Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Diduga Penyalahgunaan Data Nasabah, Warga Mamasa Kaget Namanya Tercatat Menunggak di PNM

Diduga Penyalahgunaan Data Nasabah, Warga Mamasa Kaget Namanya Tercatat Menunggak di PNM

  • account_circle Amr
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 569
  • comment 0 komentar

MAMASA, SULBARUPDATE.id — Dugaan persoalan administrasi hingga penyalahgunaan data nasabah kembali mencuat di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Mamasa. Seorang warga bernama Merlianti mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat memiliki tunggakan pinjaman aktif, padahal ia merasa tidak pernah lagi melakukan pengajuan kredit sejak beberapa tahun lalu.

 

Kasus tersebut terungkap saat Merlianti mengajukan permohonan kredit di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dalam proses pemeriksaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), namanya disebut masuk dalam kategori bermasalah karena tercatat memiliki pinjaman sebesar Rp3,5 juta yang disebut dicairkan pada tahun 2024.

Merlianti membantah keras adanya pinjaman tersebut. Ia menegaskan bahwa terakhir kali dirinya menjadi nasabah PNM terjadi pada tahun 2020 dan seluruh kewajibannya saat itu telah dilunasi.

Menurutnya, sistem penagihan mingguan yang diterapkan PNM membuat hampir tidak mungkin ada tunggakan tanpa diketahui nasabah.

“Kalau memang belum lunas, pasti sejak dulu saya terus ditagih. Penagih biasanya tidak akan pulang kalau pembayaran belum sesuai,” ujar Merlianti, Jumat (29/5/2026).

Merasa dirugikan, korban kemudian mendatangi kantor PNM Mamasa untuk meminta penjelasan terkait identitas pencairan pinjaman tersebut. Ia ingin mengetahui siapa yang mencairkan dana menggunakan namanya, termasuk kelompok atau dokumen administrasi yang dipakai saat proses pencairan berlangsung.

Namun, menurut pengakuannya, pihak kantor tidak memberikan penjelasan rinci terkait data tersebut.

Merlianti juga menyoroti prosedur pencairan pinjaman yang menurutnya seharusnya dilakukan secara langsung oleh peminjam dengan dokumentasi yang jelas, termasuk pengambilan foto saat pencairan dana berlangsung.

“Setahu saya kalau pencairan itu harus hadir langsung dan ada dokumentasi foto. Karena itu saya heran kalau tiba-tiba ada pinjaman atas nama saya,” katanya.

Ia menduga terdapat kemungkinan penyalahgunaan data oleh oknum tertentu yang memanfaatkan identitas nasabah lama untuk kepentingan pencairan kredit.

Akibat status kredit bermasalah tersebut, Merlianti mengaku mengalami kesulitan mengakses layanan keuangan karena namanya telah masuk dalam catatan merah pada sistem OJK.

Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan karena dapat menghambat masyarakat memperoleh akses pembiayaan, meskipun yang bersangkutan merasa tidak pernah melakukan pinjaman dimaksud.

Menanggapi persoalan tersebut, Koordinator Forum Masyarakat Mamasa, Taufik Rama Wijaya, meminta agar pihak PNM tidak menganggap enteng dugaan penyalahgunaan data nasabah. Menurutnya, kasus seperti ini menyangkut hak masyarakat serta kredibilitas lembaga pembiayaan yang selama ini menyasar kelompok ekonomi kecil.

“Kalau benar ada pencairan tanpa sepengetahuan pemilik identitas, maka ini persoalan serius. Karena dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga merusak rekam jejak keuangan masyarakat di sistem OJK,” tegas Taufik.

Ia juga mempertanyakan sistem pengawasan internal PNM yang dinilai seharusnya mampu mencegah munculnya dugaan pinjaman bermasalah atas nama nasabah lama.

“Setiap pencairan pasti memiliki prosedur, ada verifikasi identitas, dokumentasi, hingga persetujuan nasabah. Kalau semua prosedur berjalan benar, mestinya kasus seperti ini tidak terjadi,” lanjutnya.

Taufik mendesak agar dilakukan audit internal dan investigasi menyeluruh terhadap seluruh proses pencairan kredit yang menggunakan data masyarakat, khususnya terhadap nasabah lama yang sudah tidak lagi aktif.

Ia menilai, jika dugaan ini dibiarkan tanpa penelusuran serius, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pembiayaan akan semakin menurun.

“Masyarakat kecil jangan sampai menjadi korban akibat lemahnya pengawasan administrasi ataupun ulah oknum tertentu. Nama baik dan hak masyarakat harus dipulihkan,” tutupnya.

Kasus ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait pengawasan internal, validitas administrasi pencairan kredit, serta keamanan data nasabah pada lembaga pembiayaan yang menyasar masyarakat kecil.

Masyarakat berharap ada langkah investigasi dan klarifikasi terbuka agar persoalan serupa tidak kembali terjadi dan tidak semakin merugikan warga.(***)

  • Penulis: Amr
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Tiongkok, Sukriadi Amil Dorong Penguatan Industri Nasional

    Kunjungi Tiongkok, Sukriadi Amil Dorong Penguatan Industri Nasional

    • 0Komentar

    BEIJING, Sulbarupdate.id — Delegasi Partai Gerindra dan Gerindra Muda melakukan kunjungan strategis ke berbagai pusat industri di Tiongkok pada 7–14 April 2026. Agenda ini bertujuan memperkuat wawasan global sekaligus memetakan kekuatan ekonomi negara maju untuk diadaptasi di Indonesia. ​Dalam delegasi tersebut, hadir sejumlah tokoh nasional seperti Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Rocky Candra, hingga Billy Mambrasar. Mereka […]

  • Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

    Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Penetapan salah seorang oknum pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika memicu reaksi dari sejumlah elemen masyarakat.  Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Majene, untuk melakukan tes urine secara menyeluruh terhadap seluruh pegawai PDAM guna memastikan tidak adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran maupun penyalahgunaan […]

  • Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    • 0Komentar

    TUNIS, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Tunisia memasuki Piala Dunia 2026 dengan semangat yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Negara Afrika Utara tersebut memang bukan pendatang baru di panggung dunia. Tunisia telah berulang kali tampil di Piala Dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan paling stabil di benua Afrika. Namun kali ini, atmosfer yang mengiringi perjalanan mereka […]

  • Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kualitas pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam. Pasalnya, rentetan surat resmi yang dikeluarkan pemerintah dinilai kurang kajian dan cenderung ceroboh, sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Kritik tersebut disampaikan menyusul adanya dua produk hukum Pemda yang dianggap cacat secara substansi. Pertama, terkait pelaksanaan asesmen pejabat Eselon II yang […]

  • Komitmen Ratih Megasari Singkarru, Perjuangkan Beasiswa Pendidikan Dari PAUD Hingga Perguruan Tinggi

    Komitmen Ratih Megasari Singkarru, Perjuangkan Beasiswa Pendidikan Dari PAUD Hingga Perguruan Tinggi

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Ratih Mega Singkarru, menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya melalui perjuangan program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, Mamuju 29/12/2025. Sebagai anggota DPR RI yang membidangi Komisi X, Ratih menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat terkait pendidikan, terutama soal beasiswa, […]

  • SPPG Tandukkalua Ballabatu Salurkan MBG kepada 2.430 Penerima Manfaat

    SPPG Tandukkalua Ballabatu Salurkan MBG kepada 2.430 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tandukkalua Ballabatu menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.430 penerima manfaat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Mamasa tersebut dimulai pukul 08.00 WITA, dengan sasaran peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok balita, ibu […]

expand_less