Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Barat melayangkan kritik keras dan kecaman mendalam kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Sorotan tajam ini merespons tragedi tewasnya lima orang calon manajer koperasi dalam kegiatan pelatihan fisik yang diselenggarakan oleh instansi tersebut.

PKC PMII Sulbar menilai insiden maut ini sebagai bentuk kelalaian fatal, pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia, serta indikasi kuat adanya pemaksaan program yang hanya berorientasi pada penyerapan anggaran.

​Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa dalih pembentukan karakter atau bela negara sama sekali tidak bisa membenarkan hilangnya nyawa manusia akibat penerapan disiplin fisik yang tidak terukur.

Menurutnya, tindakan tersebut sangat tidak proporsional dan ugal-ugalan karena para peserta yang dikirim merupakan calon manajer koperasi yang menjadi pemikir ekonomi rakyat, bukan infanteri militer.

Akbar memperingatkan dengan keras agar pelatihan fisik ekstrem seperti ini tidak dipaksakan hanya demi memburu penyerapan anggaran atau dijadikan program bernuansa proyek belaka.

​Dari kacamata hukum dan kebijakan publik, PKC PMII Sulbar menggarisbawahi empat poin krusial yang dianggap sebagai kegagalan fatal dalam penyelenggaraan program ini.

Poin pertama mengenai nuansa proyek dan anggaran, di mana pelatihan ini diduga kuat sarat dengan kepentingan formalitas penyerapan anggaran tanpa memedulikan asas kemanfaatan, urgensi, dan keselamatan peserta.

Poin kedua adalah pelanggaran hak hidup dari aspek HAM, sebab kematian lima peserta menunjukkan kegagalan total dalam mitigasi medis di lapangan.

​Selanjutnya, poin ketiga menyoroti malapraktik kebijakan publik yang ditandai dengan disorientasi kurikulum yang nyata. Kompetensi manajer koperasi seharusnya berada pada wilayah tata kelola manajemen, finansial, dan penguatan ekonomi umat, bukan militerisasi fisik secara berlebihan.

Poin terakhir adalah dugaan tindak pidana kelalaian, di mana insiden maut yang terjadi secara beruntun ini dinilai telah memasuki wilayah hukum pidana umum, khususnya Pasal 359 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

​Guna mengusut tuntas tragedi ini, PKC PMII Sulbar menyatakan sikap dan menuntut tiga hal utama. Pertama, mereka mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas secara pidana umum seluruh instruktur, panitia pelaksana, dan penanggung jawab program atas dugaan kelalaian fatal.

Kedua, mereka meminta pembentukan Tim Investigasi Independen serta audit investigatif aliran dana program untuk memastikan tidak adanya penyelewengan anggaran berbasis proyek.

Ketiga, mereka menuntut penghentian total atau moratorium seluruh model pelatihan fisik bagi instansi sipil serta permintaan maaf secara terbuka dari Kemenhan kepada keluarga korban dan rakyat Indonesia.

​Akbar mengingatkan Kementerian Pertahanan bahwa nyawa rakyat bukan kelinci percobaan untuk ambisi militerisasi sipil ataupun komoditas pemenuhan target proyek.

PKC PMII Sulbar menyatakan akan terus mengawal isu ini dari daerah dan mendorong seluruh jaringan PMII se-Indonesia untuk menyuarakan keadilan hingga kasus ini diusut tuntas di pengadilan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau tanggapan dari pihak Kementerian Pertahanan terkait tudingan dan tuntutan tersebut.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Box Pemuat Bahan Campuran Terperosok ke Jurang di Mamuju Tengah

    Truk Box Pemuat Bahan Campuran Terperosok ke Jurang di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPAYO, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil truk box berwarna hijau di Jalan Poros Provinsi, tepatnya di Kilo 2, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Jumat pagi (13/2/2026). ​Insiden yang terjadi, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. Dilaporkan sang sopir, Marwan (36), mengalami luka-luka dan harus dievakuasi ke puskesmas terdekat […]

  • Dukung Program MCSP KPK, Bapperida Sulbar Percepat Proyek Strategis Daerah

    Dukung Program MCSP KPK, Bapperida Sulbar Percepat Proyek Strategis Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penetapan sepuluh proyek strategis daerah tahun 2026 melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang digagas […]

  • Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patroli Polsek Kota Mamuju berhasil menggagalkan aksi kriminalitas berat yang menyasar seorang remaja perempuan berinisial ZR (17). Korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan leher terjerat kabel di samping Bengkel, Jalan Ir. Juanda, Mamuju, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju, Ipda Ari Zulkipli, mengatakan bahwa […]

  • Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah mobil dinas berplat merah dengan nomor polisi DC 1016 D mendadak viral dan memicu keluhan publik.  Kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna hitam tersebut dilaporkan telah terparkir sembarangan selama dua minggu berturut-turut di depan sebuah toko di Jalan Demmamusu’, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Berdasarkan unggahan warga yang beredar di grup […]

  • Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario

    Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario

    • 0Komentar

    Sidrap, Sulbarupdate.id – Upaya melawan bahaya narkotika di Sulawesi Selatan terus diperkuat. Wakil Ketua Komisi III DPR RI H. Rusdi Masse (RMS) menginisiasi pendirian balai rehabilitasi narkoba berbasis masyarakat yang akan melayani wilayah Sidrap, Enrekang, Pinrang, Parepare, dan Soppeng. Sabtu, 3/1/2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Rumah Peduli Mario di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Peresmian […]

  • Arwin Rahman Apresiasi Respon Kodim Mamasa Atas Jembatan Gantung di SDN Botteng

    Arwin Rahman Apresiasi Respon Kodim Mamasa Atas Jembatan Gantung di SDN Botteng

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik riak sungai pembela siswa di SDN 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, tersimpan sebuah narasi tentang keteguhan hati para pencari ilmu. Belum lekang dari ingatan, potret siswa dan guru SDN 006 Botteng yang harus bertaruh nyawa, menantang derasnya arus sungai demi mencapai gerbang sekolah. Kondisi ini terpaksa dilakukan, lantaran jembatan […]

expand_less