Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya ungkap motif dan kronologi kasus penikaman yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. 

Diketahui insiden berdarah ini terjadi di salah satu Caffe di Topoyo, pada Jumat (5/6/2026) lalu. 

Akibatnya dua orang pria mengalami luka sabetan senjata tajam.

Saat ini, terduga pelaku berinisial H telah diamankan di Mapolres Mateng. Atas tindakannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.

KRONOLOGI DAN MOTIF KEJADIAN 

Kasi Humas Polres Mateng, Ipda Edwar Hamsah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban berinisial S bersama rekannya, A, mendatangi kafe tersebut. 

Tujuan mereka adalah mencari telepon genggam milik S yang sebelumnya dibawa oleh salah seorang teman mereka.

“Setibanya di lokasi, korban S menanyakan keberadaan temannya kepada sejumlah orang yang berada di dalam kafe. Pada saat yang sama, terduga pelaku H juga berada di tempat kejadian,” ujar Edwar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Tak lama berselang, terjadi adu mulut antara korban S dan pelaku H. 

Edwar menyebutkan, ketegangan dipicu oleh kesalahpahaman bahasa. Pelaku merasa tersinggung dan emosinya tersulut karena korban berbicara menggunakan bahasa daerah yang tidak dipahami oleh pelaku.

Situasi kian tak terkendali karena pelaku diduga kuat sedang di bawah pengaruh alkohol.

“Pelaku saat itu diduga baru mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik yang dibawanya dan menyerang korban,” tambah Edwar.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban S mengalami luka tusuk di bagian lengan kiri dan kaki.

Sementara itu, seorang pria lain berinisial D, yang berada di lokasi dan berniat melerai pertikaian, turut menjadi korban. Jari tangan D terkena sabetan badik pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku H dijerat dengan pasal terkait penganiayaan berat dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun kurungan penjara.

Merespons insiden ini, Polres Mateng mengimbau para pemilik kafe dan tempat hiburan malam di wilayah Mamuju Tengah untuk memperketat pengawasan terhadap pengunjung.

“Kami meminta pengelola tempat hiburan lebih berhati-hati. Pemeriksaan barang bawaan pengunjung sebelum memasuki lokasi perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.

“Hal ini penting guna menjaga keamanan, ketertiban, dan mencegah tindak kriminalitas yang membahayakan keselamatan publik,” sambung Edwar.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamasa dan PLN Bakaru Matangkan Rencana Operasi Modifikasi Cuaca 2026

    Pemkab Mamasa dan PLN Bakaru Matangkan Rencana Operasi Modifikasi Cuaca 2026

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pelaksana (UP) Bakaru menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan rencana pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2026. Rapat yang membahas penguatan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan OMC tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Selasa (11/8/2026). Rapat dihadiri Bupati Mamasa Welem Sambolangi, […]

  • Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, hingga akhir Juni 2026, hak atas Gaji 13 yang sangat dinanti-nantikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak justru tak kunjung menemui kejelasan. ​Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan abdi negara. Pasalnya, kabupaten lain di […]

  • Muhidin M Said Menolak Keras Musda Golkar Sulsel Kembali Menjadi Arena Konflik 

    Muhidin M Said Menolak Keras Musda Golkar Sulsel Kembali Menjadi Arena Konflik 

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id – Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said menolak keras musda Golkar Sulsel kembali menjadi arena konflik kader-kader. Ia menilai ketenangan dan persatuan internal jauh lebih penting daripada pertarungan terbuka. Menurutnya pengalaman dari dinamika Musda Golkar Sulsel di masa lalu memberi kesan tersendiri yang harus dihindari oleh Golkar Sulsel […]

  • Basuki Hadimuljono: Dari Panglima Infrastruktur Menjadi Ujung Tombak Masa Depan IKN

    Basuki Hadimuljono: Dari Panglima Infrastruktur Menjadi Ujung Tombak Masa Depan IKN

    • 0Komentar

    KALTIM, Sulbarupdate.id – Di atas lahan seluas 262.000 hektar di hutan Kalimantan Timur, sebuah peradaban baru tengah dibangun. Di tengah deru mesin dan pembangunan struktur beton yang masif, sosok Mochamad Basuki Hadimuljono kini memegang kendali penuh atas visi besar Indonesia masa depan tersebut. Setelah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama dua […]

  • Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

    Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan pegunungan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi di wilayah Desa Lalattedong dan Desa Leppangan, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Senin (17/8/2026). Kebakaran tersebut melanda area lahan dan kawasan pegunungan. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar lokasi yang kemudian menyebar dan menyebabkan kebakaran […]

  • Aktivis Mamasa Desak Polda Sulbar Transparan Terkait Aduan Kasus Hotel Nusantara

    Aktivis Mamasa Desak Polda Sulbar Transparan Terkait Aduan Kasus Hotel Nusantara

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi Aktivis Mamasa mempertanyakan tindak lanjut dan perkembangan penanganan kasus dugaan pelanggaran hukum oleh pihak Hotel Nusantara Mamasa yang telah diadukan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar). ​Hingga saat ini, pihak pelapor mengaku belum mendapatkan kejelasan maupun informasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan aduan tersebut. Ketiadaan informasi ini memicu tanda […]

expand_less