih sering berubah-ubah (Fluktuatif) dan berpotensi menimbulkan bencana. “Saya berharap seluruh personel tetap fokus, […]

  • Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketika senja perlahan tenggelam di cakrawala Mamuju Tengah, kegelapan tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga menyergap sebuah gubuk ringkih berukuran 2×3 meter. Di sanalah, Arif Usman (58) dan putra kecilnya, RD (11), merajut hidup dalam kesunyian yang mencekam. ​Bagi Arif, rumah bukanlah bangunan kokoh dengan atap megah, melainkan sebuah ruang sempit […]

expand_less